• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Maret 5, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Syukuran di Depan Gedung KPK, Warga Pati Rayakan Harapan Baru Tanpa Korupsi

Ainul Ghurri oleh Ainul Ghurri
12 Februari 2026
di Dwi Warna
A A
0
Sejumlah warga Pati menggelar aksi syukuran di depan Gedung Merah Putih KPK atas penangkapan Bupati non-aktif Pati Sudewo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sejumlah warga Pati menggelar aksi syukuran di depan Gedung Merah Putih KPK atas penangkapan Bupati non-aktif Pati Sudewo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku— Pagi itu, Kamis (12/2/2026), halaman Gedung Merah Putih tak seperti biasanya. Dua bus besar pariwisata terparkir rapi di samping Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari dalamnya, puluhan warga Kabupaten Pati turun membawa spanduk sederhana, wajah-wajah lelah tapi penuh semangat. Mereka datang bukan untuk marah-marah, melainkan hadir untuk bersyukur atas penetapan tersangka terhadap Bupati non-aktif Pati, Sudewo.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu mulai berkumpul. Di antara mereka, tampak lima tumpeng lengkap dengan lauk-pauknya.

RelatedPosts

KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan dalam Kasus Outsourcing

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

Diduga Kendalikan “Perusahaan Ibu”, KPK Resmi Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Di depan gedung lembaga antirasuah itu, mereka bermunajat, memanjatkan doa, lalu menggelar syukuran kecil-kecilan. Bagi mereka, penangkapan Sudewo dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK adalah sebuah penanda yakni harapan baru bahwa hukum masih bekerja.

“Kami datang sekitar 89 orang dengan dua bus. Ini bentuk rasa syukur dan terima kasih kami kepada KPK,” ujar Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Muhammad Saiful Huda, usai menggelar aksi syukuran di depan Gedung Merah Putih KPK, Kamis (12/2/2026).

Usai berdoa, mereka duduk bersama, memotong tumpeng, dan makan sederhana di halaman gedung KPK. Pemandangan itu kontras dengan citra demonstrasi pada umumnya. Tak ada teriakan, tak ada amarah berlebihan. Yang ada justru suasana reflektif, seolah warga Pati ingin menandai satu babak baru dalam perjalanan daerah mereka.

Bagi Saiful dan kawan-kawan, kasus yang menjerat Sudewo bukan sekadar perkara hukum satu orang pejabat. Lebih dari itu, ia adalah cermin panjangnya masalah tata kelola pemerintahan di Pati.

Baca Juga  Terkait Korupsi Bupati Meranti Muhammad Adil, KPK Cegah Empat Orang Ini Bepergian ke Luar Negeri

“Apa yang terjadi pada Pak Sudewo harus jadi pelajaran bagi semua institusi pemerintahan di Kabupaten Pati,” kata Ipul sapaan akrabnya.

“Masyarakat Pati sudah jengah, sudah geram dengan praktik-praktik korupsi.” sambung Ipul dengan nada tegas.

Kegeraman itu bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, isu korupsi di tingkat daerah Pati bahkan hingga desa kerap jadi buah bibir. Menurutnya, praktik-praktik itu perlahan menggerogoti kepercayaan publik. Karena itu, ia berharap kepada KPK kasus ini tak berhenti pada satu nama.

“Semoga ini jadi momentum perbaikan tata kelola. Korupsi itu musuh kita bersama. Bahkan, korupsi itu membunuh rakyat,” tandasnya.

Tak hanya menyampaikan dukungan moral, mereka juga membawa agenda yang lebih panjang. Lima orang perwakilan mereka diterima audiensi oleh pihak KPK. Dalam pertemuan itu, mereka mendorong agar pengusutan kasus dilakukan secara tuntas dan menyeluruh hingga ke akar-akarnya.

Selain itu, mereka juga meminta KPK ikut terlibat dalam pendidikan antikorupsi berbasis desa di wilayah Pati. Bagi mereka, pencegahan tak cukup hanya lewat penindakan.

“Masyarakat di desa, di kampung-kampung, harus tahu korupsi itu apa. Supaya ke depan praktik-praktik seperti ini tidak terulang lagi di Pati,” kata Ipul.

Isu lain yang turut mereka suarakan adalah persoalan agraria yang diduga melibatkan PT RSA di wilayah Pati, yang menurut mereka juga mengandung indikasi korupsi. Harapannya, KPK tak menutup mata dan ikut menelusuri persoalan tersebut.

Perjalanan rombongan ini sendiri bukan tanpa pengorbanan. Mereka berangkat dari Pati sehari sebelumnya, sekitar pukul 16.00 sore Rabu (11/2/2026) dengan biaya swadaya.

