• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Sekedar Sumbangan Pemikiran terkait Lockdown

Redaksi oleh Redaksi
21 Maret 2020
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Oleh Jumhur Hidayat (Aktivis, mantan Kepala BNP2TKI)

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

KABARIKU – Gelombang pertama (first wave) Covid-19 adalah di Wuhan, China. Kemudian sebelum menjalar ke semua daerah, Wuhan melakukan lockdown. Namun, ternyata sudah keburu menjalar ke lebih 155 negara dari sekitar 200 negara di seluruh dunia, tentunya termasuk Indonesia, dan ini disebut sebagai gelombang kedua (second wave).

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

Negara-negara dalam gelombang kedua ini segera bersikap dan yang menunjukan gejala penularan yang cepat mereka melakukan lockdown di pusat-pusat penyebaran, dengan harapan tidak terjadi gelombang ketiga (third wave) di daerah lainnya di negara tersebut, atau bahkan lockdown bagi seluruh wilayah negara tersebut. Intinya mereka ingin memutus mata rantai penularan.

Jumhur Hidayat. (*)

Terkait Indonesia, Pemerintah Pusat tidak berpikir lockdown sebagai kebijakan tentunya juga dengan berbagai alasan yang sangat masuk akal. Bila ini terus berlanjut, walau kegiatan ekonomi tanpa lockdown juga tetap melemah signifikan, maka dalam logika sederhana, bisa terjadi third wave di berbagai daerah lain di Indonesia atau bahkan forth wave dan seterusnya, karena mata rantai Covid-19 tidak diputus.

Akibatnya, tentu saja bukan hanya mengganggu dinamika ekonomi domestik antar daerah yang sudah pasti terjadi, tetapi justru dalam hubungan ekonomi internasional, di mana Indonesia bisa diisolasi secara internasional karena dianggap akan menjadi sumber Covid-19 pada gelombang ketiga. Bila ini terjadi, selain ekonomi domestik melemah, dalam hubungan ekonomi internasional pun dikucilkan. Maka ini sama artinya sudah jatuh tertimpa tangga pula.

Karena itu, dengan segala kobodohan saya, sebaiknya kita sakit sebentar misalnya 1 bulan demi memutus rantai penularan, dan setelah itu kita bangkit lagi dan diterima dengan suka cita dalam hubungan ekonomi baik itu antar daerah maupun ekonomi internasional.

Baca Juga  Habib Syakur Sebut Rekrutmen Santri Oleh TNI-Polri Bisa Kikis Fitnah Radikalisme Terhadap Pesantren

Adapun ujian Gotong Royong bangsa kita adalah ketika kita bisa memastikan setiap perut manusia Indonesia terisi selama sebulan ini dan juga beban-beban rakyat seperti lstrik, tagihan perbankan, pajak dan sebagainya bisa diminimalisasi sedemikian rupa atau bahkan dimoratorium yang bisa dikompensasikan pada bulan-bulan berikutnya setelah wabah Covid-19 selesai.

Sekali lagi, tanpa Gotong Royong kita tidak mungkin melakukan lockdown, karena mereka yang akan mati dalam situasi ini lebih banyak bukan karena Covid-19, tetapi karena malnutrisi dan kelaparan.

Sekedar mengingatkan, bahwa kita masih punya Presiden, Gubernur, Bupati dengan segala perangkat di bawahnya, Tokoh-tokoh Ormas, Lembaga-lembaga Zakat atau Donasi Keagamaan lainnya, Orang-orang yang sangat kaya-raya, kaum cerdik pandai dan relawan yang siap mendistribusikan makanan kepada kaum miskin selama 1 bulan itu.

Sekian saja sumbangan pemikiran dari orang bodoh ini.

Salam, Jumhur Hidayat (*)

Tags: lockdown
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kabar Baik, Obat Corona Sudah Ada, Presiden: Kita Siap Memberikannya kepada yang Terjangkit

Post Selanjutnya

Dokter dan Nakes Kehabisan APD dan Masker, IDI Sebar Permohonan Dukungan Mayarakat

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026
Post Selanjutnya

Dokter dan Nakes Kehabisan APD dan Masker, IDI Sebar Permohonan Dukungan Mayarakat

Cegah Penyebaran COVID-19, KPK Lakukan Penyesuaian Pelaksanaan Tugas

Discussion about this post

KabarTerbaru

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung di Rutan KPK, Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

25 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

30 Tahun Kudatuli: Tragedi 27 Juli 1996 Dinilai Jadi Titik Balik Lahirnya Gelombang Reformasi

24 Juli 2026

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

24 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Kejagung Cermat Tangani Dugaan TPPU yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah

24 Juli 2026
Oplus_131072

Dasco Terima Audiensi APKASI, Bahas Penguatan Otonomi Daerah hingga Tantangan Fiskal Kabupaten

24 Juli 2026

Di Harlah PKB, Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Tiga Kancil Politik Kalau Berkumpul “Bahaya”

24 Juli 2026

Sekda Tangsel Tegas: Pelayanan Prima Bukan Sekadar Slogan, ASN Harus Berubah!

24 Juli 2026

PDI Perjuangan Dorong Pembentukan KPAD di Tangsel, 285 Anak Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

24 Juli 2026

DPRD Kabupaten Tangerang Kecewa Normalisasi Sungai Cimanceri Tak Kunjung Berjalan

24 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com