JAKARTA, KABARIKU – Penjabat Sementara (Pjs.) Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Bangka Belitung (UBB), Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., menghadiri rangkaian Forum Dekan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran Indonesia (AIPKI) Tahun 2026 yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Salemba, Jakarta, pada 16–18 Juli 2026.
Forum tersebut menjadi wadah strategis bagi para pimpinan fakultas kedokteran dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi terhadap berbagai kebijakan nasional, serta merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan kedokteran di Indonesia.Berbagai agenda strategis dibahas dalam forum, mulai dari penguatan tata kelola fakultas kedokteran, peningkatan kualitas pendidikan profesi dokter, pengembangan rumah sakit pendidikan, kolaborasi riset, hingga strategi mencetak lulusan dokter yang kompeten, profesional, dan mampu menjawab tantangan pelayanan kesehatan di masa depan.
Pada 17 Juli 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pelantikan Pengurus AIPKI Wilayah I Sumatera yang dilaksanakan di Gedung Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) FK UI. Dalam kesempatan tersebut, kepengurusan AIPKI Wilayah I Sumatera resmi dikukuhkan di bawah kepemimpinan Prof. Dr. dr. Muh. Irsan, M.Biomed., selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar fakultas kedokteran di wilayah Sumatera, sehingga pengembangan pendidikan kedokteran dapat berjalan lebih terarah dan saling mendukung.Bagi FKIK Universitas Bangka Belitung, keikutsertaan dalam forum dan pelantikan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk terus berperan aktif dalam pengembangan pendidikan kedokteran nasional.

Selain memperluas jejaring kerja sama, forum ini juga menjadi sarana bertukar pengalaman dan menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam pengembangan FKIK UBB.Pjs. Dekan FKIK UBB, Dr. Ir. Ismed Inonu, M.Si., mengatakan bahwa keikutsertaan FKIK UBB dalam Forum Dekan AIPKI bukan sekadar memenuhi agenda organisasi, tetapi menjadi kesempatan berharga untuk membangun kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan kedokteran di Indonesia.
“Forum ini memberikan banyak masukan dan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Banyak hal yang dapat diadopsi untuk memperkuat tata kelola fakultas, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas kerja sama dengan berbagai institusi. Harapannya, FKIK UBB dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak dokter yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” ujar Dr. Ismed.

Ia menambahkan, tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks menuntut seluruh institusi pendidikan kedokteran untuk terus beradaptasi dan berinovasi. Karena itu, sinergi antarfakultas melalui AIPKI dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas pendidikan kedokteran secara berkelanjutan.
“Kami berharap melalui forum seperti ini, FKIK UBB dapat terus memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan mutu akademik, serta membangun kolaborasi yang lebih luas demi mendukung pembangunan kesehatan, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” tambahnya.
Melalui partisipasi aktif dalam Forum Dekan AIPKI 2026, FKIK Universitas Bangka Belitung optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat eksistensinya sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran yang terus berkembang di Indonesia.


















Discussion about this post