Tumpeng yang dibawa pun hasil iuran bersama sebagai simbol sederhana dari solidaritas warga yang ingin melihat daerahnya bersih dari korupsi.

Baca Juga  Kusnadi Staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Hadiri Panggilan KPK

Bagi warga Pati, aksi ini bukan akhir, melainkan awal. Awal dari harapan bahwa siapa pun yang kelak memimpin daerah mereka harus belajar dari kasus ini. Sebab, menurutnya, kekuasaan bukan untuk diperdagangkan, dan jabatan bukan untuk dipertaruhkan demi keuntungan pribadi.

“Kita tidak bisa melihat Indonesia yang lebih merdeka kalau korupsi masih merajalela. Korupsi harus benar-benar ditinggalkan, secara tegas dan tuntas,” kata Ipul menutup perbincangan.

Di bawah langit Jakarta yang mendung, syukuran kecil itu pun selesai. Namun bagi warga Pati, perjuangan melawan korupsi baru saja dimulai. Mereka pun melanjutkan aksinya di sekitaran Istana Negara yang biasa dikenal sebagai aksi Kamisan.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Aksi syukuranAliansi Masyarakat Pati BersatuBupati PatiDJKAkorupsisuapSudewoSudewo TersangkaWarga Pati Syukuran
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Presiden Prabowo Ajak Dunia Usaha Wujudkan Kedaulatan Ekonomi dan Energi Nasional

Post Selanjutnya

KPK Kembali Bidik Aliran Uang OTT Proyek PUPR Riau

RelatedPosts

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq/IST

KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan dalam Kasus Outsourcing

5 Maret 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dari Dangdut ke OTT: KPK Bongkar Dugaan Konflik Kepentingan Bupati Pekalongan

4 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK dengan memakai baju orange tahanan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Diduga Kendalikan “Perusahaan Ibu”, KPK Resmi Tahan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

4 Maret 2026
Majelis Kehormatan Hakim (MKH) tengah menggelar sidang etik di Mahkamah Agung. (Foto: Humas KY)

MA dan KY Pecat Dua Hakim Karena Perselingkuhan

4 Maret 2026

Ayo Berpartisipasi! KPK Lelang Mobil dan Barang Branded, Cek Jadwal dan Harga Limitnya

4 Maret 2026
Bus pariwisata membawa rombongan sekitar 11 orang yang terjaring OTT Bupati Pekalongan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Boyong 11 Orang ke Jakarta Terkait OTT Bupati Pekalongan

3 Maret 2026
Post Selanjutnya
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo ketika diminta keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Kembali Bidik Aliran Uang OTT Proyek PUPR Riau

Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka dan Bahlil Lahadalia dalam acara "Suara Muda Indonesia untuk Prabowo-Gibran" di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Sabtu, 27 Januari 2024.

Golkar All Out Dukung Prabowo Dua Periode: Bahlil Disiapkan Nyaleg DPR RI di 2029

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bupati Pati, Sudewo mengenakan rompi tahanan usai ditetapkan sebagai tersangka KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Bongkar Dugaan “Main Mata” di Balik Pengisian Jabatan Desa Pati

5 Maret 2026
Alek Sianipar (Mahasiswa Doktoral FH Universitas Bhayangkara Jaya)

Strategi Indonesia dalam Dinamika Geopolitik Global: Antara BRICS, Diplomasi Perdamaian, dan Politik Bebas Aktif

5 Maret 2026

Polres Garut Bedah Dua Rumah Warga, Kapolres Serahkan Kunci Hunian Layak di Banyuresmi dan Karangpawitan

5 Maret 2026
Dinas Perkim Kabupaten Cianjur

Perkim Cianjur Dukung Penuh ASN BerSINAR Majukan Pasar Rakyat

5 Maret 2026

Pastikan MBG 3B Tersalurkan Optimal, Menteri Wihaji Temui Ratusan TPK di Cianjur

5 Maret 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan monitoring langsung terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah Garut bagian selatan Diskominfo Kab. Garut

Pemkab Garut Kaji Dua Opsi Jalur Penghubung Selatan, Usulkan Dukungan ke Pemerintah Pusat

5 Maret 2026
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq/IST

KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp19 Miliar ke Keluarga Bupati Pekalongan dalam Kasus Outsourcing

5 Maret 2026
Gelandang Persib Mack Klok

Marc Klok Minta PERSIB Bangkit dan Fokus Laga Berikutnya Melawan Persik

5 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Iran Tolak Negosiasi dengan AS, Tegaskan Siap Terus Berperang

5 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayo Berpartisipasi! KPK Lelang Mobil dan Barang Branded, Cek Jadwal dan Harga Limitnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rudal Iran Hancurkan Kantor PM Israel dan Kondisi Netanyahu Belum ditentukan, inilah Faktanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com