• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Maret 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

SPI 2024 Provinsi Riau: Skor Indeks Menurun, Komponen Pengadaan Barang dan Jasa jadi Sorotan

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
31 Januari 2025
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
JAGAID Gambar dok KPK

JAGAID Gambar dok KPK

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Tahun 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) sebagai area yang paling rentan terhadap praktik korupsi.

Hal ini menunjukkan bahwa masih terdapat celah dalam sistem pengadaan yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan koruptif, sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat serta upaya pencegahan yang lebih efektif.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

KPK merespon terkait upaya pencegahan korupsi di wilayah Riau, dimana saat ini sedang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan fly over jalan di Provinsi Riau.

RelatedPosts

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

Respons “Saweran” Live TikTok Menkeu, KPK Singgung Kisah Integritas Hoegeng

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memaparkan, selain penindakan, KPK secara komprehensif tentu juga melakukan upaya pencegahan korupsinya. Diantaranya terpotret dalam skor indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP).

Dilihat dari aspek SPI, skor indeks Provinsi Riau secara keseluruhan mengalami penurunan. Pada 2023, nilai SPI Provinsi Riau adalah 72,59, sedangkan pada 2024 yaitu 70,44 ekuivalen minus 2,15 poin.

Pun demikian, rincian hasil SPI dilihat dari dimensi internal, yang mengalami penurunan minus 4,06 poin, dimana pada 2023 komponen internal Provinsi Riau adalah 74,47, sedangkan pada 2024 yaitu 70,41.

Secara detail, dalam dimensi internal, komponen pengadaan barang dan jasa (PBJ), ditemukan mengalami penurunan poin.

Pada skor SPI 2024, PBJ masuk ke dalam dua komponen paling rentan dengan nilai 63,69, yang pada 2023 mendapat nilai 84,92.

“KPK berharap Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan implementasi perbaikan pencegahan korupsi, salah satunya berbasis dari hasil dan skor indeks SPI 2024,” ucap Budi. Jum’at (31/01/2025).

Baca Juga  Bank Indonesia Mengelola Dana CSR? SIAGA 98 Angkat Bicara

Dorong Perbaikan Melalui MCP

Disisi lain, KPK juga melakukan pemetaan terhadap titik rawan terjadinya korupsi melalui MCP di lingkungan pemerintah daerah, yang terbagi atas 8 fokus area, meliputi; Perencanaan, Penganggaran, Pengadaan Barang dan Jasa, Pelayanan Publik, Pengawasan APIP, Manajemen ASN, Pengelolaan BMD, dan Optimalisasi Pajak.

“Menilik nilai MCP 2024, Provinsi Riau terbilang stagnan yakni 91. Namun, area pengadaan barang dan jasa mengalami penurunan,” jelas Budi.

Pada 2023 area pengadaan barang dan jasa di Riau mencapai nilai 100, sedangkan pada 2024 didapati nilai 75 atau mengalami penurunan 25 poin.

“Sehingga, KPK berharap implementasi perbaikan terus dilakukan Pemerintah Provinsi, secara komprehensif bukan hanya pemenuhan perbaikan nilai MCP saja,” tutupnya.***

Informasi selengkapanya dapat diakses melalui laman https://jaga.id

Baca juga :

Temuan SPI 2024: Suap dan Gratifikasi Masih Terjadi Lebih dari 90% di Kementerian/Lembaga dan Pemda
Ini 10 Kementerian/Lembaga dan Pemda dengan Skor SPI 2024 Terbaik

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKomisi Pemberantasan KorupsiKPKSektor Pengadaan Barang dan JasaSPI 2024 Provinsi Riau
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Wujudkan Asta Cita, Presiden Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri 2025

Post Selanjutnya

Harga LPG 3 Kg Naik? Ini Penjelasan Pertamina…

RelatedPosts

KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersangka baru pejabat Bea Cukai. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

27 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Respons “Saweran” Live TikTok Menkeu, KPK Singgung Kisah Integritas Hoegeng

27 Februari 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Lagi, KPK Tangkap Pejabat Bea Cukai Terkait Suap Impor Barang

26 Februari 2026

ICW Surati KPK: Waspadai Potensi Konflik Kepentingan Pengelolaan 1.179 Dapur MBG Polri

26 Februari 2026

Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

25 Februari 2026
Post Selanjutnya
Isu Harga LPG 3 Kg Naik

Harga LPG 3 Kg Naik? Ini Penjelasan Pertamina...

Dejan Fadia masuk semifinal Thailand Masters 2025

Dejan Fadia Masuk Babak Semifinal Turnamen BWF 300 Thailand Masters 2025

Discussion about this post

KabarTerbaru

BNN dan BGN Integrasikan Program MBG untuk Perkuat Ketahanan Bangsa

28 Februari 2026

Minat Naturalisasi WNA dan ABG Tinggi, Ditjen AHU Tegaskan Status WNI Sangat Bernilai

28 Februari 2026

Seskab Teddy: MBG Bukan Ancaman Pendidikan, Anggaran Tetap dan Program Bertambah

28 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyerahkan penghargaan kepada Kepala DPPKBPPPA Garut Yayan Waryana/IST

Garut Raih Enam Penghargaan Bangga Kencana Jabar 2026, Perkuat Komitmen Tekan Stunting

28 Februari 2026
Wabup Garut Tinjau Garut Plaza, Siapkan Relokasi PKL dan Penguatan Event Ramadan

Bazar Ramadan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

28 Februari 2026

Kemnaker Buka 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026, Gratis dan Bersertifikat

28 Februari 2026
Dubes Yaman untuk Indonesia, Salem Ahmed Abdulrahman Balfakeeh, menyambangi Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bahas kerjasama hukum dan kemanusiaan. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Indonesia–Yaman Perkuat Kerja Sama Hukum dan Kemanusiaan

28 Februari 2026
Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen saat di dalam ruang sidang PN Jakarta Pusat (Foto: Istimewa)

Aktivis Lokataru Delpedro Marhaen Dituntut 2 Tahun Bui

28 Februari 2026

Yuda Puja Turnawan Perjuangkan Hunian Layak bagi Pahlawan Lingkungan Copong

27 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anomali BUMN Farmasi: Kimia Farma Disuntik Rp845 Miliar, Indofarma Menanti Kejelasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com