Redaksi Kabariku.com
Boelan Tresyana Novita
Garut, Kabariku – Gebyar Pesona Budaya Garut merupakan salah satu agenda budaya tahunan yang diselenggarakan di Garut sebagai wujud komitmen dalam melestarikan dan mengembangkan kekayaan seni tradisional daerah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni, tetapi juga memiliki posisi penting sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Garut yang setiap tahunnya dirayakan oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Keterkaitan dengan Hari Jadi Garut menunjukkan bahwa Gebyar Pesona Budaya Garut bukan sekadar festival biasa, melainkan kegiatan yang memiliki makna historis dan simbolis.
Melalui kegiatan ini, nilai-nilai budaya, sejarah, serta identitas masyarakat Garut ditampilkan secara terbuka sebagai bentuk refleksi perjalanan daerah dari masa ke masa.
Oleh karena itu, penyelenggaraannya menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.
Kegiatan ini mulai dirintis pada awal tahun 2000-an, sekitar tahun 2004, atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Garut yang bekerja sama dengan para seniman, budayawan, serta komunitas seni lokal.
Pada awalnya, bentuk kegiatan masih sederhana, berupa pertunjukan seni tradisional yang melibatkan sanggar-sanggar lokal.
Namun sejak awal pula, arah pengembangannya telah dikaitkan dengan perayaan Hari Jadi Garut, sehingga memiliki legitimasi sebagai agenda resmi daerah.
Seiring berjalannya waktu, Gebyar Pesona Budaya Garut mengalami perkembangan yang cukup signifikan.
Pada pertengahan hingga akhir dekade 2000-an, kegiatan ini mulai dikemas lebih menarik dengan penambahan pawai budaya, karnaval, serta pertunjukan kolosal yang menampilkan berbagai kesenian khas Garut.
Pelibatan masyarakat dari berbagai lapisan, mulai dari pelajar, komunitas seni, hingga instansi pemerintahan, menjadikan acara ini semakin meriah dan inklusif sebagai bagian dari perayaan hari jadi daerah.
Memasuki periode 2010-an, kegiatan ini semakin diperkuat sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata daerah. Pemerintah daerah secara aktif mempromosikan Gebyar Pesona Budaya Garut sebagai daya tarik wisata budaya yang terintegrasi dengan peringatan Hari Jadi Garut.
Hal ini menjadikan perayaan hari jadi tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, seperti pameran kerajinan dan bazar kuliner khas Garut.
Dalam perkembangannya, penyelenggaraan acara juga mengalami modernisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional. Penggunaan teknologi, penataan panggung yang lebih profesional, serta kolaborasi antara seni tradisional dan kontemporer menjadi ciri khas baru.
Meskipun demikian, esensi sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Garut tetap dipertahankan, sehingga kegiatan ini terus memiliki akar yang kuat dalam tradisi lokal.
Pandemi COVID-19 pada tahun 2020 sempat mempengaruhi pelaksanaan kegiatan ini, termasuk rangkaian peringatan Hari Jadi Garut secara keseluruhan.
Beberapa agenda dibatasi atau ditunda, namun upaya pelestarian budaya tetap dilakukan melalui alternatif digital. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi tantangan, komitmen terhadap budaya dan tradisi tetap dijaga.
Memasuki masa pemulihan, Gebyar Pesona Budaya Garut kembali diselenggarakan dengan skala yang lebih besar dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Garut, kegiatan ini kembali menjadi pusat perhatian dan menjadi simbol kebangkitan budaya serta ekonomi masyarakat.
Secara keseluruhan, Gebyar Pesona Budaya Garut tidak hanya berfungsi sebagai ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga sebagai elemen penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Garut.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenang sejarah, memperkuat identitas budaya, serta membangun masa depan daerah yang berlandaskan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
Tahun 2026, Gebyar Pesona Budaya Garut telah dilaksanakan pada Hari Sabtu, 25 April 2026, “Selamat Hari Jadi Garut”.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com























Discussion about this post