• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Kurs Rupiah Tertekan, Founder Kontra Narasi Soroti Impor Migas dan Program Ambisius Pemerintah

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
1 Juni 2026
di Ekonomi
A A
0
Ilustrasi foto (Istimewa)

Ilustrasi foto (Istimewa)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku.com – Nilai tukar rupiah yang terus tertekan terhadap dolar Amerika Serikat kembali memunculkan kekhawatiran baru. Di tengah kurs yang disebut telah mendekati level Rp18.000 per dolar AS, berbagai faktor mulai disorot, mulai dari membengkaknya impor energi hingga program-program pemerintah yang dinilai menguras anggaran negara.

Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama, menilai kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut tanpa langkah kebijakan yang berani dari pemerintah. Menurutnya, tekanan terhadap rupiah bukan sekadar persoalan pasar keuangan, melainkan juga cerminan dari beban fiskal dan kebutuhan devisa yang semakin besar.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Kurs 1 USD ke rupiah sudah mendekati 18 ribu. Ini harus ada kebijakan berani dari pemerintah,” kata Sandri.

RelatedPosts

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

Wamendes PDT Dukung Gagasan B8C Kaltim Bangun Desa Pertanian Modern, Siap Perkuat Ketahanan Pangan

Kemendag Tangani 1.911 Layanan Konsumen di Semester I 2026, Pengaduan Elektronik hingga Paylater Mendominasi

Ia menyoroti tingginya biaya impor minyak dan gas bumi (migas) yang terus membengkak. Kondisi tersebut, menurutnya, ikut menggerus cadangan devisa negara karena kebutuhan dolar untuk membayar impor energi semakin besar dari waktu ke waktu.

Sandri bahkan mengusulkan langkah yang selama ini dianggap sensitif secara politik, yakni menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk menekan impor migas sekaligus mengurangi beban subsidi yang selama ini membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Biaya impor migas kita sangat membengkak, akhirnya menekan cadangan devisa. Jadi kalau bisa naikkan saja harga BBM agar bisa menekan biaya impor kita dan mengurangi beban subsidi BBM yang menguras APBN. Presiden harus berani mengambil sikap, jangan sampai kita seperti Somalia dan Zimbabwe,” ujarnya.

Baca Juga  Dampak Pandemi Covid-19, 700 Pekerja Garuda Diputus Kontrak Usai Dirumahkan Sejak Mei

Selain persoalan impor energi, Sandri melihat pasar saat ini juga dibayangi kekhawatiran terhadap kondisi fiskal pemerintah. Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi defisit anggaran yang disebut semakin mendekati batas maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurutnya, situasi tersebut terjadi ketika penerimaan pajak belum menunjukkan performa yang cukup kuat untuk menopang berbagai kebutuhan belanja negara yang terus meningkat.

Di sisi lain, permintaan terhadap valuta asing (valas) juga mengalami kenaikan yang bersifat musiman. Kebutuhan pembayaran utang luar negeri, repatriasi dividen perusahaan swasta maupun BUMN, hingga impor bahan baku industri menjadi faktor yang ikut mendorong tingginya permintaan dolar AS.

Sandri juga menyinggung sejumlah program pemerintah yang membutuhkan alokasi dana besar. Ia menilai kebutuhan pembiayaan untuk berbagai program strategis berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap keuangan negara apabila tidak diimbangi dengan sumber penerimaan yang memadai.

“Permintaan valas meningkat secara musiman untuk berbagai keperluan, seperti pembayaran utang luar negeri, repatriasi dividen perusahaan baik swasta maupun badan usaha milik negara, dan kebutuhan operasional impor bahan baku serta pengeluaran program-program ambisius pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis yang benar-benar menguras anggaran negara,” katanya.

Pelemahan rupiah sendiri menjadi isu yang sensitif karena berdampak langsung terhadap berbagai sektor. Selain meningkatkan biaya impor, kurs yang melemah juga berpotensi mendorong kenaikan harga barang dan jasa di dalam negeri, terutama yang masih bergantung pada bahan baku impor.(Bemby)

ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK Optimalkan Asset Recovery, 74 Lot Barang Rampasan Korupsi Dilelang Juni 2026

Post Selanjutnya

Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

RelatedPosts

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Wamendes PDT Dukung Gagasan B8C Kaltim Bangun Desa Pertanian Modern, Siap Perkuat Ketahanan Pangan

16 Juli 2026

Kemendag Tangani 1.911 Layanan Konsumen di Semester I 2026, Pengaduan Elektronik hingga Paylater Mendominasi

15 Juli 2026

Tinggalkan Open Dumping, Menteri Jumhur Ajak Daerah Bangun Pengelolaan Sampah Modern Berbasis Ekonomi Sirkular

13 Juli 2026

Bursah Zarnubi: Apkasi Siap Buka Pintu Lebar bagi Investor Tiongkok, Fokus Perkuat Hilirisasi Daerah

10 Juli 2026

Hatta Taliwang: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Bukan Ciptakan Rente Baru

9 Juli 2026
Post Selanjutnya

Senyum dan Gandengan Tangan Prabowo-Megawati di Hari Lahir Pancasila: Simbol Persatuan Nasional

KPK: Pancasila sebagai Pandu Pemberantasan Korupsi dan Fondasi Moral Pemerintahan yang Bersih

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dr. Ismed Inonu Hadiri Forum Dekan AIPKI 2026 dan Pelantikan Pengurus Wilayah I Sumatera, Perkuat Peran FKIK UBB di Tingkat Nasional

17 Juli 2026

Fenomena Rashdul Qiblat: Kemenag Catat 725.669 Titik Ikuti Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026

17 Juli 2026

DPAD Kota Tangerang Buka AI Content Creation Bootcamp Gratis, Peserta Dapat Sertifikat Digital

17 Juli 2026

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

DPRD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Aset dan PAD dalam Rekomendasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

17 Juli 2026

Tersangka TPPU Dilimpahkan ke Kejagung, Don Ritto Bantah Uang dan Emas Sitaan Berasal dari Korupsi

17 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com