• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Kasus Demi Kasus Menguji Program Strategis Nasional: Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
8 Juni 2026
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Keberhasilan berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang tengah dijalankan pemerintah dinilai tidak hanya bergantung pada besarnya anggaran maupun capaian pembangunan fisik, tetapi juga ditentukan oleh tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara negara.

Pengamat Kebijakan Publik Fajar Alamsyah mengatakan, integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan setiap program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Indonesia saat ini tengah memasuki fase pembangunan yang sangat menentukan. Berbagai Program Strategis Nasional diluncurkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ketahanan pangan, memperluas akses layanan kesehatan, hingga mewujudkan pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Fajar dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

RelatedPosts

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

Menurutnya, berbagai program seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pembangunan perumahan rakyat, hilirisasi industri, swasembada pangan, hingga program pemberdayaan masyarakat merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mempersiapkan fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Secara konsep, lanjut Fajar, program-program tersebut layak diapresiasi karena menunjukkan kehadiran negara dalam menjawab berbagai persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat, mulai dari persoalan gizi, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan ekonomi kerakyatan.

Namun, ia mengingatkan bahwa di balik berbagai harapan besar tersebut terdapat faktor krusial yang akan menentukan keberhasilannya, yakni kepercayaan publik.

“Kepercayaan publik adalah modal yang tidak dapat dibeli dengan anggaran sebesar apa pun. Kepercayaan dibangun melalui konsistensi, integritas, keterbukaan, dan kemampuan negara menunjukkan bahwa setiap kebijakan benar-benar dijalankan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.

Baca Juga  Eksponen Reformasi 1998 Lampung Dukung Program Strategis Prabowo, Wujudkan Demokrasi Ekonomi

Fajar menilai, ketika kepercayaan masyarakat kuat, dukungan terhadap program pemerintah akan meningkat. Sebaliknya, apabila kepercayaan mulai terkikis, program yang baik sekalipun berpotensi menghadapi hambatan dalam implementasinya.

Ia menyoroti berbagai kasus yang belakangan menjadi perhatian publik sebagai pengingat bahwa tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan perencanaan dan pendanaan, tetapi juga menyangkut tata kelola, pengawasan, dan akuntabilitas.

Menurutnya, sorotan terhadap sejumlah program maupun institusi publik akibat dugaan penyimpangan dan lemahnya pengawasan harus menjadi alarm bagi seluruh penyelenggara negara.

“Yang dipertaruhkan bukan hanya keberhasilan sebuah program, tetapi juga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara secara keseluruhan,” katanya.

Fajar menilai Indonesia sebenarnya tidak kekurangan regulasi dan instrumen pengawasan. Negara telah memiliki sistem hukum, lembaga pengawas, auditor negara, serta berbagai mekanisme pengendalian yang relatif lengkap.

Meski demikian, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa kuatnya regulasi tidak selalu diikuti dengan pelaksanaan yang efektif. Ketika pengawasan melemah dan integritas tidak menjadi budaya kerja, ruang terjadinya penyimpangan akan tetap terbuka.

Karena itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan Program Strategis Nasional tidak boleh hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap atau jumlah proyek yang berhasil direalisasikan.

“Keberhasilan juga harus diukur dari kualitas tata kelola, tingkat transparansi, efektivitas pengawasan, serta manfaat nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Fajar menjelaskan, masyarakat saat ini semakin kritis dan menuntut keterbukaan dalam pelaksanaan setiap program pemerintah.

“Publik tidak hanya ingin melihat laporan keberhasilan, tetapi juga ingin mengetahui bagaimana anggaran digunakan, bagaimana program dijalankan, siapa yang bertanggung jawab, dan sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” jelasnya.

Menurutnya, tuntutan tersebut merupakan bagian dari hak masyarakat untuk mengawasi jalannya pemerintahan yang demokratis dan akuntabel.

Baca Juga  Mendesak Untuk Segera Dilakukan!, Reformasi Parpol dan Sistem Pemilu

Dalam konteks tersebut, transparansi harus menjadi prinsip utama dalam setiap Program Strategis Nasional. Pemerintah juga perlu membuka ruang yang luas bagi pengawasan publik melalui keterlibatan akademisi, media, organisasi masyarakat sipil, serta masyarakat umum.

“Keterlibatan berbagai elemen masyarakat harus dipandang sebagai kekuatan untuk memperbaiki kualitas kebijakan, bukan sebagai ancaman,” ujarnya.

Selain transparansi, Fajar menekankan pentingnya memperkuat akuntabilitas di seluruh lini pelaksanaan program. Setiap pejabat publik dan pelaksana kebijakan harus memahami bahwa jabatan merupakan amanah yang wajib dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, ketika terjadi kesalahan maupun penyimpangan, negara harus menunjukkan keberanian untuk melakukan evaluasi dan penegakan hukum secara objektif guna menjaga kepercayaan publik.

Di tengah berbagai tantangan global, ketidakpastian ekonomi, dan tuntutan pembangunan yang semakin kompleks, Fajar menilai Indonesia membutuhkan fondasi yang kokoh untuk melangkah maju. Fondasi tersebut bukan hanya berupa kekuatan anggaran dan sumber daya alam, tetapi juga kepercayaan rakyat kepada negara.

“Keberhasilan Program Strategis Nasional tidak hanya diukur dari proyek yang selesai atau target yang tercapai. Keberhasilan sesungguhnya adalah ketika rakyat percaya bahwa setiap kebijakan dijalankan dengan jujur, transparan, dan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat. Karena kepercayaan publik adalah aset terbesar yang dimiliki sebuah bangsa,” pungkas Fajar.*

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: kepercayaan publikKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putihmbg dikorupsipengamat kebijakan publikProgram strategis nasionalSekolah Rakyat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Muhammad Athayatul Hilmi Terpilih Pimpin IPNU PK MTs Nurul Huda Masa Khidmat 2026-2027

Post Selanjutnya

Milad ke-7 Legend: Dari Jalanan, Istana, hingga Jadi Suara Keras Driver Ojol Indonesia

RelatedPosts

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

11 Juli 2026

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Febrie Adriansyah Mundur dari Jabatan Jampidsus, Kejagung: Demi Jaga Integritas Penegakan Hukum

11 Juli 2026

CERI Desak KPK Klarifikasi Dugaan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah yang Tak Tercantum di LHKPN

10 Juli 2026
Post Selanjutnya
Driver Legend Indonesia merayakan milad ke-7 dengan menegaskan komitmen memperjuangkan legalitas profesi ojol,(Istimewa)

Milad ke-7 Legend: Dari Jalanan, Istana, hingga Jadi Suara Keras Driver Ojol Indonesia

Presiden Prabowo Subianto meminta kementerian dan pemda memanfaatkan aset negara yang belum optimal untuk mendukung Sekolah Rakyat.

Presiden Prabowo Minta Aset Negara yang Tak Terpakai Dipakai untuk Sekolah Rakyat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026

Hendardi: Kejagung Jangan Defensif, Dugaan Intervensi TNI Harus Diusut Tuntas

11 Juli 2026

Habiburokhman: Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas, Pastikan Kasus Febrie Adriansyah Dikawal Hingga Tuntas

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Jumat Berbagi, Polres Tangsel Bersama Bhayangkari Hadir Berbagi Kebahagiaan untuk Masyarakat

11 Juli 2026

Operasi Brantas Jaya 2026 Berhasil, Polsek Cisauk Ringkus Residivis Curanmor

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Bus Sekolah Gratis Tangsel Dipastikan Tetap Beroperasi hingga Akhir 2026, Pemkot Tambah Anggaran Rp400 Juta

11 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com