• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Korupsi MBG adalah Laku Nista

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
7 Juni 2026
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Arvindo Noviar

Kabariku – Kelahiran generasi Indonesia yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih kuat di masa depan kembali terancam oleh penyakit paling purba yang menjangkiti tubuh bangsa.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Penyakit itu telah berpindah dari satu zaman ke zaman berikutnya, menyelinap ke berbagai institusi, menghisap tetesan keringat rakyat, serta membelenggu jalan panjang bangsa menuju masa depannya.

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

Hari ini penyakit itu kembali memperlihatkan daya rusaknya melalui kasus yang menyeret pucuk pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis.

Penyakit ini tumbuh subur karena mampu menjelma ke dalam banyak wajah. Ia dapat hidup di balik meja birokrasi, berdiri di balik seragam aparat, berbicara melalui mimbar aktivisme, bahkan bersembunyi di balik jubah agama.

Dari tempat-tempat itulah ia mengitari pusat-pusat keputusan, mempengaruhi arah kebijakan, lalu mengeruk keuntungan dari program yang seharusnya menjadi milik rakyat tanpa peduli harga yang harus dibayar generasi berikutnya

Program Makan Bergizi Gratis lahir dari visi Presiden Prabowo Subianto yang melihat masa depan bangsa harus dipersiapkan sejak hari ini. Di dalam kebijakan tersebut tersimpan pilihan peradaban.

Pilihan untuk menempatkan pembangunan manusia sebagai fondasi utama perjalanan Indonesia pada horizon jangka panjang.

Anak-anak yang tumbuh sehat hari ini akan menjadi tenaga penggerak ekonomi, ilmu pengetahuan, pertahanan, dan kepemimpinan nasional pada masa yang akan datang. Karena itu MBG menyentuh persoalan yang jauh lebih besar dari sekadar urusan memberi makan rakyat.

Karena itu, penyimpangan pada MBG merambat hingga ke masa depan yang sedang dipersiapkan bangsa.

Sebab yang dirampas adalah hak anak-anak Indonesia untuk tumbuh lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih kuat.

Baca Juga  Rezim Baru dan BBM Rp. Lima Ribu

Yang menanggung akibat adalah masa depan bangsa itu sendiri. Setiap rupiah yang dicuri para koruptor menjelma menjadi resiko stunting yang harus dibayar oleh generasi mendatang.

Kerusakan yang ditinggalkannya akan hidup bersama generasi yang kehilangan sebagian haknya untuk berkembang.

Bangsa ini telah terlalu sering menyaksikan ironi semacam ini. Sebuah gagasan besar dilahirkan untuk masa depan bersama. Struktur pelaksanaannya dibentuk. Anggaran negara dikucurkan.

Harapan rakyat dibangunkan. Yang luput, benih penyimpangan sering tumbuh bersamaan dengan lahirnya gagasan itu sendiri.

Mereka berjalan di bawah panji yang sama, menghadiri rapat yang sama, menyusun program yang sama, bahkan mengucapkan cita-cita yang sama di hadapan rakyat.

Tetapi, tatapan Presiden tertuju pada masa depan bangsa, tatapan mereka tertambat pada kekayaan yang dapat ditimbun hari ini.

Pembangunan manusia selalu menjadi ujian bagi kualitas sebuah bangsa. Ia menuntut kesabaran, konsistensi, dan keberanian menjaga tujuan jangka panjang.

Pada saat yang sama, pembangunan manusia selalu menjadi incaran mereka yang hidup dari rente dan kedekatan terhadap kekuasaan. Keserakahan hampir selalu datang paling cepat ketika harapan mulai tumbuh.

Karena itu, menyelamatkan Program Makan Bergizi Gratis dari korupsi merupakan bagian dari perjuangan menjaga masa depan manusia Indonesia. Penindakan terhadap pelaku merupakan langkah awal.

Tanggung jawab yang lebih besar terletak pada keberanian memutus mata rantai yang selama ini memberi kehidupan kepada praktik semacam itu.

Bangsa yang ingin berjalan jauh harus mampu melindungi cita-citanya dari perampok. Bangsa yang ingin tumbuh besar harus memiliki keberanian moral untuk merebut kembali masa depan generasinya dari tangan para perampok.

Pembangunan manusia merupakan pekerjaan yang memerlukan kesabaran sejarah. Ia tumbuh bersama anak-anak yang memperoleh gizi yang cukup, pendidikan yang baik, dan kesempatan berkembang yang layak.

Baca Juga  𝐏𝐄𝐑𝐒𝐎𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐉𝐀𝐋𝐀𝐍 𝐊𝐄𝐌𝐀𝐋 𝐀𝐓𝐓𝐀𝐓𝐔𝐑𝐊⁣

Beberapa tahun dari sekarang mereka akan memasuki sekolah, kampus, dunia usaha, birokrasi, serta berbagai pusat pengambilan keputusan yang menentukan arah bangsa.

Korupsi MBG adalah laku nista. Ia melukai martabat manusia. Ia menguras kebajikan publik. Ia merampas sebagian kesempatan yang seharusnya menjadi milik generasi mendatang.

Lebih jauh lagi, ia memperlihatkan bagaimana keserakahan terus menumpang pada setiap upaya bangsa memperbaiki dirinya sendiri. Setiap generasi hanya memperoleh satu masa tumbuh.

Ketika masa itu dirampas oleh para penjarah masa depan, bangsa membayar harganya selamanya. Sejarah kelak akan mencatat dengan tinta tebal siapa yang menjadikan generasi masa depan sebagai korban keserakahannya.

Siapa pun mereka, pada akhirnya akan berhadapan dengan rakyat yang dirugikan dan sejarah yang mereka khianati.*

Jakarta, 7 Juni 2026

Tags: Arvindo NoviarAsta Cita Prabowo-GibrankorupsiKorupsi mbglaku nistaPrabu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

20 Lembaga Lingkungan Siap Sukseskan Usulan Raperda Inisatif Pengelolaan Mata Air

Post Selanjutnya

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026
Post Selanjutnya
dok KPK

Ruang Kelas, Ruang Integritas: KPK Ingatkan SPMB 2026/2027 Bebas Titipan dan Pungli

Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Puji Polri Usut Dugaan Korupsi Kejagung, Dorong Kortas Tipikor Jadi Badan

22 Juli 2026

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

22 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026

Jalan Nasional di Nias Belum Tuntas, DPD RI Desak Penguatan Anggaran BBPJN Sumut

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com