• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, April 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Fahri Hamzah Bertemu Novel Baswedan. Ini Obrolan Lengkapnya

Kabariku oleh Kabariku
24 Juli 2022
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Pertemuan antara mantan penyidik senior Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah viral di media sosial.

Pertemuan itu diunggah akun Twitter Fahri Hamzah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

”Terima kasih bang Novel…Untuk makan malam dan percakapannya…,” tulis Fahri dalam unggahannya, Rabu Kamis (20/7/2022).

RelatedPosts

Mahasiswa UNPAM Desak Usut Dalang Penyerangan Andrie Yunus, Minta Aktor Intelektual diungkap

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

Novel pun membalas unggahan Fahri dengan ucapan terima kasih.

“Terima kasih bang @Fahrihamzah atas kehadiran dan bincang2 seru di Podcast NovelBaswedanOfficial. Terima kasih juga kepada Uda @charlessimabura yg telah mjd moderator dlm bincang2 ini,” tulis novelbaswedanofficial.

Fahri mengunggah foto pertemuan itu selang sehari setelah video podcast terbaru Novel yang membahas sikap Wakil Ketua Umum Partai Gelora ini terhadap KPK.

Dalam podcast tersebut, Novel Baswedan bermaksud meluruskan pemahaman Fahri Hamzah yang kini menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gelora tersebut tentang korupsi

”Ketika ada tokoh yang bicaranya salah, mungkin karena menerima informasi yang ngga pas. Maka itu perlu diluruskan. Nggak boleh dibiarkan,” ujar Novel dalam video berjudul “Novel Baswedan Serang Fahri Hamzah???”.

Novel pun menegaskan kesediaannya untuk bertemu dan berdiskusi langsung dengan Fahri.

“Ada netizen mengatakan, bagaimana kalau bertemu langsung. Saya bilang boleh. Nanti kita atur, kalau nggak mau disini ya di tempat lain, boleh,” terangnya.

“Debat Fahri Hamzah vs Novel Baswedan” diunggah Podcast NovelBaswedanOfficial, selaku moderator Charles Simabura mengatakan, Dunia maya per-twitrer-an panas karena perdebatan dua kelompok yang saling mengungkapkan dalilnya, antara Fahri Hamzah dan Novel Baswedan

“Ini debat tentang KPK, akan kita diskusikan,” Charles mengawali obrolan, dikutip Sabtu (23/7/2022).

Baca Juga  KPK Mulai Sebar Kuisioner SPI 2024: Berani Mengisi Habisi Korupsi

Fahri mengaku, Meskipun selama belasan tahun berkecamuk namun ini kali pertama dirinya bertemu dengan Novel.

“Katakan lah saya mengikuti beliau, begitu pun beliau mengikuti saya tapi memang wallohu’alam tiba-tiba Alloh pertemukan kita di panggung sosial media,” ujar Fahri.

Fahri berujar merasa bersyukur bisa bertemu dengan Novel, setelah ‘peristiwa lalu’.

Senada dengan ungkapan Novel, setelah lama mengikuti dalam konteks pendapat-pendapat Fahri.

“Bang Fahri sebagai orang yang memperhatikan banyak hal. Saya juga tetarik karena bang Fahri banyak menyampaikan hal yang bagus,” kata Novel.

Hanya saja Novel melihat ada pendapat Fahri yang agak sedikit berbeda pandangannya saat melihat KPK.

“Dan itu membuat saya sempat berpikir,  bang Fahri ini ada informasi apa sehingga punya pandangan seperti itu,” ujar Novel.

Untuk alasan itu Novel merasa perlu dibicarakan, tentunya terkait anak bangsa yang banyak memikirkan tentang negaranya.

“Saya yakin bang Fahri punya banyak kerisauan tentang bangsa dan negara. Saya sejak awal ketika mengambil jalan untuk keluar dari Polri untuk berdedikasi memberantas korupsi, karena saya melihat betapa korupsi itu sangat merisaukan,” terang Novel.

Fahri menanggapi, bahwa harusnya pertemuan dengan Novel bisa dalam dua kemungkinan di masa lalu.

“Satu, saya pengawas negara harusnya saya ada rapat yang mengawasi beliau (Novel). Ketika saya di Centuri,” ujar Fahri.

Kesempatan kedua, kata Fahri, ketika penangkapan KPK.

“Padahal kalau jadi target ditangkap juga, tapi saya berani karena engga,“ canda Fahri.

Membahas ‘festivalisasi’ Pembahasan Korupsi dan Politisasi begitu kuatnya mengendalikan.

“Saya seorang pembelajar, selama di DPR. Saya tidak berpedidikan yang cukup tinggi tapi membaca cukup serius,” akunya.

Minat membaca menurut Fahri mengajarkan untuk tidak melihat persoalan tanpa melihat kerangka besarnya.

Baca Juga  52 Tahanan KPK Laksanakan Salat Iduladha 1444 H Dipusatkan di Rutan Pomdam Jaya Guntur

“Saya selalu melihat ada tiga perspektif untuk ditelusuri untu melihat persoalan,” paparnya.

Pertama, harus ada  pemahaman teoritis karena itu akan mengantar saat melihat satu lembaga atau eksistensi satu persoalan.

“Sama halnya ketika nanti kita melihat apa yang terjadi di Polri hari ini, sama melihat institusinya seperti apa, perilaku manusianya bagaimana,” lanjutnya.

