• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Ini Pendapat Senator ProDEM tentang Pertemuan Jokowi-SBY-Prabowo

Redaksi oleh Redaksi
11 Oktober 2019
di Politik
A A
0
Senator ProDEM Agustiana

Senator ProDEM Agustiana

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Senator ProDEM, Agustiana, menilai, pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Prabowo Subianto yang baru-baru ini terjadi, bisa hanya sebuah kegeeran yang bisa jadi bumerang, tapi bisa juga konstruktif yang membawa hasil produktif.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurutnya, jika pertemuan Joko Widodo dengan SBY dan Prabowo diletakan dalam bentuk power sharing atau bagi-bagi kekuasan di kursi kabinet atau untuk akses kekuasan lain, maka itu merupakan bentuk konsolidasi di mana presiden ingin memiliki legitimasi politik yang kuat, sehingga nantinya takan ada kekuatan yang berbeda.

RelatedPosts

Pengamat : Parpol Koalisi Pecah Jika Jokowi Dorong Gibran di Pilpres 2029

Pengamat: Militer tidak perlu dilibatkan dalam pengamanan demonstrasi, fokus pertahanan negara

Bjorka ’98 Ingatkan Ancaman Militerisme, Supremasi Sipil Dinilai Tak Boleh Mundur

“Namun saya berpendapat dengan keyakinan penuh, akan terjadi hal yang sebaliknya dari harapan. Power sharing tersebut bahkan akan membuat negara ini makin terkoyak karena akan menimbulkan beberapa potensi masalah,” ujarnya, Jumat sore (11/10/2019).

Agustiana menyebut, setidaknya akan ada dua masalah akibat adanya “power sharing” Joko Widodo dengan SBY dan Prabowo. Pertama, masyarakat yang kecewa terhadap Jokowi yang selama ini terkanalisasi ke dalam kubu Prabowo, akan merasa dikecewakan dengan lahirnya kerjasama Prabowo-Jokowi.

“Maka pengaruh, instruksi dan mobilisasi Prabowo terhadap kelompok politik ini menjadi habis. Begitupun sebaliknya, kelompok yang ada di kubu Jokowi yang tak puas dengan tindakan dan sikap Jokowi akibat power sharing tersebut, terutama masyarakat sipil non partisan partai di mana kekuatannya tampak signifikan, akan kecewa karena Jokowi jadi partai oriented,” ujarnya.

Agustiana mengaku khawatir, kelompok non partisan partai di kubu Jokowi tersebut malah akan balik melawan Jokowi, padahal kelompok ini paling setia dan paling kuat dalam pusaran kekuasan Jokowi.

Baca Juga  Almisbat Percaya Ganjar akan Menang di Kontestasi Pilpres 2024

“Dan lambat laun mereka akan menyatu dengan kelompok dari kubu Prabowo yang kecewa,” ujarnya.

Masalah kedua, lanjut Agustiana, solidnya partai legislatif di parlemen akan mengakibatkan parlemen tidak ada dinamika.

“Sehingga akan tercipta suasana kesolidan legislatif yang terikat oleh kepentingan pragmatis yang berkembang menjadi persekongkolan dalam menggarong angaran untuk keperluan pertarungan 2024. Ini akan menimbulkan sebagian rakyat makin kecewa terhadap kinerja legislatif,” jelasnya.

Di sisi lain, menurut Agustiana, pemerintah yang tak ada atau lemah kontrol dari legislatif akan makin liar dan jorjoran. Ini juga akan menimbulkan kekecewaan rakyat, apalagi jika pemerintah
makin liar terjebak pada pembangunan yang menimbulkan kesenjangan lebih besar.

“Ini adalah amunisi terbangunnya kebencian masyarakat non partisan partai. Kebencian terhadap legislatif dan eksekutif akan menggumpal, di mana kalau terorganisir akan menjadi kekuatan sipil yang maha dahsyat untuk melakukan revolusi,” jelasnya.

Dan jika gumpalan kebencian terhadap partai dan pemerintah ini tak terorganisir, lanjut Agustiana, maka sikap apriori terhadap kelembagaan dan mekanisme demokratis ini akan mengubah peradaban bangsa menjadi liar dan dipenuhi premanismeu. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Relawan Kecam Keras Tindakan Brutal terhadap Pejabat Negara

Post Selanjutnya

Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan Gara-gara Postingan Istri

RelatedPosts

Pengamat : Parpol Koalisi Pecah Jika Jokowi Dorong Gibran di Pilpres 2029

13 Juni 2026

Pengamat: Militer tidak perlu dilibatkan dalam pengamanan demonstrasi, fokus pertahanan negara

13 Juni 2026
Bjorka ’98 menggelar diskusi soal ancaman militerisme terhadap supremasi sipil dan demokrasi Indonesia.(Bemby/kabariku.com)

Bjorka ’98 Ingatkan Ancaman Militerisme, Supremasi Sipil Dinilai Tak Boleh Mundur

12 Juni 2026

PRIMA Rayakan HUT ke-5 pada 1 Juni Secara Sederhana, Usung Tema “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana”

31 Mei 2026

Reses Yudha, Pendanaan di Luar APBD Perlu Dioptimalkan, Untuk Percepat Penanganan Persoalan di Lapangan

25 Mei 2026

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026
Post Selanjutnya

Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan Gara-gara Postingan Istri

Mesra. Presiden Joko Widodo berswafoto dengan Prabowo Subianto

Prabowo: Di Dalam Siap di Luar Siap, Tak Ada Oposisi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Teh Ineu Terpilih Ketua PA GMNI Jabar

14 Juni 2026

Dewan Pers Apresiasi Kebebasan Media Meliput Demonstrasi: Iklim Demokrasi Indonesia Berjalan Baik

14 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026
Kejagung menegaskan permohonan justice collaborator yang diajukan Sony Sonjaya dalam kasus dugaan korupsi Makan Bergizi Gratis belum tentu diterima. (istimewa)

Permohonan JC Sony Sonjaya Belum Tentu Lolos, Kejagung Ungkap Syaratnya

14 Juni 2026
Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi mengusulkan penghentian sementara rekrutmen CPNS dan memprioritaskan PPPK muda menjadi PNS. (Istimewa)

Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

14 Juni 2026
KPK menerima putusan 4,5 tahun penjara terhadap Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel dalam kasus korupsi sertifikasi K3.(istimewa)

Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

14 Juni 2026
Dudung Abdurachman mengakui pelaksanaan MBG masih menyisakan persoalan di lapangan. (istimewa)

Dudung Akui MBG Belum Tepat Sasaran, Kritik Mahasiswa UB Langsung Dibawa ke Prabowo

14 Juni 2026

Soroti Mobilisasi 12 Juni, Koalisi Masyarakat Sipil: TNI dan Komcad Bukan Instrumen Hadapi Demonstran

14 Juni 2026

Tata Kelola MBG Dibenahi, Mensesneg: Program Tepat Sasaran, Berkualitas dan Akuntabel

14 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Tersangka Baru MBG Diduga Atur Mitra SPPG dan Setor Uang ke Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98: Penyidikan Dugaan Korupsi di BGN Tidak Memerlukan Justice Collaborator, Waspadai Penyebaran Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com