• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Maret 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Bus Antikorupsi: Menyisir 1.700 KM Daratan Jawa, Tebar Nilai Antikorupsi

Redaksi oleh Redaksi
13 September 2024
di Dwi Warna, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Tepat 5 bulan lalu, publik menyaksikan pelepasan bus berwarna biru langit dengan sentuhan elemen kuning dan merah, pergi menjelajahi Pulau Jawa. Hal ini jadi pertanda bahwa kegiatan Roadshow Bus Antikorupsi kembali dimulai, khususnya tahun 2024.

Secara formal, Roadshow Bus Antikorupsi dimulai pada 30 Mei 2024 di Kabupaten Bangkalan, bagian Timur Pulau Jawa. Tahun ini, Roadshow Bus Antikorupsi membawa semangat pesan “Hajar Serangan Fajar” yang bertujuan mengajak masyarakat untuk menolak, menghindari, dan membentengi diri, dari politik uang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Roadshow Bus Antikorupsi ini merupakan program dari Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Ditpermas), di bawah Direktorat Sosialisasi Kampanye (Soskam) KPK. Terdapat 12 daerah di 4 Provinsi atau persisnya 8 Kabupaten dan 4 Kota yang disinggahi.

RelatedPosts

KPK Bongkar Pemalsuan Cukai Rokok Lewat Suap

BGN Tegaskan Skema Rp6 Juta per Hari Lebih Efisien dan Minim Risiko Negara

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

Adapun wilayah yang jadi persinggahan meliputi: Kabupaten Bangkalan (30 Mei-2 Juni); Kabupaten Bojonegoro (6-9 Juni); Kota Surabaya (13-16 Juni); Kabupaten Brebes (27-30 Juni); Kabupaten Wonosobo (4-7 Juli); Kota Semarang (11-14 Juli); Kabupaten Cianjur (25-28 Juli).

Kemudian Kabupaten Bandung Barat (1-4 Agustus); Kota Bandung (8-11 Agustus); Kabupaten Lebak (23-25 Agustus); Kabupaten Pandeglang (29 Agustus – 1 September); dan Kota Serang (5-8 September).

Tak terasa, berkelana selama 110 hari, menyusuri 1.700 KM sepanjang Pulau Jawa, Bus Antikorupsi telah kembali ke ‘garasi’. Pendekatan pendidikan pemberantasan korupsi itu pun berbuah capaian manis. Tahun ini, KPK mencatat sebanyak 2 juta masyarakat Indonesia telah terpapar edukasi nilai antikorupsi.

Pemberantasan korupsi melalui kegiatan edukasi lewat Roadshow Bus Antikorupsi ini menjadi penting, demi meningkatkan kesadaran masyarakat. Utamanya, bahwa pengetahuan bahaya laten korupsi pada masyarakat dilihat dari sektor apa pun, merugikan banyak orang. Sehingga tegaknya nilai antikorupsi jadi ‘bekal’ agar masyarakat tidak terpapar.

Baca Juga  KPK Lakukan Tangkap Tangan Terkait Pengurusan Perkara di Mahkamah Agung

“Barangkali bisa kita sebutkan upaya apa pun yang kita lakukan, kalau tidak bergandengan tangan dengan keterlibatan masyarakat, hanya sia-sia. Karena itu, keterlibatan masyarakat membantu program-program antikorupsi menjadi langkah baik pemberantasan korupsi,” tegas Ketua KPK Nawawi Pomolango, saat Roadshow Bus Antikorupsi di Bandung.

Bentengi Diri, Berani Tolak Politik Uang

Semangat pesan “Hajar Serangan Fajar” ini merupakan salah satu implementasi dari 9 nilai antikorupsi KPK, yakni JUMAT BERSEPEDA KK (Jujur, Mandiri, Tanggung Jawab, Berani, Sederhana, Peduli, Disiplin, Adil, dan Kerja Keras). Dimana poin jujur, dalam pemilihan kepala daerah oleh masyarakat, jadi salah satu hal wajib yang perlu ditegakkan.

