• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Jenderal Dudung Abdurachman Ingatkan Tokoh Bangsa Jaga Persatuan dan Tidak Memprovokasi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
5 Mei 2026
di Kabar Terkini, Nasional
A A
0
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026)

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman memberikan keterangan pers usai menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Bina Graha, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (5/5/2026)- dok. KSP

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Kepala Staf (Kastaf) Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman merespons pernyataan Amien Rais yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Kastaf Kepresidenan menegaskan pentingnya seluruh tokoh bangsa menjaga suasana kebatinan masyarakat tetap sejuk, terutama di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal wajar, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab,” tegasnya di Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

RelatedPosts

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

BNN Gandeng PT Gyokai Indonesia, Program “Paksa Sarjana” Reintegrasi Sosial Pascarehabilitasi

Ia mengingatkan agar tidak ada pihak yang memprovokasi, menyebarkan kecurigaan, atau membangun narasi yang berpotensi mengganggu persatuan nasional.

“Kalau memang ada yang dipersoalkan, tempuh saja prosedur yang ada. Jangan menakut-nakuti atau memprovokasi. Saya tidak simpati dengan pernyataan yang tidak berdasar dan bisa memecah suasana kebangsaan,” ucap Kastaf.

Kastaf juga menyoroti pernyataan Amien Rais terkait Sekretaris Kabinet Seskab) Teddy Indra Wijaya, tidak disertai dasar kuat dapat berkembang menjadi fitnah dan memprovokasi masyarakat.

“Seperti kemarin itu, saya tahu persis bagaimana Teddy, dia itu adik saya. Sopan banget, hormat sama saya,” ucapnya.

Dirinya mencontohkan pernyataan Rizieq Shihab yang menyinggung istilah “Jenderal Baliho”. Ia menegaskan bahwa secara pribadi tidak lagi memiliki persoalan dengan Rizieq.

Menurut Jenderal Dudung, penertiban baliho pada masa lalu dilakukan dalam konteks menjaga ketertiban umum dan persatuan bangsa, serta merespons situasi organisasi yang saat itu telah dibekukan dan kemudian dibubarkan melalui mekanisme resmi pemerintah.

“Antara saya dengan Habib Rizieq sebenarnya sudah tidak ada masalah. Kita ini sama-sama anak bangsa. Mari membangun bangsa ini dengan keteduhan, kejernihan, dan tanpa provokasi,” katanya.

Baca Juga  Hakordia 2024: Momentum Bersama Wujudkan Indonesia Emas dengan Semangat Kolaborasi

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu juga menekankan bahwa tokoh agama dan tokoh publik memiliki tanggung jawab moral untuk menyejukkan masyarakat.

Ia menyebut ulama seharusnya menjadi teladan dalam menjaga sikap, ucapan, dan tindakan agar tidak menimbulkan prasangka buruk.

“Kalau dikatakan ulama, ulama itu menyejukkan. Menjaga mata, hati, mulut, dan tindakan dari hal-hal yang tidak baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Jenderal Dudung menegaskan bahwa pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto saat ini tengah bekerja keras menjaga stabilitas nasional di tengah tekanan ekonomi, politik, hukum, serta dinamika global.

Dalam kondisi tersebut, ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas, bukan justru memperlebar perbedaan melalui narasi provokatif.

“Situasi dunia sedang tidak mudah. Karena itu, jangan ada lagi permusuhan, saling curiga, atau menyebarkan isu yang mengganggu persatuan bangsa,” ujarnya.

Dudung optimistis masyarakat Indonesia cukup dewasa dalam menyikapi berbagai isu yang beredar, termasuk hoaks dan narasi yang berpotensi memecah belah.

Ia menegaskan, Pancasila tetap menjadi fondasi utama yang mempersatukan bangsa di tengah keragaman.

“Saya yakin rakyat Indonesia tetap kuat. Pancasila mempersatukan bangsa ini. Isu-isu yang mengganggu stabilitas nasional harus kita tahan bersama,” pungkasnya.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Amien RaisJenderal BalihoKabinet Merah PutihKasaf Dudung AbdurachmanKepala Staf (Kastaf) KepresidenanRizieq ShihabSeskab Teddy Indra Wijaya
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Mutasi TNI: Agus Widodo Resmi Jadi Waka BIN, Dirjen Strahan Kini Dijabat Bagus Suryadi

Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

RelatedPosts

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

13 Mei 2026

BNN Gandeng PT Gyokai Indonesia, Program “Paksa Sarjana” Reintegrasi Sosial Pascarehabilitasi

13 Mei 2026

Soliditas Bhara Daksa, Akpol 1991 Warnai Kepemimpinan Polri hingga Level Kewilayahan

13 Mei 2026

Mendes Yandri Dorong Desa Sukseskan Program MBG hingga Koperasi Merah Putih

12 Mei 2026

World Press Freedom Day 2026, Ketua Dewan Pers: Imbangi Kebebasan Pers dengan Profesionalisme dan Etika

11 Mei 2026
Post Selanjutnya

Presiden Prabowo Terima Laporan KPRP, Reformasi Polri Masuk Fase Eksekusi hingga 2029

Menteri Bahlil Lantik Pejabat Baru ESDM, Perkuat Hilirisasi hingga Transisi Energi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Asep Edi Suheri Resmi Sandang Pangkat Komjen, Kapolda Metro Jaya Kini Dipimpin Jenderal Bintang Tiga

15 Mei 2026

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com