• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Mei 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
18 Februari 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Pemerintah Kabupaten Garut menetapkan 16 Februari 1813 sebagai Hari Jadi Garut (HJG) berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 30 Tahun 2011.

Namun, di balik penetapan tersebut, sejarah HJG dan asal-usul nama Garut kembali menjadi perbincangan setelah muncul kajian terbaru dari Dewan Adat Kabupaten Garut (DAKG) yang mengungkap fakta berbeda dari versi resmi pemerintah daerah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Perjalanan Penetapan Hari Jadi Garut

Tanggal 16 Februari 1813 merujuk pada momentum pembentukan kembali Kabupaten Limbangan oleh Letnan Gubernur Jenderal Inggris, Thomas Stamford Raffles, setelah sebelumnya dibubarkan oleh Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels pada 1811.

RelatedPosts

Satlantas Polres Garut Gencarkan Razia Knalpot Brong, Pengendara Diminta Patuh Aturan

DP3AKB Jabar Tekankan Keluarga Kuat sebagai Fondasi Pembangunan, Soroti Isu Kesehatan Reproduksi dan Perkawinan Anak”

Wakil Ketua DPRD S. Fahmi Tegaskan Komitmen PKB Garut Perangi Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Dalam proses tersebut, Raffles juga memindahkan ibu kota Kabupaten Limbangan dari Limbangan ke wilayah Suci (kini Karangpawitan). Namun, lokasi itu dinilai tidak memiliki sumber air memadai.

Bupati Limbangan saat itu, RAA Adiwijaya, kemudian mencari lokasi baru dan menemukan mata air yang kini dikenal sebagai Ci Garut, yang berada di kawasan SMPN 1 Garut, Jalan Ahmad Yani.

Di sekitar sumber air itulah pusat pemerintahan baru dibangun, termasuk pendopo kabupaten dan kantor pemerintahan yang kini menjadi Kantor Bakorwil. Kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi pusat Kota Garut.

Sebelum penetapan tahun 2011, tanggal HJG sempat berubah dua kali. Awalnya ditetapkan 17 Mei 1913, bertepatan dengan perubahan nama Kabupaten Limbangan menjadi Kabupaten Garut.

Pada 1963, tanggal tersebut direvisi menjadi 15 September 1813 setelah ditemukannya prasasti pembangunan Jembatan Leuwidaun yang dianggap sebagai bagian dari persiapan pembangunan ibu kota baru.

Baca Juga  Bazar Ramadhan Jadi Momentum Penataan PKL di Garut Kota

Versi Lama: Garut dari Kata “Kakarut”

Selama ini, pemerintah daerah menyebut nama Garut berasal dari kata “kakarut” (tergores duri). Kisahnya, saat tim pencari lokasi ibu kota baru membersihkan area sekitar mata air yang dipenuhi semak berduri, seorang pekerja terluka.

Istilah “kakarut” yang diucapkan dalam bahasa Sunda disebut-sebut terdengar sebagai “gagarut” oleh orang Eropa yang turut serta dalam rombongan, lalu menjadi “Garut”.

Namun, kajian terbaru DAKG membantah narasi tersebut.

Kajian Baru: Nama Garut Sudah Ada Sebelum 1813

Ketua DAKG, Cepi Kusuma mengungkap, penelitian yang dipublikasikan dalam buku “Garut Bukan Kakarut” (2025) menunjukkan nama Garut telah eksis jauh sebelum 1813.

Menurutnya, peta kuno tahun 1641 yang ditemukan di situs budaya Ciela, Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong, memperlihatkan adanya perkampungan besar di kawasan yang kini menjadi Kota Garut.

Wilayah itu berada di antara muara Sungai Ciwalen, Cipeujeuh, Cikamiri, Cipanawuan, dan Ciburuy yang seluruhnya bermuara ke Sungai Cimanuk.

Selain itu, peta wilayah Kerajaan Timbanganten tahun 1760 juga mencantumkan nama Garut di sekitar aliran Sungai Cimanuk.

Bahkan, peta pemerintah Hindia Belanda tahun 1809 telah menetapkan Garut sebagai ibu kota Distrik Pasanggrahan (kini Cilawu), bagian dari Kabupaten Limbangan.

Nama Garut juga tercantum dalam lampiran peta buku The History of Java karya Thomas Stamford Raffles yang terbit pada 1817, memperkuat dugaan bahwa nama tersebut telah dikenal sebelumnya.

Diduga Berasal dari Pohon Ki Garut

DAKG menduga nama Garut berasal dari pohon Ki Garut yang dahulu tumbuh lebat di kawasan tersebut. Rujukan ini ditemukan dalam buku Sejarah Bandung (1906) karya Raden Rangga Sastranagara yang menyebut wilayah pembukaan Kota Garut dipenuhi pohon Ki Garut.

