• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Februari 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Prakarsa Aktivis Pro Persatuan dan Kemajuan Cegah Upaya Mendiskreditkan dan Menggagalkan Pilpres 2024

Redaksi oleh Redaksi
19 Januari 2024
di Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_Prakarsa Aktivis Pro Persatuan dan Kemajuan cegah pemaksaan narasi dinasti, pelanggar HAM, pemakzulan, Pilpres pasti curang dan lain-lain_

Jakarta, Kabariku- Pada saat pertama kali Indonesia memulai demokrasi Pemilu langsung para Aktivis Pro Persatuan berprasangka baik, bangsa Indonesia akan dapat melewati bersama masa masa sulit untuk memulihkan ekonomi dari pukulan krisis moneter.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Demikian disampaikan Mangapul Silalahi, aktivis Mahasiswa 98 Jakarta dalam keterangannya menyikapi isu politik menjelang Pemilu 2024.

RelatedPosts

Mi Kuning Berformalin Disita, Satgas Pangan Garut Pastikan Pasokan Sudah Aman

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

“Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Saksikan Live dan Hadiri Puncak Acara HJG ke-213 di Alun-Alun Garut

Disebutkan Mangapul yang akrab disapa Bung Apul, sekarang untuk yang kelima kalinya, negara ini melaksanakan pesta demokrasi pemilihan Presiden langsung tepat disaat Indonesia diramalkan akan menjadi kekuatan baru dan akan menjadi ekonomi terbesar keenam di dunia pada 2028.

Sebagai bangsa yang besar, Bung Apul menuturkan, selama perjalanan demokrasi Pilpres langsung ini masyarakat hampir-hampir saja terbelah, hampir saja mengalami nasib seperti Arab Spring sangat emosional.

“Namun elite kita sampai pada kesadaran bahwa bangsa Indonesia tidak akan bisa bertahan, menambah daya dan kekuatannya, membangun, mengangkat derajatnya diantara bangsa bangsa, jikalau tidak ada kesinambungan, keberlanjutan antar generasi, penyempurnaan atas segala pencapaian pemimpin politik,” ucap Bung Apul. Jum’at (19/1/2024).

Menurut Bung Apul, rekonsoliasi pun dilakukan atas dasar rasa cinta tanah air dan bangsa.

“Indonesia tidak boleh menjadi alat asing dalam menjalankan agenda politik merekayakni politik pecah belah,” cetusnya.

Namun dalam Pemilu 2024, lanjutnya, narasi-narasi yang membahayakan kembali dihidupkan. Walau tidak terkait Pemilu legislatif, namun narasi mengacaukan pelaksanaan pemilu dikaitkan dengan pilpres langsung.

Baca Juga  Hasanuddin: Akhiri Polarisasi, Belajar dari Prabowo Subianto

“Secara tidak konsisten pihak peserta Pemilu tersebut memprovokasi, bahwa Pemilu akan curang padahal mereka peserta Pemilu dan mempercayai sistem ini,” ujar dia.

Bung Apul tegas mengatakan, mereka yang menyebarkan isu memakzulkan Presiden sebagai penanggung jawab pelaksanaan Pemilu, tetapi mereka kampanye untuk memilih partai dan Capresnya dalam Pemilu ini.

“Mereka mengatakan tolak dinasti dalam pemilu, padahal mereka tahudinasti tidak dipilih rakyat apalagi Pemilu langsung,” tukas dia.

“Mereka meminta Presiden Jokowi mundur untuk sementara waktu dengan alasan meragukan netralitasnya, padahal mereka tahu itu tidak ada landasan hukum dan mekanismenya,” urainya.

Menurutnya, seluruh narasinya tumpang tindih dan tidak konsisten dikembangkan dalam bentuk manipulasi dan distorsi.

“Padahal, ada banyak mekanisme hukum terkait pelanggaran Pemilu atau tuduhan lainnya yang seharusnya dapat diselesaikan dengan mekanisme yang ada, bukan melempar isu-isu politik yang bisa ujungnya hanya untuk mengacaukan keadaan,” bebernya.

Tampak sekali bahwa pragmatisme politik yang berlebihan, ambisi yang besar untuk berkuasa, telah menanggalkan nilai-nilai kenegarawanan dan mencampakan prinsip bahwa kepentingan bangsa dan negara berada diatas kepentingan pribadi dan golongan serta kepentingan pribadi.

“Oleh karenanya kami menyerukan agar seluruh elemen kebangsaan dapat mengukuhkan kembali persatuan nasional, mengikuti semua mekanis medan proses sesuai dengan aturan hukum yang ada dan mengedepankan Pemilu yang damai, jujur dan terbuka,” jelasnya.

“Sehingga nantinya benar-benar menghasilkan pemimpin yang legitimate sehingga Indonesia tetap bermartabat dalam pergaulan dunia yang makindinamis dan menantang,” tutup Bung Apul.

