• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Belanja Sayur Online Meningkat Selama Pandemi COVID-19

Redaksi oleh Redaksi
9 April 2020
di Ekonomi
A A
0
Fajar Taufik Hidayatullah, pendiri TukangSayur.co. (*)

Fajar Taufik Hidayatullah, pendiri TukangSayur.co. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Kebijakan pemerintah agar masyarakat menjaga jarak (social/physical distancing) guna mengantisipasi penyebaran Covid-19, mendongkrak permintaan kebutuhan rumah tangga sehari-hari lewat online.

Dari data Google Trends, terjadi kenaikan signifikan pada pencarian kebutuhan rumah tangga seperti sayur, beras, dan daging secara online. Pada 3 Maret 2020, pencarian untuk sayur mendapat skor sebanyak 58, daging 44, dan beras 44.

ADVERTISEMENT

Grafiknya terus merangkak naik, hingga pada 31 Maret 2020, skor untuk pencarian sayur mencapai 97, daging 60, dan beras 63. Pencarian sayur mencapai titik populer (skor 100) pada 25 dan 29 Maret 2020.

RelatedPosts

Menkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO, Negara Rugi Bertahun-tahun

Pemerintah Siapkan Regulasi Berlapis Dukung Cashless Payment UMKM

Jejak Karier Maroef Sjamsoeddin, Purnawirawan TNI AU yang Kini Memimpin MIND ID

Peningkatan animo masyarakat terhadap penjualan sayur melalui daring, diakui Head of Business Development TukangSayur.co. Fajar Taufik Hidayatullah. Start-up yang dikembangkan PT Mahakarya Tukang Sayur Indonesia ini, diburu ibu-ibu rumah tangga untuk memenuhi kebutuhan belanja sehari-hari. Tak heran di saat anjuran pemerintah untuk #DiRumahAja, permintaan sayur online melonjak tajam.

“Order per hari saat ini naik sekitar 2 sampai 3 kali dari order yang biasa kami kirimkan. Naiknya sekitar 300 %,” jelas Fajar Taufik Hidayatullah, Kamis (9/4/2020).

Fajar mengatakan, lonjakan permintaan tersebut karena platformnya tetap melayani masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami menilai ini saatnya fresh market online kami tampil dan tetap live di tengah yang lain tutup sementara, makanya kami sampai kewalahan melayani pesanan dan pengantaran,” sambungnya.

Menurut Fajar, salah satu mitra yang biasanya hanya melayani 10-20 pesanan bisa menerima hingga 100 pesanan sehari. Karena itu, untuk meningkatkan layanan dan pengiriman jumlah mitra ditambah dari semula 1 menjadi 7 Mitra dalam radius tertentu.

Baca Juga  Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Mulai Diuji Coba Pemerintah

Hal ini dinilai perlu guna menjaga komitmen mengantar pesanan yang dilakukan melalui aplikasi hari ini, dikirim pukul 06.00-10.00 esok harinya. Sementara platform sejenis lainnya pengantaran 2-3 hari. Selain TukangSayur.co, ada pula sederet situs adan aplikasi penyedia bahan masakan segar hingga olahan online, seperti Sayur Box Tani Hub, Happy Fresh, dan lainnya.

“Mitra kami sempat kewalahan penuhi permintaan jadi pengantaran molor hingga pukul 3 sore,” ungkapnya.

Lebih lanjut Fajar mengatakan, budaya belanja masyarakat ke pasar tradisional jadi pondasi bisnis yang menjembatani antara penjual kebutuhan sehari hari dengan konsumen yang sebagian besar ibu-ibu rumah tangga. Dengan mencarikan pesanan dari pasar tradisional, petani dan pasar modern membuat jumlah item yang ditawarkan kian bervariasi, mulai dari sayur, beras, ikan, daging, frozen food dan lainnya.

Saat situasi pandemi Covid-19 ini, tukang sayur online ini menerapkan standar ketat pada mitra untuk menjaga kehigienisan pesanan konsumen.

