• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juni 3, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Pius Lustrilanang Cetak Rekor MURI dan Buku ALDERA Raih Penghargaan MEGA BEST SELLER Kompas

Redaksi oleh Redaksi
1 Februari 2023
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Buku ALDERA merupakan potret kegilaan kaum muda pada masanya

Pius Lustrilanang

Jakarta, Kabariku- Buku ALDERA: Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 mendapatkan penghargaan MEGA BEST SELLER dari Penerbit Buku Kompas atau PBK sebagai buku dengan penjualan terbanyak dalam waktu tercepat, kurang dari empat bulan.

Tak hanya itu, Inisiator penulisan buku adalah Tokoh Pergerakan Mahasiswa era 98, Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFrA., CSFA., juga mendapatkan penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan rekor kuliah umum dan bedah buku dengan peserta terbanyak.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Buku ALDERA menggambarkan kisah gerakan para aktivis muda tahun 1993-1999. Berbicara tentang gerakan mahasiswa, perjuangan Aliansi Demokrasi Rakyat (Aldera) era 90’an adalah sebuah sejarah yang tidak dapat dilupakan. Semangat perjuangan di era tersebut diabadikan dan terangkum dengan apik dalam Buku ALDERA.

RelatedPosts

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

ADPPI Minta Kementerian ESDM Koreksi Kepmen Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

Penghargaan dari PBK bagi Pius, dan Yayasan Aliansi Demokrasi Rakyat (ALDERA) sebagai mendukungnya diserahkan oleh Direktur Bisnis Kompas Lukminto Wibowo, di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (31/1/2023) malam.

Pendiri Muri, Jaya Suprana, melalui video, menilai banyak organisasi mahasiswa pada era Orde Baru yang berjuang. Namun, Aldera mampu memantik gerakan di sejumlah daerah hingga puncaknya Orde Baru tumbang.

”Buku ini menjadi penjaga lilin semangat perjuangan kaum muda untuk tetap berkontribusi bagi Tanah Air,” ujar Jaya Suprana.

Pius, yang kini menjadi anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menerima langsung penghargaan itu.

Hadir pula Wakil Pemimpin Umum Kompas Budiman Tanuredjo, Direktur Operasional Muri Yusuf Ngadri, serta sejumlah aktivis demokrasi dan Aldera.

Baca Juga  Pasca Peristiwa 27 Juli 1996 Simson Simanjuntak Dijemput dan Ditahan Intel

Dari generasi 70-an ke 80-an hingga 90-an perjuangan terus dilanjutkan dan dimenangkan. Kini sudah waktunya api perjuangan itu diwariskan.

Buku yang mencatat perjuangan Aldera itu terjual 100.000 eksemplar lebih dalam waktu kurang dari empat bulan. Buku itu dijadikan acuan kuliah umum dan bedah buku, yang puncaknya meraih rekor Muri atas kuliah umum dan bedah buku dengan 3.000 peserta di Universitas Negeri Manado.

Buku itu juga menghimpun dan merekonstruksi kepingan catatan sejarah seputar gerakan mahasiswa pada 1990-an, dengan tim penulis Teddy Wibisana, Nanang Pujalaksana, dan Rahadi T Wiratama. Buku berisi 308 halaman dalam bahasa Indonesia dengan ukuran 14,5 sentimeter x 21 sentimeter.

Potret Kegilaan

Pius yang juga merupakan penggagas dan inspirator utama buku itu mengatakan, buku ALDERA merupakan potret kegilaan kaum muda pada masanya.

Mereka rela mengorbankan masa mudanya untuk mewujudkan sebuah negara demokratis.

”Butuh waktu 20 tahun untuk mewujudkannya. Dari generasi 70-an ke 80-an hingga 90-an perjuangan terus dilanjutkan dan dimenangkan. Kini sudah waktunya api perjuangan itu diwariskan,” ujarnya.

Perjuangan dimulai dari idealisme pribadi yang berkembang menjadi idealisme beberapa orang, dan akhirnya berwujud gerakan masif yang tidak hanya di Jawa Barat, tetapi juga berskala nasional.