PRAKARSA Aktivis Pro Persatuan dan Kemajuan :
1.Budiman Sudjatmiko (mantan Ketum PRD);
2.Haris Rusly Moti (aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Yogyakarta);
3.Eli Salomo Sinaga (aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Jakarta);
4.Wahab Talaohu (aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Jakarta);
5 Agus Jabo Priyono (aktivis Mahasiswa 90 di Solo);
6.Rachlan Nasidik (aktivis LSM);
7.Wignyo Prasetyo (aktivis Mahasiswa 90an Jakarta);
8.Sangap Surbakti (aktivis Mahasiswa 98 Jakarta);
9.Salamuddin Daeng (aktivis LSM);
10.Mangapul Silalahi (aktivis Mahasiswa 98
Jakarta);
11.Sulaiman Haikal (aktivis Mahasiswa 98 Jakarta);
12.Panel Barus (aktivis Mahasiswa Jakarta);
13.Bungas T. Fernando Duling (aktivis Mahasiswa 98 Jakarta);
14.Hendarsam Marantoko (aktivis dan Praktisi Hukum);
15.Anto Kusumayuda (aktivis Mahasiswa 98 Jakarta);
16.David Herson (aktivis Generasi Milenial dan Gen Z);
17.Andi Arief (aktivis Gerakan Mahasiswa 90an);
18.Urai Zulhendry (aktivis Mahasiswa Jakarta);
19.Gigih Guntoro (aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Jawa Timur);
20.Rahman Toha (mantan Presiden Mahasiswa UGM, mantan Ketum KAMMI);
21.Fernando Rorimpandey (aktivis Gerakan
Mahasiswa 98 Jakarta);
22.Ricky Tamba (aktivis Gerakan Mahasiswa 98 Lampung);
23.George Edwin Sugiarto (alumni HMI);
24.Jhohannes Marbun (aktivis Mahasiswa
Yogyakarta);
25.Kun Nuracahadijat (aktivis gerakan mahasiswa 98 UI Jakarta); dan lain-lain.

Baca Juga  MA Dijaga TNI Tak Terkait Tersangka Kasus Suap SD. Berikut Penjelasan Jubir KPK

Pembahasan tersebut diadakan Jumat 19 Januari 2024 di DPP PERSAUDARAAN 98, Jalan Tebet Barat IV, No. 35, Jakarta Selatan.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Pemilu Serentak 2024Pilpres 2024Prakarsa Aktivis Pro Persatuan dan Kemajuan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Sukses Besar, Kolaborasi Job Fair Pemkab Garut dan JobStreet Express Menjaring Ribuan Pelamar Kerja

Post Selanjutnya

PP STN Jelaskan Arti Penting Pemilu 2024 Dilakukan Damai, Sebut Indonesia Punya Cita-cita Mulia

RelatedPosts

Kepala Satgas Pangan Kabupaten Garut yang juga Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin/Polres Garut

Mi Kuning Berformalin Disita, Satgas Pangan Garut Pastikan Pasokan Sudah Aman

23 Februari 2026

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

21 Februari 2026

“Garut Gumiwang Tanjeur Dangiang”, Saksikan Live dan Hadiri Puncak Acara HJG ke-213 di Alun-Alun Garut

18 Februari 2026
Ilustrasi bulan Ramadan. (FREEPIK)

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis, 19 Februari 2026

17 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

Presiden Prabowo Sematkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN, Ini Tokoh Penerima Tanda Kehormatan

14 Februari 2026
Post Selanjutnya

PP STN Jelaskan Arti Penting Pemilu 2024 Dilakukan Damai, Sebut Indonesia Punya Cita-cita Mulia

Polsek Cisompet Bantu Padamkan Kebakaran Warung Akibat Konsleting Arus Listrik di Desa Sukanagara Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ilustrasi sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi/MK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Menguji Syarat Calon Pimpinan KPK: Pemohon Soroti Peluang TNI-Polri Aktif

25 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

25 Februari 2026

Viral di Medsos, Satlantas Polres Garut Tindak Tegas Dua Pengendara Aksi Balap Liar

25 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026

Menuju Polri Bersih dan Profesional, Irwasum Apresiasi Pelatnas KPK untuk Transformasi Institusi

25 Februari 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026
Film Laut Bercerita segera tayang pada 2026. Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia terlibat dalam adaptasi novel bestseller karya Leila S. Chudori.(Istimewa)

Pal8 Pictures Umumkan Pemain Lengkap Film Laut Bercerita, Reza Rahadian Perankan Biru Laut

24 Februari 2026

Mesin Birokrasi dan Pilot Kepemimpinan: Menelisik Objektivitas dalam Pemerintahan Daerah Kabupaten Garut

24 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Absen di Sidang Praperadilan Yaqut, Ini Alasannya

24 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com