• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 16, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Istana

Tanpa Senyuman, Hanya 20 Menit Presiden Jokowi Berada di Kantor PLN

Redaksi oleh Redaksi
5 Agustus 2019
di Kabar Istana
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Wajah Presiden Joko Widodo saat mendengarkan penjelasan Plt Dirut PLN soal padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa.

KABARIKU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor pusat PT PLN Senin (5/8/2019) tadi pagi untuk mendapatkan penjelasan tentang padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa pada Minggu kemarin.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Pagi hari ini saya ingin mendengar langsung. Tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau memang ada hal-hal yang kurang blak-blakan saja sehingga bisa diselesaikan masalah dan tidak terjadi untuk masa-masa yang akan datang,” jelas Jokowi.

RelatedPosts

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

Wajah Jokowi yang biasanya ramah dan dihiasi senyuman, kali itu tampak datar. Begitu juga saat Plt Dirut PT PLN, Sripeni Inten Cahyani, menjelaskan kronologis padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa, wajah Jokowi tampak serius.

Klik juga: Lima Fakta di Balik Pemadaman Listrik dan Rencana Kompensasi PLN

Penjelasan Plt Dirut PLN cukup panjang lebar. Bahkan ia sempat pula menguraikan tentang sistem kelistrikan Jawa-Bali yang memiliki dua sistem, yani utara dan selatan. Kemudian menyinggung pula pembangunan PLTU-PLTU untuk menjalankan program listrik murah.

Inilah penjelasan Sripeni yang diambil dari transkrip pembicaraan Presiden Jokowi dan Dirut PLN yang beredar di grup WhatsApp.

“Sekarang sedang berjalan, salah satunya yang akan beroperasi adalah … 1.000 mega akan masuk di tahun 2019 ini, kemudian 2020 1.000 mega lagi. Selanjutnya 2023 akan ada 1.000 mega dari Suralaya 9, kemudian 2024 1.000 mega lagi Suralaya,” jelas Sripeni.

Baca Juga  Jaga Daya Beli Masyarakat, Bahlil : Pemerintah Tahan Tarif Listrik Hingga September 2026

Tentang gangguan yang terjadi, Sripeni menjelaskan:

“Pada waktu hari Minggu, ini sudah menjadi satu rutin, Pak, hari Minggu itu beban rendah, sehingga kami PLN melakukan perbaikan-perbaikan atau pemeliharaan jaringan. Kemudian yang dipelihara adalah yang di selatan, Bapak, di Kediri, …, dan … itu dilakukan pemeliharaan satu sirkuit. Sirkuit yang pertama. Sehingga itu tinggal 1 sirkuit saja. Pada waktu pindah dari Ungaran kemudian ke … kemudian ke … dan Tasik inilah kemudian membuat guncangan di dalam sistem. Guncangan ini kemudian secara proteksi, secara pengamanan, sistem ini kemudian melepas, Pak. Yang dilepas adalah Kasugihan (?)-Tasik, jadi Kasugihan-Tasik kemudian lepas dari sistem sehingga aliran pasokan daya dari timur ke barat mengalami putus. Di timur, masih bertegangan Pak, jadi pada pukul 11.48 itu kondisi sistem kelistrikan di Jawa Timur dan Bali, dan kemudian Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah normal, Bapak. Kemudian karena lepas maka tegangan turun. Karena tegangan turun maka secara proteksi pembangkit-pembangkit yang ada di sistem barat itu mengalami proteksi melepaskan diri dari sistem. Karena frekuensinya kemudian drop sampai mencapai 46 hertz dan kemudian ini secara proteksi kesisteman mesin-mesin pembangkit melepaskan diri. Dari melepaskan diri inilah kemudian upaya yang dilakukan PLN adalah memaksimalkan bagaimana upaya perbaikan atau proses transfer dari timur ke barat itu tetap berjalan….. ”

Mendengar penjelasan Dirut PLN, ini reaksi Presiden Jokowi:

“….tadi di penjelasan panjang sekali. Pertanyaan saya Bapak Ibu semuanya ini kan orang pintar-pintar apalagi urusan listrik sudah bertahun-tahun, apakah tidak dihitung, apakah tidak dikalkulasi bahwa akan ada kejadian-kejadian sehingga kita tahu sebelumnya. Kalau tahu-tahu drop gitu artinya pekerjaan-pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,” katanya.

Baca Juga  PLN Bahas Risiko Pidana Korporasi di Tengah Penerapan KUHP-KUHAP Baru

Jokowi pun meminta agar PLN segera “mengejar” daerah-daerah yang belum hidup dengan cara apa pun. Ia pun mengingatkan agar peristiwa tersebut tidak terulang.

Klik juga: Gempa Banten: Korban Tewas 6 Orang, Bangunan Rusak 471 Unit

“Yang paling penting saya minta perbaiki secepat-cepatnya yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apapun agar segera bisa hidup kembali. Kemudian hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar ini terjadi sekali lagi saya ulang jangan sampai kejadian lagi. Itu saja permintaan saya. Baiklah, terima kasih.” ungkapnya.

Kurang dari 20 menit Presiden berada di kantor Pusat PLN. Usai mendengarkan paparan Plt Dirut PLN, ia dan rombongan lalu pergi.

Kedatangan Jokowi ke kantor Pusat PLN ditemani oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian. (Ref)

Tags: listrik padamPLNPlt Dirut PLNPresiden Marah
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Gempa Banten: Korban Tewas 6 Orang, Bangunan Rusak 471 Unit

Post Selanjutnya

40 Nama Calon Pimpinan KPK yang Lolos Seleksi Tahap II

RelatedPosts

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Rampingkan 1.000 Perusahaan BUMN Jadi 250 Ribu untuk Mendorong Kemandirian Industri Nasional

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Teknologi dan AI: Aspirasi Warga Lewat TikTok Langsung Direspons

28 Juni 2026

Presiden Prabowo Ajak Anak Bangsa Perkuat Persatuan Ditengah Perbedaan dan Keberagaman

27 Juni 2026
Post Selanjutnya

40 Nama Calon Pimpinan KPK yang Lolos Seleksi Tahap II

ICW Minta agar Presiden Evaluasi Kinerja Pansel Capim KPK, Ini Jawaban Hendardi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemkot Tangsel Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Setu

15 Juli 2026

WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

15 Juli 2026

Kapolda Babel Minta Jajarannya Turun Ke SPBU, Awasi Pendistribusian BBM Subsidi

15 Juli 2026

Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

15 Juli 2026

Kemendag Tangani 1.911 Layanan Konsumen di Semester I 2026, Pengaduan Elektronik hingga Paylater Mendominasi

15 Juli 2026

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Pengalihan Kasus Korupsi, SIAGA 98 Dorong Libatkan KPK

15 Juli 2026
Wasekretaris Jenderal Depinas SOKSI, Rouli Rajagukguk, (Istimewa)

Wasekjend Depinas SOKSI Kritik Deddy Sitorus, Singgung Etika Politik dan Kepemimpinan PDIP

15 Juli 2026
Oplus_131072

Menjaga Kepercayaan dalam Kemitraan Negara: Pelajaran dari Polemik SPPG

15 Juli 2026

Pakar Hukum Dr Muhamad Rullyandi: KUHAP Baru Perkuat Profesionalitas Penyidik dan Supremasi Hukum

15 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com