Baca Juga  Kemendukbangga dan Mitra Lakukan Intervensi Terpadu Tekan Stunting di Sukabumi

Penelusuran lanjutan mengaitkan Ki Garut dengan kayu gaharu. Dalam buku Nederduitscht-Maleissch en Soendaas Taalboek (1841) karya De Wilde dan Roorda, istilah “Garu” dalam bahasa Melayu diidentifikasi sebagai Ki Garut dalam bahasa Sunda, yang merujuk pada kayu beraroma (agelhout).

Peneliti Belanda Koorders dalam Bijdragen Tot De Kennis Der Boomsoorten Op Java (1890) menyebut dua jenis gaharu di Tanah Sunda, yakni Gaharu Kapas dan Gaharu Hideung, yang termasuk keluarga Aquilaria sp.

Saat itu, pohon tersebut dilaporkan sudah langka akibat eksploitasi besar-besaran karena nilainya yang tinggi.

Kelangkaan inilah yang diduga menyebabkan identitas pohon Ki Garut memudar dari ingatan kolektif masyarakat.

Menanggapi temuan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyatakan pemerintah daerah akan melakukan kajian mendalam bersama akademisi.

“Kami akan menggelar FGD bersama para akademisi untuk menguji fakta-fakta ini,” kata Beni, Rabu (16/2/2026) di sela peringatan Hari Jadi Garut di DPRD Garut.

Ia menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap perkembangan kajian sejarah dan akan menyikapinya secara ilmiah.

“Sejarah itu dinamis, dan kami siap mengkajinya secara akademis bersama para ahli,” tandasnya.***

Baca juga :

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dewan Adat Kabupaten GarutGarut 213 TahunGarut Bukan KakarutLetnan Gubernur Jenderal InggrisSejarah GarutThe History of JavaThomas Stamford Raffles
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Eks Menhub Budi Karya Sumadi Mangkir Dari Panggilan KPK di Kasus Dugaan Korupsi DJKA

Post Selanjutnya

Suap Hakim di Perkara Minyak CPO: Advokat Marcella Santoso Dituntut 17 Tahun Penjara

RelatedPosts

Satlantas Polres Garut Gencarkan Razia Knalpot Brong, Pengendara Diminta Patuh Aturan

20 Mei 2026

DP3AKB Jabar Tekankan Keluarga Kuat sebagai Fondasi Pembangunan, Soroti Isu Kesehatan Reproduksi dan Perkawinan Anak”

20 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten H Subhan Fahmi

Wakil Ketua DPRD S. Fahmi Tegaskan Komitmen PKB Garut Perangi Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

19 Mei 2026

Pentingnya Ruang Ekspresi Anak Muda Salurkan Daya Kritis

19 Mei 2026

H. Subhan Fahmi Dorong Penguatan Infrastruktur dan Perbaikan Data Sosial Saat Reses di Cisurupan

19 Mei 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut H Subhan Fahmi

H. Subhan Fahmi Sebut Program MBG dan Kopdes Merah Putih Bisa Gerakkan Ekonomi Lokal

19 Mei 2026
Post Selanjutnya
Advokat Marcella Santoso tengah menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (18/2). (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Suap Hakim di Perkara Minyak CPO: Advokat Marcella Santoso Dituntut 17 Tahun Penjara

Buka Forum DP3AKB, Sekda Tekankan Kepemimpinan Berbasis Nilai Siliwangi/IST

Sekda Jabar Ajak Perangkat Daerah Terapkan Filosofi Nerus Bumi hingga Napak Sancang

Discussion about this post

KabarTerbaru

KPK Ungkap Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Terdampak Program MBG, Cermati Risiko Tata Kelola BGN

21 Mei 2026

Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

21 Mei 2026

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Satlantas Polres Garut Gencarkan Razia Knalpot Brong, Pengendara Diminta Patuh Aturan

20 Mei 2026
Director Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara (sisi kiri) (Foto:Kabariku.com)

Experience Thailand 2026 Digelar di 21 Gerai Hero, Perkuat Produk Thailand di Pasar Indonesia

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

DP3AKB Jabar Tekankan Keluarga Kuat sebagai Fondasi Pembangunan, Soroti Isu Kesehatan Reproduksi dan Perkawinan Anak”

20 Mei 2026
IIES, ITC, dan IFM 2026 siap digelar di ICE BSD dengan menghadirkan ribuan pelaku industri global dan hadiah perjalanan gratis ke Guangzhou.(Irfan/kabariku.com)

ICE BSD Bakal Jadi Pusat Pameran Industri Asia 2026, Pengunjung Berkesempatan Terbang Gratis ke Guangzhou

20 Mei 2026

Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com