• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

49 Tahun Peristiwa Malari “Menolak Lupa: Pertahankan Demokrasi”

Redaksi oleh Redaksi
17 Januari 2023
di Kabar Terkini, Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Kerusuhan 15 Januari 1974 terjadi pada era Orde Baru, masa Presiden Soeharto berkuasa. Peristiwa kerusuhan yang terjadi bertepatan dengan kedatangan Perdana Menteri (PM) Jepang Kakuei Tanaka bertemu Presiden Soeharto.

Gerakan Mahasiswa yang dipelopori Hariman Siregar dari Dewan Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) saat itu, menolak kedatangan Tanaka dengan alasan Indonesia jangan bergantung kepada modal asing.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Akibatnya belasan orang tewas, 685 mobil terbakar, 128 korban luka-luka dan 750 orang ditangkap. Peristiwa berdarah itu kemudian disebut Malapetaka 15 Januari (Malari)

RelatedPosts

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

Polda Metro Bongkar 769 Kasus Curanmor, 729 Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya

OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Rp2 Miliar

Memperingati 49 tahun Malari bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Indonesia Demokrasi Monitor (Indemo) dihadiri ratusan tokoh dan aktivis lintas angkatan dari berbagai daerah.

Acara bertajuk “Menolak Lupa: Pertahankan Demokrasi” ini berlangsung di Arena Teater Wahyu Sihombing Taman Ismail Marzuki, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2023).

Pendiri Humanika Bursah Zarnubi mengatakan, tema itu menjadi sangat penting karena saat ini ada upaya-upaya yang mau menyelewengkan demokrasi.

“Ide penundaan pemilu dan perpanjangan 3 periode masa jabatan saat ini kembali digaungkan. Siapa yang menginginkan perpanjangan jabatan adalah mau merusak demokrasi,” kata Bursah.

Sementara itu, Hariman Siregar juga merasa aneh dengan wacana perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode serta penundaan Pemilu 2024.

Hariman pun menceritakan saat menemui Bung Hatta bahwa yang dimaksud dapat dipilih kembali dalam UUD 1945 asli itu pun semangatnya adalah dua periode. Karena itu, Hariman merasa aneh saat mendapat wacana tersebut.

Akademisi ilmu politik Sidratahta Mukhtar berpendapat, perpanjangan masa jabatan Presiden merupakan ancaman dalam konsolidasi demokrasi.

Baca Juga  Esensi dan Hikmah Isra Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW dalam Pemberantasan Korupsi

“Seharusnya setiap Presiden itu mendorong agar demokrasi menjadi lebih matang dan karenanya Presiden harus memberi arahan untuk kematangan demokrasi itu. Hal ini pernah dilakukan oleh Presiden Habibie dan Gus Dur,” katanya.

Akademisi Ilmu Hukum yang juga aktivis Chudri Sitompul mengingatkan bahwa pemimpin Nazi Adolf Hitler pun dipilih secara demokratis dan menggunakan demokrasi menjadi sangat otoriter.

“Karena itulah agar demokrasi tidak diselewengkan, maka esensi demokrasi yang berupa pembatasan kekuasaan dan kontrol masyarakat dan penghormatan kepada hak asasi harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Bila ada penyelewengan, maka masyarakat sipil yang harus berdiri di barisan terdepan,” imbuhnya.

Ahli Hukum Tata Negara Refly Harun menilai ambang batas pencalonan Presiden atau presidential threshold harus dihapuskan.

Dirinya menilai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) bisa diterbitkan untuk menghapusnya.

“Bila desakan dari masyarakat sangat kuat dalam waktu dekat ini pun Presiden bisa keluarkan Perppu itu,” kata Refly.

Tokoh aktivis era 1978 yang beberapa kali masuk pemerintahan Rizal Ramli mengusulkan agar anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) diganti dengan perwakilan partai politik (parpol). Sehingga, masing-masing anggota KPU bisa mengawal suara parpolnya.

Sementara, Tokoh aktivis era 1980-an Jumhur Hidayat mengatakan kekecewaan semua aktivis tersebut bisa disalurkan dengan ikut bersama-sama turun ke jalan.

“Kebetulan beberapa kelompok masyarakat sipil termasuk kaum buruh, petani, masyarakat adat, aktivis lingkungan hidup, mahasiswa, dan sebagainya merencanakan mengepung DPR pada tanggal 14 Februari ini,” tandasnya.***

Red/K.000

Berita Terkait :

https://www.kabariku.com/hadiri-hut-ke-23-indemo-dan-peringatan-49-tahun-peristiwa-malari/
Tags: "Menolak Lupa: Pertahankan Demokrasi"23 Tahun INDEMO49 tahun MALARIHariman SiregarWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Perdana 2023 Presiden Jokowi Bahas APBN

Post Selanjutnya

‘Menolak Lupa: Pertahankan Demokrasi’ Hariman Siregar Dibalik Peristiwa Malari 1974

RelatedPosts

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026
Polda Metro Jaya mengungkap 769 kasus curanmor dan menangkap 729 tersangka dalam Operasi Berantas Jaya 2026.(Dok.Irfan/kabariku.com)

Polda Metro Bongkar 769 Kasus Curanmor, 729 Pelaku Ditangkap dalam Operasi Berantas Jaya

31 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, KPK Amankan 21 Orang dan Sita Uang Rp2 Miliar

29 Juli 2026
dok Istimewa

Dugaan TPPU Eks Jampidsus Dinilai Ujian Besar Penegakan Hukum, Aparat Diminta Usut Tuntas hingga Tindak Pidana Asal

27 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026
Foto: Istimewa

Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

23 Juli 2026
Post Selanjutnya

'Menolak Lupa: Pertahankan Demokrasi' Hariman Siregar Dibalik Peristiwa Malari 1974

Sempat Tertunda, KONI Garut Gandeng Pengusaha Fave Hotel Bayar Insentif Atlet Porprov 2022

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

Dari Engineer Profesional ke Jalan Dakwah, Kang Iman Bangun Masjid dan Generasi Qur’ani di Wanaraja

1 Agustus 2026

Pemkot Tangsel Perkuat Keterbukaan Informasi Publik, E-PPID hingga AI Helita Dioptimalkan

1 Agustus 2026

Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Buruh: Kedekatan yang Dibangun Lewat Dialog, Perlindungan dan Aksi Nyata

1 Agustus 2026

GAGAL MAKAR – Kini Bangun Opini Lewat Survei

31 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com