• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Februari 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

DKKG Dorong Pemkab Garut Sediakan Fasilitas Masyarakat Usia Senja “Taman Lansia”

Redaksi oleh Redaksi
22 Agustus 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) H. Irwan Hendarsyah, SE., mengaku tengah memperjuangkan pembangunan fasilitas untuk masyarakat Garut yang usianya memasuki usia senja atau lansia (lanjut usia).

Keinginannya itu telah ia sampaikan kepada Pemkab Garut melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pria yang akrab disapa Kang Jiwan ini menegaskan, tekadnya mendorong pembangunan fasilitas bagi masyarakat yang sudah memasuki masa lansia bisa berupa taman. Adapun ide dan gagasan yang ia sampaikan kepada Pemkab Garut keadalah pembangunan Taman Lansia.

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

“Taman Lansia namanya. Taman ini khusus untuk masyarakat yang sudah tidak muda lagi,” katanya. Kamis (22/08/2024).

Menurut Jiwan, sebagai mahluk sosial, manusia dihadapkan pada berbagai persoalan hidup yang tidak bisa ditawar-tawar, salah satunya perubahan anatomi tubuh. Seiring dengan bertambahnya usia, maka setiap orang juga akan mengalami perubahan lainnya.

“Manusia terlahir sebagai bayi, balita, remaja, dewasa dan menua. Ini adalah siklus alam yang berlaku bagi semua manusia. Seiring dengan perubahan itu, kekuatan dan kemampuan setiap manusia juga berubah. Bagi yang sudah memasuki Lansia, maka kekuatan fisik akan berkurang,” jelasnya.

Untuk itulah, Jiwan melakukan beberapa kajian dan penyesuaian antara perubahan siklus hidup manusia dengan alam sekitarnya. Dari berbagai kajiannya, Jiwan merasa setiap Lansia harus diberikan fasilitas khusus dan dibedakan dengan fasilitas lainnya.

“Taman Lansia ini bisa menjadi wahana bagi masyarakat Lansia untuk beraktivitas, sehingga mereka tidak merasa jenuh. Taman Lansia bisa menjadi wahana silaturahmi dan berkumpul antara sesama lansia, atau wahana memperkuat hubungan antara orang tua dan anak-anaknya,” ungkapnya.

Baca Juga  Kadis LH Kabupaten Garut Ajak Masyarakat Pilah Sampah Sejak Tingkat Rumah Tangga

Bukti Nyata Bakti Kepada Setiap Orang Tua

Pada kesempatan itu Jiwan juga menegaskan, banyak fakta memilukan yang terjadi di lingkungan masyarakat, salah satunya orang tua yang telah memasuki lansia tidak lagi berkumpul dengan anak-anaknya, tetapi malah diasingkan ke tempat penitipan seperti Panti Jompo.

“Fenomena alam yang banyak terjadi di lingkungan kita, ketika anaknya sudah dewasa dan berumah tangga, mereka terpisah dengan kedua orang tuanya. Nah, pada saat itu, banyak orang tua yang hidup menyendiri, sehingga terlilit rasa kesepian. Karena merasa bosan akhirnya sakit. Ada juga yang dititip di Panti Jompo,” paparnya.

Untuk itu, Jiwan berharap, Pemkab Garut bisa secepatnya membangun Taman Lansia yang diperuntukan bagi masyarakat Lansia. Karena taman ini bisa menjadi tempat yang menghibur dan obat alami.

“Saya yakin akan banyak orang tua akan merasa terhibur ketika memiliki tempat khusus seperti Taman Lansia,” katanya.

Jiwan menambahkan, apabila Taman Lansia bisa terwujud, maka tentu akan menjadi maha karya sekaligus bukti bahwa generasi saat ini tidak egois, tidak hanya memikirkan fasilitas yang sesuai dengan keinginannya saja.

“Kita sebagai generasi muda harus memiliki program yang baik bagi setiap Lansia, sebagai bentuk bakti kepada orang tua kita semuanya,” jelasnya.

Jiwan juga menitipkan pesan kepada Pemkab Garut, apabila dibangun Taman Lansia, maka harus disediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti tempat duduk, makanan khusus orang tua, taman bacaan, fasilitas olah raga dan lainnya.

“Bahkan bisa juga disediakan orang yang memiliki kemampuan untuk menghibur orang tua yang sedang terhimpit masalah dan lainnya,” pungkas Jiwan.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: DKKGDLH Kabupaten GarutTaman Lansia
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Aiptu Amaludin Kanit Binmas Polsek Leles Raih Penghargaan Polisi RW Tingkat Polda Jabar

Post Selanjutnya

Temui Massa Demonstran, Baleg DPR RI Pastikan RUU Pilkada Tidak Disahkan Hari Ini

RelatedPosts

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina. Bersama negara-negara Muslim lainnya,(Foto:Biro Presiden)

Rapat Perdana Board of Peace, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza

20 Februari 2026
Post Selanjutnya

Temui Massa Demonstran, Baleg DPR RI Pastikan RUU Pilkada Tidak Disahkan Hari Ini

Aksi Kawal RUU Pilkada Rusuh, TAUD Catat 20 Pendemo Ditangkap 3 Diantaranya Alami Luka Serius

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri Bahlil Ungkap Rencana Tambah Saham Freeport Indonesia dan Perpanjang Kontrak ExxonMobil

22 Februari 2026

BNN Luncurkan Call Center 184, Akses Informasi dan Pengaduan Aktif 7×24 Jam

21 Februari 2026

Pemberontakan Tanpa Manifesto: Resensi Film Nocturama (2016)

21 Februari 2026

Seskab Ungkap Presiden Prabowo Satu-satunya Kepala Negara Gelar Pertemuan Bilateral dengan Trump

21 Februari 2026
Marc Klok turun latihan/persib

Marc Klok Makin Bugar, Siap Kembali Perkuat Persib di Putaran Dua

21 Februari 2026
Jadwal Imsakiyah, Freepik

Jadwal Imsakiyah Garut Hari Ini, Sabtu 3 Ramadhan 1447 H

21 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, secara resmi melantik dan mengambil sumpah 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diselenggarakan di Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (20/2/2026).
(Diskominfo Kab. Garut)

Jabatan Bukan Sekadar Posisi, Bupati Garut Lantik 42 Pejabat Struktural

21 Februari 2026

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com