• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Istana

Tanpa Senyuman, Hanya 20 Menit Presiden Jokowi Berada di Kantor PLN

Redaksi oleh Redaksi
5 Agustus 2019
di Kabar Istana
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Wajah Presiden Joko Widodo saat mendengarkan penjelasan Plt Dirut PLN soal padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa.

KABARIKU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendatangi kantor pusat PT PLN Senin (5/8/2019) tadi pagi untuk mendapatkan penjelasan tentang padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa pada Minggu kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pagi hari ini saya ingin mendengar langsung. Tolong disampaikan yang simpel-simpel saja. Kemudian kalau memang ada hal-hal yang kurang blak-blakan saja sehingga bisa diselesaikan masalah dan tidak terjadi untuk masa-masa yang akan datang,” jelas Jokowi.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris-Swiss, Seskab Teddy: Perkuat Kemitraan dan Diplomasi di WEF Davos

Wajah Jokowi yang biasanya ramah dan dihiasi senyuman, kali itu tampak datar. Begitu juga saat Plt Dirut PT PLN, Sripeni Inten Cahyani, menjelaskan kronologis padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa, wajah Jokowi tampak serius.

Klik juga: Lima Fakta di Balik Pemadaman Listrik dan Rencana Kompensasi PLN

Penjelasan Plt Dirut PLN cukup panjang lebar. Bahkan ia sempat pula menguraikan tentang sistem kelistrikan Jawa-Bali yang memiliki dua sistem, yani utara dan selatan. Kemudian menyinggung pula pembangunan PLTU-PLTU untuk menjalankan program listrik murah.

Inilah penjelasan Sripeni yang diambil dari transkrip pembicaraan Presiden Jokowi dan Dirut PLN yang beredar di grup WhatsApp.

“Sekarang sedang berjalan, salah satunya yang akan beroperasi adalah … 1.000 mega akan masuk di tahun 2019 ini, kemudian 2020 1.000 mega lagi. Selanjutnya 2023 akan ada 1.000 mega dari Suralaya 9, kemudian 2024 1.000 mega lagi Suralaya,” jelas Sripeni.

Baca Juga  Lima Fakta di Balik Pemadaman Listrik dan Rencana Kompensasi PLN

Tentang gangguan yang terjadi, Sripeni menjelaskan:

“Pada waktu hari Minggu, ini sudah menjadi satu rutin, Pak, hari Minggu itu beban rendah, sehingga kami PLN melakukan perbaikan-perbaikan atau pemeliharaan jaringan. Kemudian yang dipelihara adalah yang di selatan, Bapak, di Kediri, …, dan … itu dilakukan pemeliharaan satu sirkuit. Sirkuit yang pertama. Sehingga itu tinggal 1 sirkuit saja. Pada waktu pindah dari Ungaran kemudian ke … kemudian ke … dan Tasik inilah kemudian membuat guncangan di dalam sistem. Guncangan ini kemudian secara proteksi, secara pengamanan, sistem ini kemudian melepas, Pak. Yang dilepas adalah Kasugihan (?)-Tasik, jadi Kasugihan-Tasik kemudian lepas dari sistem sehingga aliran pasokan daya dari timur ke barat mengalami putus. Di timur, masih bertegangan Pak, jadi pada pukul 11.48 itu kondisi sistem kelistrikan di Jawa Timur dan Bali, dan kemudian Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah normal, Bapak. Kemudian karena lepas maka tegangan turun. Karena tegangan turun maka secara proteksi pembangkit-pembangkit yang ada di sistem barat itu mengalami proteksi melepaskan diri dari sistem. Karena frekuensinya kemudian drop sampai mencapai 46 hertz dan kemudian ini secara proteksi kesisteman mesin-mesin pembangkit melepaskan diri. Dari melepaskan diri inilah kemudian upaya yang dilakukan PLN adalah memaksimalkan bagaimana upaya perbaikan atau proses transfer dari timur ke barat itu tetap berjalan….. ”

Mendengar penjelasan Dirut PLN, ini reaksi Presiden Jokowi:

“….tadi di penjelasan panjang sekali. Pertanyaan saya Bapak Ibu semuanya ini kan orang pintar-pintar apalagi urusan listrik sudah bertahun-tahun, apakah tidak dihitung, apakah tidak dikalkulasi bahwa akan ada kejadian-kejadian sehingga kita tahu sebelumnya. Kalau tahu-tahu drop gitu artinya pekerjaan-pekerjaan yang ada tidak dihitung, tidak dikalkulasi dan itu betul-betul merugikan kita semuanya,” katanya.

