• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Istana

Kepuasan Publik Terhadap Presiden Turun Sejak Januari Hingga Mei 2022, Berikut Hasil Survei LSI

Redaksi oleh Redaksi
17 Mei 2022
di Kabar Istana, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Kepuasan publik terhadap Presiden Joko Widodo menurun menjadi 58,1 persen, terendah dalam enam tahun terakhir. Hal itu berdasarkan hasil survei nasional dari Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia per Mei 2022.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, kepuasan publik terhadap presiden turun lima kali dari enam kali survei sejak Januari 2022 hingga Mei 2022.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Meskipun sempat mengalami kenaikan pada survei 20-25 April 2022 yakni 64,1 persen.

RelatedPosts

Raja Juli Tegaskan Jokowi Belum Resmi Anggota PSI Meski Siap Mati-matian Bekerja

Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh di 2025

Perkuat Integritas Peradilan, BNN dan KY Bersinergi Tangani Kejahatan Narkotika

Namun, menurun Burhan kepuasan terhadap Jokowi pada survei Indikator pada 5-10 Mei 2022 turun kembali menjadi 58,1 persen. Survei terakhir ini melibatkan 1.228 responden dengan tingkat kesalahan kurang lebih 2,9 persen.

“Ada 35,71 persen masyarakat yang mengatakan tidak puas dengan Jokowi. Alasan utamanya yaitu masalah harga-harga kebutuhan pokok meningkat,” jelas Burhanuddin Muhtadi dalam konferensi pers daring, dikutip Selasa (17/5/2022).

Burhan menambahkan alasan lain yang membuat responden tidak puas terhadap presiden yaitu bantuan yang tidak merata, lapangan kerja atau pengangguran, dan gagal menangani mafia minyak goreng.

Sementara mayoritas publik yang puas dengan presiden beralasan membangun infrasruktur, kinerjanya sudah bagus, memberi bantuan kepada rakyat kecil, dan orangnya baik.

Isu Minyak Goreng

Isu minyak goreng ini menjadi salah satu isu yang berkaitan langsung dengan tingkat kepuasan karena produk ini menyumbang tingginya tingkat inflasi.

Survei ini juga menunjukkan penurunan kepuasan publik disebabkan karena kesenjangan antara ekspektasi kebijakan dengan realitas di lapangan terkait penanganan minyak goreng.

Baca Juga  Presiden Panggil Pejabat Polri ke Istana Negara, Berikut Keterangan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Selain itu, 54,9 persen responden mengaku pernah mendengar bantuan langsung tunai minyak goreng. Namun, 62,3 persen dari yang mendengar mengaku tidak menerima BLT.

“Jadi tingkat kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng menurun, tetapi dari sisi harga itu di luar keterjangkauan rakyat,” tambahnya.

CELIOS: Kebijakan Pemerintah Tak Berdampak pada Masyarakat

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan survei ini mengonfirmasi bahwa kebijakan minyak goreng yang diambil pemerintah tidak berdampak di masyarakat. Ia beralasan harga minyak goreng kemasan justru mengalami kenaikan dalam 1 bulan terakhir menjadi sekitar Rp. 24.500,-.

Sementara untuk minyak goreng curah dengan harga Rp 14 ribu per liter, kata Bhima, masih sulit dilakukan dan ditemukan kebocoran.

Belum lagi, petani sawit yang mengeluhkan harga minyak sawit mentah (CPO) turun, tapi masih harus membeli minyak goreng dengan harga tinggi.

“Artinya disitu ada penurunan daya beli terhadap minyak goreng. Bahkan terjadi di petani kelapa sawit,” tutur Bhima Yudhistira.

Bhima menambahkan dampak inflasi tidak hanya berpengaruh terhadap kepercayaan publik kepada pemerintahan. Namun, publik juga khawatir terhadap kenaikan suku bunga dan harga bahan pokok yang tidak turun.

