• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Mei 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Menyongsong Kepemimpinan Baru, KPK: Arah Pemberantasan Korupsi Harus Diperbaiki

Redaksi oleh Redaksi
13 Oktober 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Momentum pergantian kepemimpinan di Indonesia tidak hanya menentukan arah kebijakan negara, tetapi juga mencerminkan harapan dan keinginan rakyat.

Seperti diketahui, Indonesia tengah menyongsong momentum regenerasi kepemimpinan nasional mulai dari pergantian kepemimpinan Presiden, pergantian kepemimpinan daerah, hingga pergantian kepemimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPK Nawawi Pomolango pada agenda ‘Indonesia Integrity Forum 2024’ yang diselenggarakan oleh Transparency International Indonesia (TII) di Hotel Morrissey, Jakarta, pada Kamis (10/10/2024).

RelatedPosts

KPK Ungkap Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Terdampak Program MBG, Cermati Risiko Tata Kelola BGN

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

KPK Luncurkan Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi, Dorong Budaya Integritas Sejak Dini

Ia pun menekankan jika masyarakat harus mengoptimalkan proses transisi tersebut, agar bisa menjadi momentum yang positif bagi arah pemberantasan korupsi di Indonesia ke depannya.

“Kita berharap Pansel (Panitia Seleksi) Komisioner dan Dewan Pengawas KPK, harus memperhatikan nama-nama calon pimpinan KPK, pun termasuk Presiden. Perlu diingat dalam ketentuan Pasal 43 Ayat 3 UU 31 Tahun 1999, masih menetapkan bahwa komposisi komisioner itu terdiri dari unsur pemerintah dan unsur masyarakat. Saya khawatir kalau nanti unsur masyarakat ini dihilangkan sama sekali,” ucap Nawawi.

Dalam dialog yang bertajuk “Unmask the Corrupt: Membangun Kembali Kedaulatan Hukum dan Arah Pemberantasan Korupsi” Nawawi menuturkan, pemberantasan korupsi merupakan salah satu harapan yang paling diinginkan oleh masyarakat pada kepemimpinan baru.

Ia pun menyampaikan, di era baru tersebut, KPK berharap dapat disediakan sebuah forum sebagai wadah untuk menyampaikan hambatan-hambatan yang dihadapi KPK dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Lebih lanjut Nawawi pun mengungkapkan bahwa conflict of interest atau konflik kepentingan seringkali menjadi pintu masuk terjadinya tindak pidana korupsi.

Baca Juga  Komisi III DPR RI Tetapkan Lima Pimpinan dan Dewas KPK 2024-2029: Setyo Budiyanto sebagai Ketua Terpilih

Menurut Nawawi, Indonesia perlu melakukan pengelolaan terhadap konflik kepentingan sebagai instrument pencegahan, dengan harapan dapat meminimalisir potensi terjadinya tindak pidana korupsi yang timbul akibat benturan kepentingan.

“KPK memiliki tugas pencegahan korupsi dengan instrumen yang masih terbatas pada LHKPN dan gratifikasi. Jika nanti ada revisi Undang-Undang KPK, conflict of interest bisa dimasukkan juga sebagai salah satu instrumen dalam soal pencegahan tindak pidana korupsi,” tutur Nawawi.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Dewan Pengurus Transparency International Indonesia (TII), Meuthia Ganie, yang turut hadir mengatakan ditengah kesulitan yang dihadapi oleh KPK, pimpinan baru harus bisa mendorong hal-hal yang lebih strategis.

“Dalam hal misalnya menemukan komunikasi politik untuk mengembangkan kerja sama dan koordinasi dengan penegak hukum lain. Saya mendengar ada persoalan pendekatan juga yang perlu dicari, ada jalan untuk mengembangkan kerja sama dengan level tertentu bersama penegak hukum,” jelasnya.

Lain seperti yang disampaikan Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Sobandi, Mahkamah Agung tetap berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Mahkamah Agung atau pengadilan, semua terlibat di dalam putusannya.