Baca Juga  Batalkan Kenaikan UKT PTN, Presiden Jokowi: Kemungkinan Berlaku di Tahun Depan

Jokowi pun meminta agar PLN segera “mengejar” daerah-daerah yang belum hidup dengan cara apa pun. Ia pun mengingatkan agar peristiwa tersebut tidak terulang.

Klik juga: Gempa Banten: Korban Tewas 6 Orang, Bangunan Rusak 471 Unit

“Yang paling penting saya minta perbaiki secepat-cepatnya yang memang dari beberapa wilayah yang belum hidup segera dikejar dengan cara apapun agar segera bisa hidup kembali. Kemudian hal-hal yang menyebabkan peristiwa besar ini terjadi sekali lagi saya ulang jangan sampai kejadian lagi. Itu saja permintaan saya. Baiklah, terima kasih.” ungkapnya.

Kurang dari 20 menit Presiden berada di kantor Pusat PLN. Usai mendengarkan paparan Plt Dirut PLN, ia dan rombongan lalu pergi.

Kedatangan Jokowi ke kantor Pusat PLN ditemani oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: listrik padamPLNPlt Dirut PLNPresiden Marah
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gempa Banten: Korban Tewas 6 Orang, Bangunan Rusak 471 Unit

Post Selanjutnya

40 Nama Calon Pimpinan KPK yang Lolos Seleksi Tahap II

RelatedPosts

Presiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030

29 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bertolak menuju Inggris dan Swiss untuk menghadiri sejumlah pertemuan, pada Minggu, 18 Januari 2026. (dok BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris-Swiss, Seskab Teddy: Perkuat Kemitraan dan Diplomasi di WEF Davos

19 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto menerima pertemuan rutin bersama beberapa pejabat utama Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 16 Januari 2026

Presiden Prabowo Gelar Pertemuan dengan Pimpinan TNI, Seskab Teddy: Perkuat Sinergi Lintas Matra

18 Januari 2026
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangan persnya menyampaikan bahwa Presiden menyoroti perubahan geopolitik dunia yang semakin signifikan sehingga setiap negara dituntut mampu berdiri mandiri dan memiliki daya bertahan yang kuat.

Taklimat Presiden 2026: Presiden Prabowo Dorong Kampus Jadi Lokomotif Kemandirian Nasional

16 Januari 2026
Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat riset dan inovasi yang berorientasi pada pembangunan industri nasional dan peningkatan pendapatan negara dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 di halaman tengah Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis, 15 Januari 2026.

Presiden Prabowo Dorong Riset Kampus Jadi Mesin Hilirisasi dan Industri Nasional

16 Januari 2026
Post Selanjutnya

40 Nama Calon Pimpinan KPK yang Lolos Seleksi Tahap II

ICW Minta agar Presiden Evaluasi Kinerja Pansel Capim KPK, Ini Jawaban Hendardi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026
Seskab Teddy menerima kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, pada Rabu, 28 Januari 2026

Seskab Teddy Terima Wagub Emil Dardak, Bahas Infrastruktur dan Program Prioritas Presiden di Jawa Timur

30 Januari 2026
Mahkamah Konstitusi menolak uji materi batas kewenangan presiden dalam pemberian amnesti dan abolisi karena permohonan dinilai kabur.

MK Tolak Uji Materi Batas Kewenangan Presiden soal Amnesti dan Abolisi

30 Januari 2026
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati menyoroti keberlanjutan bahan baku, daya saing, dan tantangan ekspor industri furnitur nasional.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati: Negara Perlu Hadir Perkuat Industri Furnitur

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK dan BPK Turun ke Arab Saudi, Nasib Penahanan Gus Yaqut Menunggu Hasil Audit

30 Januari 2026
Eks Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan penyidik. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

4 Jam Diperiksa KPK, Gus Yaqut Bawa Buku Hitam dan Bungkam Soal Kasus Kuota Haji

30 Januari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas memenuhi panggilan penyidik KPK untuk dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Yaqut Cholil Qoumas Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

30 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com