Fenomena kontestasi politik kerap membuat seseorang terjerumus dalam situasi politik uang. Tanpa disadari, tak hanya aktor politik, namun juga masyarakat ikut terlibat. Karenanya, KPK meyakini peran serta masyarakat sudah seharusnya menjadi garda terdepan membentengi diri dari praktik lancung tersebut.

“KPK perlu menyosialisasikan dan mengampanyekan nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat, terutama menyambut kontestasi Pemilukada serentak tahun 2024 pada November mendatang,” ujar Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Dikpermas) KPK, Wawan Wardiana.

Intensitas ‘tur’ Bus Antikorupsi, yang berakhir di Kota Serang pada 8 September 2024 lalu, telah melahirkan catatan positif.

Harapan besar dihadirkan dari upaya pendekatan pendidikan oleh KPK, sekaligus investasi jangka panjang bagi generasi penerus untuk wujudkan cita-cita Indonesia bebas dari korupsi.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriHajar Serangan FajarJUMAT BERSEPEDA KKKomisi Pemberantasan KorupsiRoadshow Bus Antikorupsi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Presiden Jokowi Canangkan Kawasan Wanagama Nusantara di IKN

Post Selanjutnya

Di Istana Garuda IKN, Presiden Sampaikan Arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna Terakhir

RelatedPosts

Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bongkar Pemalsuan Cukai Rokok Lewat Suap

2 Maret 2026

BGN Tegaskan Skema Rp6 Juta per Hari Lebih Efisien dan Minim Risiko Negara

2 Maret 2026
KPK menggelar konferensi pers terkait penangkapan tersangka baru pejabat Bea Cukai. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Dugaan Korupsi Importasi, KPK Resmi Menahan Tersangka Baru Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu

27 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

Respons “Saweran” Live TikTok Menkeu, KPK Singgung Kisah Integritas Hoegeng

27 Februari 2026

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

26 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Lagi, KPK Tangkap Pejabat Bea Cukai Terkait Suap Impor Barang

26 Februari 2026
Post Selanjutnya

Di Istana Garuda IKN, Presiden Sampaikan Arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna Terakhir

Korban Terakhir Laka Laut Pantai Cikolomberan Ditemukan di Hamparan Karang Pantai Sancang

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ilustrasi Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri)

11 Terdakwa Dituntut Bersalah di Perkara Korupsi Pembiayaan Fiktif Telkom

2 Maret 2026
Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Bongkar Pemalsuan Cukai Rokok Lewat Suap

2 Maret 2026
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi

Kedubes Iran Apresiasi Kesiapan Presiden Prabowo Mediasi Konflik Iran-AS

2 Maret 2026

Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

2 Maret 2026

Bahaya Konflik Timur Tengah dan Perlindungan Terhadap Keselamatan Presiden Prabowo Subianto

2 Maret 2026
Tiga calon Ketua Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) usai mengucapkan sumpah jabatan di Gedung MA RI. (Tangkapan layar YouTube Mahkamah Agung RI)

MA Lantik Tiga Ketua PT TUN

2 Maret 2026
Mantan Wakil Presiden RI Try Sutrisno wafat di usia 90 tahun. (Foto: Istimewa)

Indonesia Berduka, Try Sutrisno Wafat di Usia 90 Tahun

2 Maret 2026

BGN Tegaskan Skema Rp6 Juta per Hari Lebih Efisien dan Minim Risiko Negara

2 Maret 2026
ilustrasi fenomena Blood Moon

Fenomena Langka 3 Maret 2026: Blood Moon Saat Berbuka, Cap Go Meh di Malam Purnama

1 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Penyalahgunaan APBDes 2025, Pemdes Mekarjaya Pastikan Tak Ada Temuan Penyimpangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gugurnya Ayatullah Khamenei: Alarm Arah Politik Luar Negeri Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com