• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Februari 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Dukung Kinerja Densus 88, Habib Syakur: Negeri Kita Ini Sudah Extra Ordinary Terorisme

Redaksi oleh Redaksi
14 Maret 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid meyakini, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri pasti mengantongi bukti permulaan yang cukup kuat sebelum menangkap pelaku terduga teroris Dokter Sunardi.

Menurut Habib Syakur, Densus 88 melakukan upaya pelumpuhan terhadap terduga teroris tersebut, pastinya mempunyai alasan yang cukup kuat.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Saya sangat mendukung Densus 88 menindak dengan tegas. Densus 88 sudah bekerja sangat baik, sangat sempurna, sudah bekerja dalam kapasitasnya, negeri kita sudah ekstra ordinary terorisme. Sekarang teroris radikal itu tidak bisa ditebak lagi,” kata Habib, dalam keterangannya, Minggu (13/3/2022).

RelatedPosts

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

Namun demikian, Habib Syakur juga menyayangkan, kenapa Densus 88 harus melumpuh dokter Sunardi dengan timah panas. Karena, apabila dokter Sunardi masih hidup, akan bisa menelusuri afiliasi jejaring teroris lainnya.

“Densus 88 semestinya tidak melakukan penembakan perlawanan. Karena kita wajib tahu, dokter ini afiliasi nya memang benar ke Jamaah Islamiyah (JI) atau tidak, dan dokter ini harus dikaji jaringannya kemana saja. Jadi, jangan terkesan di masyarakat Densus 88 menembak karena ada perlawanan sehingga target yang ditangkap itu tidak bisa diidentifikasi lagi jaringannya kemana saja,” tutur Habib Syakur.

Habib Syakur mengingatkan Densus 88 untuk selalu berhati-hati dalam melakukan operasi. Sebab, kesalahan sedikit saja, akan dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok pengusung khilafah untuk mendiskreditkan Densus 88.

“Jadi memang dikesempatan ini Densus 88 selalu diteror dengan narasi-narasi kebencian, seakan-akan Densus 88 tidak manusiawi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Habib Syakur menyarankan, ke depan, pemerintah bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 untuk membuat satu komitmen yaiut, setiap terduga maupun sosok yang ditetapkan sebagai tersangka kasus terorisme, harus ditangkap dalam keadaan hidup, dan harus di umumkan jaringan ke atas nya siapa saja.

Baca Juga  Habib Syakur Ingatkan BNPT Jangan Cepat Simpulkan IKN Steril dari Terorisme dan Radikalisme

“Jadi tidak ada tanda tanya dan kecurigaan di masyarakat,” ujar Habib Syakur.

Habib Syakur berpandangan, masyarakat sekarang ini semakin jeli dan teliti. Masyarakat akan mencari tahu kebenaran Densus 99 dalam bekerja memberantas teroris. Sebab itu, Densus 88 pun harus menyampaikan data komprehensif dalam bertindak untuk meminimalisir kecurigaan-kecurigaan yang muncul.

“Jangan sampai ada anggapan bahwa Densus 88 terkesan bersikap arogan, tidak ada kompromi, dalam artian yang ditangkap itu apa ditembak mati, apa ditangkap hidup-hidup,” ucapnya.

Diketahui, Sunardi merupakan terduga anggota jaringan teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JII). Tak hanya itu, Sunardi juga disebut sempat menjabat sebagai amir khidmat, deputi dakwah dan informasi.

“Yang bersangkutan juga pernah menjabat sebagai amir khidmat,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Ahmad Ramadhan.

Sunardi juga aktif dalam lembaga kemanusiaan Hilal Ahmad Society Indonesia (HASI), yakni kelompok yang diduga bagian dari JI. Hasi sendiri diduga kelompok yang membantu aktivitas terorisme.

Pria yang berprofesi sebagai dokter itu dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Menurut Ketua RT setempat, Sunardi tidak pernah mengikuti kegiatan di kampung di Bangunsari, Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Sukoharjo.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Biro Penerangan Masyarakat PolriDensus 88 AntiterorHabib Syakur Ali Mahdi AlhamidInisiator Gerakan Nurani Kebangsaan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kenali WhatsApp Disadap dan Berikut Tips Cegah WhatsApp Diretas

Post Selanjutnya

Sebut Ada Menkopolhukam dan Mendagri, PDI Perjuangan Pertanyakan Kapasitas Luhut Bicara Pemilu 2024

RelatedPosts

Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026
Post Selanjutnya

Sebut Ada Menkopolhukam dan Mendagri, PDI Perjuangan Pertanyakan Kapasitas Luhut Bicara Pemilu 2024

Hari ke Enam Bertahan di Perairan Sancang Garut Kapten dan Kru Kapal Edricko 3 Menunggu Evakuasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menteri HAM Bertemu Jaksa Agung, Bahas Revisi UU HAM dan Unit Penyidikan Komnas HAM

20 Februari 2026
Iwakum menggelar diskusi publik bertajuk "Menakar Batas Hukum Antara Keputusan Bisnis dan Tindak Pidana Korupsi" di Pati Unus, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Pemerintah Klaim Asset Recovery 2025 Capai Rp28,6 Triliun

20 Februari 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

20 Februari 2026

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

20 Februari 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

Global Fraud Index 2025: Indonesia Negara Paling Gampang Ditipu Kedua Dunia

20 Februari 2026
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Palestina. Bersama negara-negara Muslim lainnya,(Foto:Biro Presiden)

Rapat Perdana Board of Peace, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza

20 Februari 2026
Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026

GT World Challenge Asia 2026 Resmi Digelar di Mandalika, Berikut Jadwal Lengkapnya

20 Februari 2026
Foto ilustrasi (Istimewa)

THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

20 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com