• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Pius Lustrilanang Cetak Rekor MURI dan Buku ALDERA Raih Penghargaan MEGA BEST SELLER Kompas

Redaksi oleh Redaksi
1 Februari 2023
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Buku ALDERA merupakan potret kegilaan kaum muda pada masanya

Pius Lustrilanang

Jakarta, Kabariku- Buku ALDERA: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 mendapatkan penghargaan MEGA BEST SELLER dari Penerbit Buku Kompas atau PBK sebagai buku dengan penjualan terbanyak dalam waktu tercepat, kurang dari empat bulan.

Tak hanya itu, Inisiator penulisan buku adalah Tokoh Pergerakan Mahasiswa era 98, Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFrA., CSFA., juga mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan rekor kuliah umum dan bedah buku dengan peserta terbanyak.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Buku ALDERA menggambarkan kisah gerakan para aktivis muda tahun 1993-1999. Berbicara tentang gerakan mahasiswa, perjuangan Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera) era 90’an adalah sebuah sejarah yang tidak dapat dilupakan. Semangat perjuangan di era tersebut diabadikan dan terangkum dengan apik dalam Buku ALDERA.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

Penghargaan dari PBK bagi Pius, dan Yayasan Aliansi Demokrasi Rakyat (ALDERA) sebagai mendukungnya diserahkan oleh Direktur Bisnis Kompas Lukminto Wibowo, di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (31/1/2023) malam.

Pendiri Muri, Jaya Suprana, melalui video, menilai banyak organisasi mahasiswa pada era Orde Baru yang berjuang. Namun, Aldera mampu memantik gerakan di sejumlah daerah hingga puncaknya Orde Baru tumbang.

”Buku ini menjadi penjaga lilin semangat perjuangan kaum muda untuk tetap berkontribusi bagi Tanah Air,” ujar Jaya Suprana.

Pius, yang kini menjadi anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menerima langsung penghargaan itu.

Baca Juga  KPK Dalami Fakta Sidang Sejumlah Pejabat Titip Maba untuk Masuk Unila. Ini Daftarnya!

Hadir pula Wakil Pemimpin Umum Kompas Budiman Tanuredjo, Direktur Operasional Muri Yusuf Ngadri, serta sejumlah aktivis demokrasi dan Aldera.

Dari generasi 70-an ke 80-an hingga 90-an perjuangan terus dilanjutkan dan dimenangkan. Kini sudah waktunya api perjuangan itu diwariskan.

Buku yang mencatat perjuangan Aldera itu terjual 100.000 eksemplar lebih dalam waktu kurang dari empat bulan. Buku itu dijadikan acuan kuliah umum dan bedah buku, yang puncaknya meraih rekor Muri atas kuliah umum dan bedah buku dengan 3.000 peserta di Universitas Negeri Manado.

Buku itu juga menghimpun dan merekonstruksi kepingan catatan sejarah seputar gerakan mahasiswa pada 1990-an, dengan tim penulis Teddy Wibisana, Nanang Pujalaksana, dan Rahadi T Wiratama. Buku berisi 308 halaman dalam bahasa Indonesia dengan ukuran 14,5 sentimeter x 21 sentimeter.

Potret Kegilaan

Pius yang juga merupakan penggagas dan inspirator utama buku itu mengatakan, buku ALDERA merupakan potret kegilaan kaum muda pada masanya.

Mereka rela mengorbankan masa mudanya untuk mewujudkan sebuah negara demokratis.

”Butuh waktu 20 tahun untuk mewujudkannya. Dari generasi 70-an ke 80-an hingga 90-an perjuangan terus dilanjutkan dan dimenangkan. Kini sudah waktunya api perjuangan itu diwariskan,” ujarnya.

Perjuangan dimulai dari idealisme pribadi yang berkembang menjadi idealisme beberapa orang, dan akhirnya berwujud gerakan masif yang tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga berskala nasional.

Gerakan masif itu memicu penculikan para aktivis, salah satunya Pius. Dia diculik oleh sekelompok orang tak dikenal, disekap, dan disiksa selama dua bulan.

“Buku yang digagas Pius merupakan sejarah yang berhasil mengubah nasib bangsa. Semangat perjuangan pada saat pergantian dari Orde Baru ke Reformasi harus dilanjutkan pada generasi saat ini,” kata Budiman.

Baca Juga  KPK Respons Somasi MAKI: Bentuk Pengawasan Publik, Penyidikan CSR BI Masih Berjalan

Periode itu juga merupakan masa mencekam bagi dunia pers. Kebebasan pers dikekang, diberedel, dan dikontrol pemerintah. Momen itu menentukan banyak elemen masa depan dan arah gerak bangsa Indonesia.***

Red/K.000

Tags: ALDERA MEGA BEST SELLERALDERA REkor MURIALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999Pius LustrilanangWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemkab Garut Harap PUKMA Mendongkrak Perekonomian Melalui Ekosistem 14 Ribu UKM

Post Selanjutnya

Kembali Berjuang, Gabungan Serikat Pekerja Datangi PTUN Jakarta Gugat Jokowi dan DPR Terkait Putusan MK Cipta Kerja

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

19 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026

Program MBG Dinilai Investasi Jangka Panjang, Himpunan Mitra Dapur Minta Pengawasan dan Aturan Diperkuat

12 Juli 2026

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026

Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR sebagai Tersangka Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026

Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

11 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kembali Berjuang, Gabungan Serikat Pekerja Datangi PTUN Jakarta Gugat Jokowi dan DPR Terkait Putusan MK Cipta Kerja

Fenomena "Matinya" Penggilingan Padi Rakyat, MSN Pertanyakan Kinerja Mentan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com