• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Optimalkan Aset Negara, KPK Dampingi Upaya Penyelamatan Danau Toba

Redaksi oleh Redaksi
26 November 2022
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Medan, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendampingi upaya penyelamatan Danau Toba yang terletak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dalam rangka mendorong pengoptimalan aset negara.

Hal ini dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Penguatan Kolaborasi antar-Pihak dalam Mendorong Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Danau Toba”,  bertempat di Hotel Shantika Premiere Medan, pada Kamis (24/11/2022).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK Edi Suryanto dalam arahannya mengatakan, para pihak harus memfokuskan pada tiga aspek yang akan dikoordinasikan dalam rangka penyelamatan danau toba.

RelatedPosts

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

Pertama, adalah terkait penataan ruang mengingat cukup banyaknya dugaan pelanggaran ruang.

Kedua, yaitu terkait dengan pencemaran lingkungan yang berdampak terhadap pencapaian tujuan Danau Toba yang diprioritaskan untuk pengembangan pariwisata dan perekonomian daerah.

Ketiga, terkait dengan perizinan yang juga berkaitan dengan tata ruang.

“KPK terutama melalui pelaksanaan tugas koordinasi dan supervisi dalam rangka mengoptimalkan Danau Toba yang merupakan kekayaan negara, utamanya adalah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pemerintah daerah sekitar Danau Toba khususnya serta Sumatera Utara pada umumnya dalam kerangka pencegahan korupsi,” jelas Edi.

Selain KPK, hadir dalam FGD tersebut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Sekretaris Daerah Arief Sudartoserta, Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Budi Situmorang, Asisten Deputi Pengelolaan Daerah Alirah Sungai (DAS) dan Konservasi Sumber Daya Alam Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Saleh Nugrahadi.

Acara juga dihadiri Kepala Kanwil BPN Provinsi Sumut dan para Kepala Kantor Pertanahan, Tenaga Ahli Infrastruktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Kepala Balai Badan Wilayah Sungai Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga  KPK - NCS Tiongkok Perkuat Kerja Sama Perangi Korupsi Lintas Negara

Turut hadir, Bupati Toba dan yang mewakili Kepala Daerah dari sejumlah Kabupaten yang bersinggungan dengan Danau Toba, serta perwakilan kelompok masyarakat sipil seperti Direktur Walhi Sumut, Yayasan Pecinta Danau Toba, Forum Sisingamangaraja XII, serta Perhimpunan Jendela Toba.

Edy Rahmayadi mengatakan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas, namun pengelolaannya masih sangat berbeda dengan Bali.

Kondisi saat ini, ketika masyarakat berwisata ke Danau Toba, maka yang banyak dilihat hanya pedagang illegal seperti pedagang kaki lima.

“Banyak hal yang harus dibicarakan untuk duduk bersama, kita kolaborasi dan bercerita persoalan riil. Kita satukan persepsi dan ambil Langkah yang benar,” ujarnya.

Identifikasi Masalah

Bupati Toba Poltak Sitorus menambahkan memang ada sejumlah pihak yang telah memiliki sertifikasi lahan di area sempadan danau tersebut.

Dan hal itu, harus ditelusuri kenapa ada pihak-pihak yang memiliki sertifikat di area sempadan danau.

“Tentu hal ini menjadi persoalan kepala daerah ketika akan membebaskan lahan. Kami minta solusi untuk masyarakat/pihak-pihak yang telah terlanjur menempati sempadan danau dengan zonasi,” ujar Poltak.

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Budi Situmorang, pun mengatakan sinergi antara pemangku kepentingan merupakan hal utama dalam upaya penyelamatan Danau Toba.

Menurutnya, dengan sinergi yang terjalin kuat antar-pemangku kepentingan dapat mengoptimalkan penyelamatan Danau Toba.

Salah satu upaya kolaboratif tersebut diwujudkan dalam bentuk pembinaan, pengendalian pemanfaatan ruang kepada pemerintah daerah, melalui penyusunan instrumen pengendalian pemanfaatan ruang di kawasan sekitar Situ Danau Embung Waduk (SDEW).

“Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pengendalian pemanfaatan ruang baik di badan air, area sempadan, maupun kawasan tengah dan hulu menjadi sangat diperlukan agar upaya penyelamatan Danau Toba sebagai salah satu Danau Prioritas Nasional menjadi efektif,” kata Budi.

