• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Dukung Kinerja Densus 88, Habib Syakur: Negeri Kita Ini Sudah Extra Ordinary Terorisme

Redaksi oleh Redaksi
14 Maret 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid meyakini, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pasti mengantongi bukti permulaan yang cukup kuat sebelum menangkap pelaku terduga teroris Dokter Sunardi.

Menurut Habib Syakur, Densus 88 melakukan upaya pelumpuhan terhadap terduga teroris tersebut, pastinya mempunyai alasan yang cukup kuat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Saya sangat mendukung Densus 88 menindak dengan tegas. Densus 88 sudah bekerja sangat baik, sangat sempurna, sudah bekerja dalam kapasitasnya, negeri kita sudah ekstra ordinary terorisme. Sekarang teroris radikal itu tidak bisa ditebak lagi,” kata Habib, dalam keterangannya, Minggu (13/3/2022).

RelatedPosts

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

Namun demikian, Habib Syakur juga menyayangkan, kenapa Densus 88 harus melumpuh dokter Sunardi dengan timah panas. Karena, apabila dokter Sunardi masih hidup, akan bisa menelusuri afiliasi jejaring teroris lainnya.

“Densus 88 semestinya tidak melakukan penembakan perlawanan. Karena kita wajib tahu, dokter ini afiliasi nya memang benar ke Jamaah Islamiyah (JI) atau tidak, dan dokter ini harus dikaji jaringannya kemana saja. Jadi, jangan terkesan di masyarakat Densus 88 menembak karena ada perlawanan sehingga target yang ditangkap itu tidak bisa diidentifikasi lagi jaringannya kemana saja,” tutur Habib Syakur.

Habib Syakur mengingatkan Densus 88 untuk selalu berhati-hati dalam melakukan operasi. Sebab, kesalahan sedikit saja, akan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok pengusung khilafah untuk mendiskreditkan Densus 88.

“Jadi memang dikesempatan ini Densus 88 selalu diteror dengan narasi-narasi kebencian, seakan-akan Densus 88 tidak manusiawi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Habib Syakur menyarankan, ke depan, pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 untuk membuat satu komitmen yaiut, setiap terduga maupun sosok yang ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme, harus ditangkap dalam keadaan hidup, dan harus di umumkan jaringan ke atas nya siapa saja.

Baca Juga  Pengamat Maritim: 'Stop Truk ODOL demi Keselamatan Pelayaran'

“Jadi tidak ada tanda tanya dan kecurigaan di masyarakat,” ujar Habib Syakur.

Habib Syakur berpandangan, masyarakat sekarang ini semakin jeli dan teliti. Masyarakat akan mencari tahu kebenaran Densus 99 dalam bekerja memberantas teroris. Sebab itu, Densus 88 pun harus menyampaikan data komprehensif dalam bertindak untuk meminimalisir kecurigaan-kecurigaan yang muncul.

“Jangan sampai ada anggapan bahwa Densus 88 terkesan bersikap arogan, tidak ada kompromi, dalam artian yang ditangkap itu apa ditembak mati, apa ditangkap hidup-hidup,” ucapnya.

Diketahui, Sunardi merupakan terduga anggota jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JII). Tak hanya itu, Sunardi juga disebut sempat menjabat sebagai amir khidmat, deputi dakwah dan informasi.

“Yang bersangkutan juga pernah menjabat sebagai amir khidmat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Sunardi juga aktif dalam lembaga kemanusiaan Hilal Ahmad Society Indonesia (HASI), yakni kelompok yang diduga bagian dari JI. Hasi sendiri diduga kelompok yang membantu aktivitas terorisme.

Pria yang berprofesi sebagai dokter itu dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Menurut Ketua RT setempat, Sunardi tidak pernah mengikuti kegiatan di kampung di Bangunsari, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Sukoharjo.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Biro Penerangan Masyarakat PolriDensus 88 AntiterorHabib Syakur Ali Mahdi AlhamidInisiator Gerakan Nurani Kebangsaan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kenali WhatsApp Disadap dan Berikut Tips Cegah WhatsApp Diretas

Post Selanjutnya

Sebut Ada Menkopolhukam dan Mendagri, PDI Perjuangan Pertanyakan Kapasitas Luhut Bicara Pemilu 2024

RelatedPosts

ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

23 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Prabowo Subianto menjabat sebagai Danjen Kopassus

Danjen Kopassus di Panggung Politik Nasional

16 Maret 2026
Suara Ibu Indonesia dan masyarakat sipil menggelar aksi solidaritas Kami Bersama Andrie di Boulevard UGM

Kasus Andrie Yunus dan Bayang-Bayang Operasi False Flag

15 Maret 2026
Post Selanjutnya

Sebut Ada Menkopolhukam dan Mendagri, PDI Perjuangan Pertanyakan Kapasitas Luhut Bicara Pemilu 2024

Hari ke Enam Bertahan di Perairan Sancang Garut Kapten dan Kru Kapal Edricko 3 Menunggu Evakuasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

30 Maret 2026

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

30 Maret 2026
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. (Istimewa)

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

30 Maret 2026
Mahasiswa desak DPR bentuk TGPF untuk usut teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.(Istimewa)

Mahasiswa Minta DPR Bentuk TGPF untuk Selidiki Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

30 Maret 2026

KPK: 87,83% PN/WL Telah Sampaikan LHKPN, Segera Lapor Sebelum Batas Akhir

30 Maret 2026

Wamensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di PPSDMAP Bogor: Target Beroperasi April 2026

30 Maret 2026

Presiden Prabowo Disambut Taruna Indonesia di Tokyo, Tegaskan Semangat Belajar dan Pengabdian

30 Maret 2026

Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

29 Maret 2026

Viral Video “Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran”, Ini Fakta Sebenarnya

29 Maret 2026

Presiden Pimpin Ratas Virtual, Seskab Teddy: Bahas Penyesuaian Kebijakan Ekonomi dan Energi

29 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terkesan Latar “Criminal Mind” Bossman, Sebut Relevan bagi KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus Usai Operasi 4 Jam, RSCM Temukan Iskemia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com