“Semua tim Mitra kami wajib mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer serta masker baik saat belanja pesanan, maupun handling, packaging hingga pengiriman pesanan,” kata Fajar.

ia menambahkan, jika sebelumnya sebagian besar mitra TukangSayur.co adalah tukang sayur keliling, lain halnya dengan kini.

“Dengan bergesernya gaya hidup masyarakat ke belanja online termasuk sayuran dan kebutuhan harian, serta jumlah pesanan terus naik, menarik banyak kalangan mulai dari ibu rumah tangga, pengusaha, hingga manajer perusahaan untuk terjun menjadi entrepreneur dengan bergabung sebagai mitra kami,” paparnya. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: belanja daringFajar Taufik HidayatullahTukangSayur.co
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Menpan RB Larang ASN Mudik di Tengah Pandemi Covid-19

Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: “Glenn Fredly Telah Berpulang, Tapi Karyanya Tetap Abadi”

RelatedPosts

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa/Kemenkeu

Menkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO, Negara Rugi Bertahun-tahun

5 Februari 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra usai memaparkan Mitigasi Risiko TPPU, TPPT, PPSPM dengan petinggi BRI (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Pemerintah Siapkan Regulasi Berlapis Dukung Cashless Payment UMKM

3 Februari 2026
Maroef Sjamsoeddin/MIND ID

Jejak Karier Maroef Sjamsoeddin, Purnawirawan TNI AU yang Kini Memimpin MIND ID

3 Februari 2026
Sejumlah pimpinan OJK mengundurkan diri usai IHSG anjlok dua hari berturut-turut. Dirut BEI juga mundur setelah indeks sempat kena trading halt.

Jajaran Pimpinan OJK Ramai-Ramai Mundur Usai IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun

31 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026
Post Selanjutnya

Presiden Jokowi: "Glenn Fredly Telah Berpulang, Tapi Karyanya Tetap Abadi"

Imbauan Tak Keluar Rumah Total Selama Tiga Hari, Ini Kata BNPB

Discussion about this post

KabarTerbaru

Lembaga Advokasi Soroti Pertaruhan Reputasi MA di Balik Pemilihan Calon Hakim MK Usulan MA

8 Februari 2026
Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat mengikuti Pembukaan Dikreg LXVII Seskoad (FI6H7ER)

Seskab Teddy Jalani Dikreg Seskoad Sekaligus Studi Doktoral di ITB, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

8 Februari 2026
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Refleksi 18 Tahun Gerindra, Dasco: Kader Harus Amanah dan Tetap Membumi Bersama Rakyat

7 Februari 2026

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Ketua KPK: Akuntabilitas Rendah Picu Transaksi Kekuasaan

7 Februari 2026
dok BPMI Setpres

Traktat Keamanan RI-Australia, Menlu: Lanjutan Kerja Sama 2006 untuk Stabilitas Regional

7 Februari 2026

Sinergi BERSATHU dan Indosat Wujudkan Digitalisasi Travel Haji-Umrah Profesional dan Amanah

7 Februari 2026
Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hasan

Tragedi Siswa SD NTT, EN LMND: Fokus Perbaikan Implementasi Pendidikan Tanpa Narasi Politis

7 Februari 2026
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memaparkan kasus suap hakim Depok (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Resmi Menahan Tersangka Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

6 Februari 2026
YAM justru divonis 1,5 tahun penjara dalam kasus CV AF di Bantul (Foto:Istimewa)

Jaminkan Rumah demi Bantu Tetangga, YAM Divonis 1,5 Tahun Penjara

6 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar Terpilih Jadi Ketua KAUP FHUP, Alumni Nilai Sosoknya Tenang dan Konsisten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Gratifikasi Dana BOS Mencuat, Bupati dan Kadis PPO Manggarai Timur Dilaporkan ke KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriyati Hoegeng Tutup Usia di Umur 100 Tahun, Sosok Pendamping Jenderal Hoegeng yang Bersahaja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interpol Resmi Terbitkan Red Notice, Polri Intensifkan Perburuan Riza Chalid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com