Jakarta, Kabariku – Akademisi Rocky Gerung menghadiri pelantikan Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup di Istana Kepresidenan, Senin (27/4/2026). Kehadirannya disebut sebagai representasi masyarakat sipil dalam momentum pengisian kabinet pemerintahan.
Dalam kesempatan tersebut, Rocky mengungkap sempat berbincang singkat dengan Teddy Indra Wijaya dan Presiden Prabowo Subianto di sela-sela acara pelantikan.
Rocky menegaskan, undangan yang diterimanya merupakan simbol keterlibatan masyarakat sipil dalam mengawal jalannya pemerintahan.
Ia juga menyinggung latar belakang Jumhur sebagai mantan narapidana sekaligus intelektual, yang dinilainya dapat memberi perspektif berbeda dalam kabinet.
“Sebagai wakil masyarakat sipil, saya diundang untuk menyaksikan. Ini juga menjadi penanda bahwa kabinet bisa efektif jika diisi figur dengan pengalaman beragam, termasuk yang pernah menjalani proses hukum,” ujar Rocky di kompleks Istana Kepresidenan.
Rocky hadir bersama aktivis Syahganda Nainggolan untuk mendampingi Jumhur dalam momen pelantikan tersebut.
Ia menilai rekam jejak Jumhur sebagai aktivis buruh menjadi modal penting dalam memahami persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.
Menutup pernyataannya, Rocky memastikan dirinya tidak menjadi bagian dari kabinet, namun akan tetap menjalankan fungsi kontrol sebagai bagian dari masyarakat sipil.
“Saya di luar kabinet, tetapi masyarakat sipil akan bersama Pak Jumhur. Beliau aktivis, memahami kesulitan ekonomi, dan memiliki pengalaman memimpin buruh. Itu penting dalam membaca dinamika politik,” tuntasnya.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com





















Discussion about this post