Baca Juga  KPK Ingatkan ASN Soal Modus THR: Minta Hadiah Lebaran Bisa Berujung Pidana

Penyelamatan Danau Prioritas Nasional

Danau Toba merupakan satu dari lima belas danau yang telah ditetapkan sebagai danau prioritas nasional sesuai amanat Peraturan Presiden No. 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Dalam amanat Undang-Undang tersebut, KPK salah satu pihak yang dilibatkan dalam penyelamatan danau prioritas nasional.

Upaya penyelamatan Danau Toba sejalan dengan fungsi koordinasi dan supervisi di dalam UU KPK.

Fokusnya ialah melakukan kegiatan upaya penyelamatan kerugian keuangan atau kekayaan negara.

Dalam konteks ini, KPK melakukan upaya pencegahan korupsi yang berpotensi dikuasai atau dimanfaatkan pihak-pihak yang tidak memiliki hak atas danau tersebut.

Rekomendasi Tindak Lanjut

Sebagai penutup diskusi, KPK merekomendasikan beberapa hal antara lain;

Pertama, Seluruh pemangku kepentingan untuk segera menyusun, menetapkan, nelaksanakan dan  mematuhi strategi penyelamatan Danau Prioritas sesuai Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2021 tentang Penyelamatan Danau Prioritas Nasional.

Kedua, Inventarisasi dan pembenahan perijinan dan non-perijinan yang ada terkait dengan pemanfaatan Danau Toba serta pengoptimalan RTRW dan RDTR dalam pemberian perizinan.

Ketiga, Melakukan penertiban kegiatan yang tidak memiliki izin di badan danau maupun Sepadan danau.

Keempat, Melaksanakan perintah Presiden RI terkait penertiban usaha-usaha yang mencemari lingkungan dalam rangka mendukung pariwisata dan usaha yang ramah lingkungan serta sustainable.

Kelima, Bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya dalam rangka pencatatan/legalisasi, penguasaan dan pengamanan, penyelesaian sengketa hukum dan pemanfaatan serta optimalisasi Danau Toba.

“Selanjutnya KPK akan mendukung penuh langkah-langkah yang akan ditindaklanjuti dari diskusi hari ini,” tutup Edi.***

Red/K.101

BACA juga Berita menarik Seputar Pemilu KLIK disini

Tags: Focus Group DiscussionKomisi Pemberantasan KorupsiKPK Dampingi Upaya Penyelamatan Danau TobaOptimalkan Aset NegaraPenguatan Kolaborasi antar-Pihak dalam Mendorong Pengendalian Pemanfaatan Ruang di Danau TobaWarta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Gandeng Denny Indrayana, Asosiasi Pengusaha Uji Materi Permenaker Soal Upah Minimum ke Mahkamah Agung

Post Selanjutnya

Prestasi Membanggakan di Acara Internasional Migas, Presiden DEM Apresiasi BUMD Riau

RelatedPosts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026
dok. KPK

KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

10 Juli 2026

Mochammad Jasin Dorong KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing ke Menhut

8 Juli 2026
Post Selanjutnya

Prestasi Membanggakan di Acara Internasional Migas, Presiden DEM Apresiasi BUMD Riau

Yusrizki: Semoga Dekarbonisasi Industri Dapat Terakselerasi dengan IA-ITB Net Zero Hub

Discussion about this post

KabarTerbaru

Viral Dugaan Razia Potong Rambut Berlebihan di Sekolah Belitung, Siswa Jadi Sorotan, Dinas Pendidikan Diminta Bertindak Tegas

20 Juli 2026
Oplus_131072

Masinton Pasaribu Ajak Keluarga Besar PPTSB Bersinergi Bangun Tapanuli Tengah

20 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Dikritik PWI, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

20 Juli 2026

Raih Pemred Award 2026,  Benyamin Davnie  Sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Komunikasi Publik

20 Juli 2026

Wamensos Agus Jabo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat: Setiap Anak Punya Potensi Berprestasi

20 Juli 2026

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia, Tinggalkan Istri dan Tiga Anak

20 Juli 2026

Bambang Haryadi Tegaskan Prabowo Tak Pernah Campuri Proses Penegakan Hukum

20 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com