Gerakan masif itu memicu penculikan para aktivis, salah satunya Pius. Dia diculik oleh sekelompok orang tak dikenal, disekap, dan disiksa selama dua bulan.

“Buku yang digagas Pius merupakan sejarah yang berhasil mengubah nasib bangsa. Semangat perjuangan pada saat pergantian dari Orde Baru ke Reformasi harus dilanjutkan pada generasi saat ini,” kata Budiman.

Periode itu juga merupakan masa mencekam bagi dunia pers. Kebebasan pers dikekang, diberedel, dan dikontrol pemerintah. Momen itu menentukan banyak elemen masa depan dan arah gerak bangsa Indonesia.***

Baca Juga  Konsolidasi Demokrasi Aktivis 98 akan Gelar Diskusi Urgensi Persatuan Nasional di Mata Aktivis 98

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ALDERA MEGA BEST SELLERALDERA REkor MURIALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999Pius LustrilanangWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemkab Garut Harap PUKMA Mendongkrak Perekonomian Melalui Ekosistem 14 Ribu UKM

Post Selanjutnya

Kembali Berjuang, Gabungan Serikat Pekerja Datangi PTUN Jakarta Gugat Jokowi dan DPR Terkait Putusan MK Cipta Kerja

RelatedPosts

Presiden merombak jajaran Badan Gizi Nasional dan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.(Istimewa)

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

2 Juni 2026

Presiden di Panggung Dunia, Mendagri Menjaga Kesinambungan Pemerintahan

31 Mei 2026

ADPPI Minta Kementerian ESDM Koreksi Kepmen Penetapan Daerah Penghasil Panas Bumi 2026

30 Mei 2026

9 WNI Telah Dibebaskan Israel, Menlu Pastikan Pemerintah Kawal Hingga Tiba di Tanah Air

22 Mei 2026

Dewan Pers Kecam Penahanan Tiga Jurnalis Indonesia oleh Militer Israel Saat Misi Kemanusiaan ke Gaza

19 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026
Post Selanjutnya

Kembali Berjuang, Gabungan Serikat Pekerja Datangi PTUN Jakarta Gugat Jokowi dan DPR Terkait Putusan MK Cipta Kerja

Fenomena "Matinya" Penggilingan Padi Rakyat, MSN Pertanyakan Kinerja Mentan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Presiden merombak jajaran Badan Gizi Nasional dan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN.(Istimewa)

Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

2 Juni 2026
dok Ist Khairul/Kabariku.com

Tiga Dosen STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar Masuk Daftar Elite Ilmuwan Dunia Versi SciRank Global 2025

2 Juni 2026

Bandung Kota Darurat Sampah, Farhan Tegaskan Penanganan Perlu Dukungan Pemprov Jabar

2 Juni 2026
PN Jaksel kabulkan sebagian praperadilan Andrie Yunus, penyidikan berlanjut.(Istimewa)

Praperadilan Andrie Yunus Dikabulkan, Hakim Perintahkan Polda Lanjutkan Penyidikan

2 Juni 2026
Nadiem Makarim mengenakan jaket Gojek 001 saat menghadiri sidang kasus Chromebook. (Istimewa)

Nadiem Pakai Jaket Gojek 001 di Sidang Chromebook, Kenang Awal Perjuangan

2 Juni 2026

Arus Balik Long Weekend, 6 Jadwal Tambahan Whoosh dan 3.600 Kursi Ekstra Mayoritas Menuju Jakarta

2 Juni 2026

Istana Angkat Bicara soal Lawatan Presiden ke Luar Negeri, Ini Penjelasan Seskab Teddy

2 Juni 2026

KPK: Pancasila sebagai Pandu Pemberantasan Korupsi dan Fondasi Moral Pemerintahan yang Bersih

2 Juni 2026

Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

1 Juni 2026

Istana Angkat Bicara soal Lawatan Presiden ke Luar Negeri, Ini Penjelasan Seskab Teddy

2 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Azhar Permana: Kurban Alumni Universitas Pancasila Pererat Hubungan Kampus dan Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral “Ngebalon” Whip Pink, Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Bareskrim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkukuh Pemberantasan Korupsi, KPK Terima Kunjungan ACB Brunei Darussalam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com