Fahri menyebut, Ketika menulis buku pertama tahun 2012 tentang KPK cukup serius setelah pidato panjang tentang pesan politik SBY “Power Must Not Go Unchecked”.

“Saat saya melihat eksekutif mulai geger melihat sepak terjang KPK termasuk adanya pasal-pasal yang akhirnya eksekutif merasa tidak mampu di link dengan keadaan,” katanya.

Hingga saat berkampanye bagaimana memberantas korupsi tentu semua pihak setuju perkuat KPK namun pada sisi lain, saat sudah masuk dalam kekuasaan menjadi ambigu.

“Karena faktanya, dalam tubuh kekuasaan banyak celah korupsi, semua kekuasaan ini pada dasarnya tidak mengerti bagaimana cara mengatasi,” ujarnya.

Paska demokrasi pun begitu, adanya dilema dengan organ tambahan, Fahri menyebut KPK.

“Demokrasi secara teoritis kan mau pindah kepada represi kesadaran, makanya central powernya dilucuti,. Amandemennya itu melucuti kekuasaan eksekutif,” tukasnya.

Lahirnya KPK bagi Fahri adalah akselelator, dengan dasar Undang- Undang KPK.

“Kadang kita engga sadar, kaya ayam kalau diadu. Saat kita bekerja bisa tidak sadar bahwa ada persoalan yang tidak akan selesai,” cetusnya.

Novel menambahkan, Upaya korupsi itu tidak hanya cukup dengan ditindak saja. Namun harus beriringan antara, pencegahan, pendidikan dan penindakan.

“Ketika ketiganya berjalan itu akan berjalan, tentunya butuh kritik juga yang konsisten, kritik jujur,” kata Novel.

Sementara kata Fahri, Migrasi dalam bentuk demokasi itu membutuhkan pembenahan menyeluruh.

Baca Juga  KPK: Penetapan Tersangka Berdasarkan Fakta Hukum, Bukan Rezim yang Berkuasa

“Begitu kita masuk ke sistem demokarsi, pertama adalah aturan atau teks harus disisir, peluang itu dari banyak interaksi. Dengan sistem peluang itu akan tertutup. Gunakan lah wibawa Undang-Undang kedisplinan untuk membangun kedisplinan yang masif,” tandasnya.***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Debat Fahri Hamzah vs Novel BaswedanFahri HamzahKomisi Pemberantasan KorupsiMantan KPK vs Mantan Wakil Ketua DPRnovel baswedanPartai Gelora
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPK Sidik Terkait Dugaan Korupsi Laporan Keuangan PUPR dan BPK Sulawesi Selatan TA 2020

Post Selanjutnya

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Antara Pemkab Solok dan Pemkot Solok

RelatedPosts

Foto ilustrasi (Istimewa)

Mahasiswa UNPAM Desak Usut Dalang Penyerangan Andrie Yunus, Minta Aktor Intelektual diungkap

18 April 2026
foto dok. Teddy Friends

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

16 April 2026

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

16 April 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

Koordinator Siaga 98 Nilai Laporan Faizal Assegaf terhadap Jubir KPK Tidak Tepat

14 April 2026

BNN Perkuat Pendekatan Rehabilitasi, Sinergi Kemen Imipas Optimalkan P4GN

14 April 2026

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

11 April 2026
Post Selanjutnya

KPK Fasilitasi Serah Terima Aset Antara Pemkab Solok dan Pemkot Solok

IPW Soroti Ketidakprofesionalan dan Diskriminasi Polresta Bogor Kota Tangani Perkara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ocean Nusantara Grup bentuk dua anak usaha untuk pengembangan Tanjung Carat.(Foto: Istimewa)

Ocean Nusantara Grup Bentuk Dua Anak Usaha Dukung Pengembangan Tanjung Carat

18 April 2026

Arahan Presiden Prabowo: Peran Ketua DPRD Kunci Sukses Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

18 April 2026
Dyla Alamanda SMPN 3 Karangtengah Cianjur Juara Monolog Puisi

SMPN 3 Karangtengah Sabet Piala Lomba Monolog Gema Sastra Zenith SMANDA Cianjur

18 April 2026
dok Kabariku/Kris NTT

Suara Anak Negeri dari Mamasa: Empat Tahun Tanpa Pelajaran Agama

18 April 2026
Foto bersama

Puluhan Warga Ikuti Layanan KB MOW di Garut, Prioritaskan Keluarga Kurang Mampu

18 April 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

Mahasiswa UNPAM Desak Usut Dalang Penyerangan Andrie Yunus, Minta Aktor Intelektual diungkap

18 April 2026
Oesman Sapta saat memberikan keterangan pers kepada awak media dalam acara Seleknas KKI 2026 di Jakarta (Foto:Irfan/kabariku.com)

KKI Gelar Seleknas 2026, OSO Ingatkan Sportivitas Jadi Kunci Prestasi Dunia

18 April 2026
Panas Bumi Area Kamojang - Kawah Kareta - dok Kabariku/Boelan

Pandangan ADPPI atas Gagasan Menteri Keuangan Purbaya terkait Penataan Geo Dipa dan PNM dalam Ekosistem BUMN Panas Bumi dan Transisi Energi Nasional

18 April 2026
dok BNN RI

BNN dan BRIN Akselerasi Riset Hadapi Ancaman Zat Psikoaktif Baru

18 April 2026

Seskab Teddy Ungkap Pertemuan Presiden Prabowo dan Dasco di Istana

17 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com