“Putusannya harus memperhatikan bagaimana mencegah korupsi, putusannya harus memperhatikan bagaimana menindak pelaku, putusannya harus mempertimbangkan bagaimana mengembalikan aset yang dirampas oleh pelaku korupsi,” pungkasnya.

Diakhir kegiatan, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Saldi Isra, menegaskan perlu ada pembatasan kekuasaan diantara lembaga-lembaga negara yang ada.

Menurutnya kekuasaan yang terlalu besar cenderung korup, agar tidak korup harus ada pembatasan sedemikian rupa.

Indonesia Integrity Forum 2024 yang digagas TII ini menghadirkan sejumlah pembicara mumpuni di bidangnya masing-masing seperti Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia, Mahfud MD; Ketua Dewan Pengawas Transparency International Indonesia, Leonard Simanjuntak; Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Susi Dwi Harijanti; Sekretaris Jenderal Transparency International Indonesia, Danang Widoyoko; serta beberapa pembicara lainnya.***

Baca Juga  KPK Gugah Taruna - Taruni Akpol jadi Kader Penegak Hukum Berintegritas

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriArah Pemberantasan KorupsiIndonesia Integrity Forum 2024Komisi Pemberantasan KorupsiKPKMenyongsong Kepemimpinan Baruregenerasi kepemimpinan nasional
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Peresmian Istana Negara: Langkah Besar Menuju Pusat Pemerintahan di Nusantara

Post Selanjutnya

IPW Komentari Pemecatan Terhadap Ipda Rudy Soik dari Polda NTT

RelatedPosts

KPK Ungkap Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Terdampak Program MBG, Cermati Risiko Tata Kelola BGN

21 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026

KPK Luncurkan Buku Panduan Pendidikan Antikorupsi, Dorong Budaya Integritas Sejak Dini

12 Mei 2026

KPK Apresiasi Langkah Kemensos Konsultasi Pengadaan Sekolah Rakyat, Cegah Korupsi Sejak Dini

9 Mei 2026
jubir-KPK-stranasPK

Kolaborasi KPK-KSP, Pertajam dan Evaluasi Program Nasional dengan 15 Aksi Timnas PK

7 Mei 2026

KPK Dorong Sertifikasi 27.969 Aset Tanah di Sulsel, Nilainya Capai Rp27,5 Triliun

4 Mei 2026
Post Selanjutnya

IPW Komentari Pemecatan Terhadap Ipda Rudy Soik dari Polda NTT

Warga Minta Klarifikasi: Ada Perbedaan Nama Calon Wakil Bupati Garut di LHKPN KPK dan Keputusan KPU

Discussion about this post

KabarTerbaru

Nurul Ghufron Resmi Jadi Komisaris Jasa Marga, RUPST 2025 Catat Kinerja Positif dan Susun Jajaran Baru

23 Mei 2026

RUPST PGN Ujian Reformasi BUMN, FSP BUMN IRA Ingatkan Danantara Prioritaskan Profesional Internal

22 Mei 2026
Steven Kondoy minta Komisi Kepolisian Nasional awasi Polda Sulawesi Utara soal penghentian kasus Henny Kondoy.(Istimewa)

Penghentian Kasus Dipersoalkan, Steven Kondoy Minta Kompolnas Awasi Polda Sulut

22 Mei 2026

Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Bersatu dan Berperan Aktif untuk Indonesia Maju

22 Mei 2026

Peringatan 28 Tahun Reformasi Dibatalkan Sepihak, Aktivis 98: Ada Upaya Pembungkaman Demokrasi

22 Mei 2026

9 WNI Telah Dibebaskan Israel, Menlu Pastikan Pemerintah Kawal Hingga Tiba di Tanah Air

22 Mei 2026

Respons Penangkapan Aktivis Global Sumud Flotilla, DPP Ikhwanul Muballighin Minta RI dan PBB Bertindak Tegas

21 Mei 2026

Bupati Garut Bangga PLTP Kamojang Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Pembangunan Daerah

21 Mei 2026

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com