Ditambah lagi, BLT yang diberikan pemerintah tidak akan mencukupi jika harus diberikan kepada 100 juta golongan tidak mampu. Karena itu, ia meminta pemerintah tidak menganggap enteng dan mencari solusi atas inflasi.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: kepercayaan publik terhadap PresidenLembaga Survei Indikator Politik IndonesiaPresiden Jokowi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Video Call Atlet Sepeda Peraih Medali di Ajang Sea Games 2022, Kapolri: “Luar Biasa Semangatnya, Indonesia Sangat Bangga”

Post Selanjutnya

KPK Terima 395 Laporan Objek Gratifikasi Mencapai Rp 247 Juta Terkait Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah

RelatedPosts

Foto: Joko widodo (Istimewa)

Raja Juli Tegaskan Jokowi Belum Resmi Anggota PSI Meski Siap Mati-matian Bekerja

1 Februari 2026
Penggilingan padi di Banjar Riang Tengah, Penebel, Tabanan, Bali, mengandalkan listrik andal PLN untuk menjaga kelancaran produksi. Dukungan sektor industri ikut mendorong penjualan listrik 2025 mencapai 317,69 TWh

Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh di 2025

1 Februari 2026

Perkuat Integritas Peradilan, BNN dan KY Bersinergi Tangani Kejahatan Narkotika

31 Januari 2026
Sertijab Pejabat Utama Mabes Polri dan Kapolda jajaran di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jumat (30/1/2026)

Sertijab Pejabat Utama dan Kapolda: Tour of Area dan Tour of Duty Perkuat Profesionalisme Polri

31 Januari 2026
Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Post Selanjutnya

KPK Terima 395 Laporan Objek Gratifikasi Mencapai Rp 247 Juta Terkait Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah

Antisipasi Penyebaran PMK Hewan Ternak, Kapolres Garut Terjun Langsung ke Peternakan Warga

Discussion about this post

KabarTerbaru

Interpol Resmi Terbitkan Red Notice, Polri Intensifkan Perburuan Riza Chalid

1 Februari 2026
Foto: mantan ketua KPK Abraham Samad (Istimewa)

Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Presiden Prabowo, Bahas Revisi UU KPK hingga Oligarki 9 Naga

1 Februari 2026
Foto: Joko widodo (Istimewa)

Raja Juli Tegaskan Jokowi Belum Resmi Anggota PSI Meski Siap Mati-matian Bekerja

1 Februari 2026
Penggilingan padi di Banjar Riang Tengah, Penebel, Tabanan, Bali, mengandalkan listrik andal PLN untuk menjaga kelancaran produksi. Dukungan sektor industri ikut mendorong penjualan listrik 2025 mencapai 317,69 TWh

Konsumsi Listrik Nasional Tumbuh, PLN Catat Penjualan 317,69 TWh di 2025

1 Februari 2026
Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN

Doa Satu Abad NU di IKN, Basuki: Nusantara Disiapkan Jadi Laboratorium Kerukunan

1 Februari 2026
Ketua KPK Setyo Budiyanto bersama jajaran dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Rabu (28/1/2025)

KPK Cetak Rekor Asset Recovery 2025 Lampaui Rp1,5 Triliun Hingga Terapkan KUHP-KUHAP Baru

31 Januari 2026

Jokowi Sebut PSI Partai “Super TBK”, Siap Turun Langsung dan Bekerja Mati-Matian untuk PSI

31 Januari 2026

Perkuat Integritas Peradilan, BNN dan KY Bersinergi Tangani Kejahatan Narkotika

31 Januari 2026
Sejumlah pimpinan OJK mengundurkan diri usai IHSG anjlok dua hari berturut-turut. Dirut BEI juga mundur setelah indeks sempat kena trading halt.

Jajaran Pimpinan OJK Ramai-Ramai Mundur Usai IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun

31 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Abraham Samad Ungkap Pertemuan dengan Presiden Prabowo, Bahas Revisi UU KPK hingga Oligarki 9 Naga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim Tidak Banding di Perkara PGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com