Jakarta, Kabariku – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991 atau yang dikenal dengan nama Bhara Daksa terus menunjukkan kiprah dan pengaruh kuat dalam struktur kepemimpinan Polri.
Angkatan yang dipimpin Ketua Angkatan Komjen Pol. Mohammad Iqbal itu kini menempati banyak posisi strategis, termasuk jabatan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan mutasi Polri terbaru per Mei 2026, sedikitnya 13 jabatan Kapolda kini ditempati perwira tinggi lulusan Akpol 1991 yang juga merupakan satu angkatan dengan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Dominasi tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya regenerasi kepemimpinan dan soliditas alumni Bhara Daksa di tubuh Korps Bhayangkara.
Selain menempati jabatan strategis, para Perwira tersebut juga memiliki pengalaman panjang serta rekam jejak prestasi di berbagai bidang penugasan.
Kapolda Alumni Akpol 1991
Berikut daftar lengkap Kapolda dari alumni Akpol 1991 per Mei 2026 beserta kiprah dan prestasinya:
Irjen Pol Achmad Kartiko yang menjabat Kapolda Aceh dikenal memiliki pengalaman kuat di bidang intelijen dan pendidikan Kepolisian. Sebelum menjadi Kapolda, ia pernah mengemban sejumlah penugasan strategis di bidang intelkam dan pengembangan sumber daya manusia Polri. Di Aceh, ia dinilai mampu memperkuat stabilitas keamanan sekaligus membangun pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta sebagai Kapolda Sumatera Barat dikenal aktif memperkuat pengamanan wilayah serta menjaga kondusivitas daerah yang memiliki dinamika sosial tinggi. Pengalaman panjangnya di bidang reserse dan operasional menjadi modal penting dalam menjaga keamanan wilayah Sumbar.
Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar yang kini menjabat Kapolda Jambi dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang reserse narkoba. Ia pernah menangani berbagai pengungkapan jaringan narkotika nasional maupun internasional dan dinilai berhasil memperkuat penegakan hukum di wilayah tugasnya.
Irjen Pol Mardiyono yang dipercaya sebagai Kapolda Bengkulu dikenal memiliki pengalaman luas di bidang pembinaan internal dan manajemen kepolisian. Kepemimpinannya dinilai mampu memperkuat pelayanan publik serta stabilitas keamanan daerah.
Irjen Pol Hendro Pandowo yang menjabat Kapolda Bangka Belitung juga dikenal aktif dalam penguatan reformasi birokrasi dan pengawasan internal kepolisian. Selain di Polri, ia juga dipercaya mengemban tugas sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM.
Irjen Pol Andi Rian R Djajadi sebagai Kapolda Sumatera Selatan mendapat perhatian luas atas langkah penguatan penegakan hukum serta pengendalian keamanan wilayah. Ia dikenal aktif membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Irjen Pol Daniel Adityajaya yang menjabat Kapolda Bali dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan kawasan pariwisata internasional. Di bawah kepemimpinannya, pengamanan agenda internasional dan destinasi wisata strategis di Bali berjalan kondusif sehingga mendukung citra pariwisata Indonesia.
Irjen Pol Hadi Gunawan sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat dikenal aktif memperkuat pengamanan kawasan wisata strategis nasional. Ia juga mendorong pendekatan humanis dalam menjaga keamanan masyarakat dan mendukung sektor pariwisata NTB.
Irjen Pol Rusdi Hartono yang menjabat Kapolda Sulawesi Selatan memiliki pengalaman panjang di bidang lalu lintas dan operasional kepolisian. Ia pernah mengemban sejumlah jabatan penting di Korps Lalu Lintas dan dikenal memiliki kemampuan manajerial yang kuat dalam pengelolaan keamanan wilayah.
Irjen Pol Agus Nugroho yang kini memimpin Polda Sulawesi Tengah dikenal aktif memperkuat pengamanan wilayah serta penanganan potensi konflik sosial. Pengalamannya di bidang operasional dinilai membantu menjaga stabilitas keamanan daerah.
Irjen Pol Dwi Irianto sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan organisasi dan pengawasan internal Polri. Ia dinilai berhasil memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif kepada masyarakat.
Irjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin yang menjabat Kapolda Papua menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah timur Indonesia. Ia dikenal mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi lintas sektor dalam membangun keamanan dan ketertiban masyarakat Papua.
Sementara Irjen Pol Gatot Haribowo yang dipercaya sebagai Kapolda Papua Barat Daya berperan penting dalam memperkuat sistem keamanan di provinsi baru tersebut. Pengalamannya di bidang operasional dan kewilayahan dinilai menjadi modal penting dalam membangun stabilitas keamanan daerah.
Bhara Daksa di Jabatan Elite Mabes Polri
Tak hanya di tingkat kewilayahan, alumni Bhara Daksa juga menduduki sejumlah jabatan elite di Mabes Polri. Di antaranya Komjen Pol Wahyu Widada sebagai Irwasum Polri, Komjen Pol Mohammad Fadil Imran sebagai Astamaops Polri, Komjen Pol Syahar Diantono sebagai Kabareskrim Polri, hingga Irjen Pol Agus Suryonugroho sebagai Kakorlantas Polri.
Soliditas angkatan Bhara Daksa dinilai menjadi salah satu faktor penting yang membuat alumni Akpol 1991 mampu terus berkontribusi di berbagai lini strategis Polri.
Ikatan persaudaraan yang terbangun sejak masa pendidikan di Akpol tetap terjaga melalui komunikasi aktif dan sinergi antarsesama alumni.
Dengan pengalaman panjang, rekam jejak kepemimpinan, serta penugasan di berbagai bidang, alumni Akpol 1991 dinilai berhasil menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang kuat di tubuh Polri.
Kehadiran Akpol 1991 di sejumlah posisi strategis diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan nasional, memperkuat reformasi institusi, serta mendorong pelayanan Kepolisian yang semakin profesional, modern, dan presisi.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com





















Discussion about this post