• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 1, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Dukung Densus ’88, Habib Syakur: ‘Regenerasi Jamaah Islamiyah Harus Kita Waspadai’

Redaksi oleh Redaksi
17 Oktober 2021
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku– Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mendukung Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 mengantisipasi ancaman regenerasi kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kelompok yang memiliki paham jihad dengan kekerasan ini terus berganti wajah dan merekrut masyarakat umum.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu disampaikan Habib Syakur dalam bincang RRI dengan topik “Mewaspadai Regenerasi Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah” pada Minggu (17/10/2021).

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Tommy Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Berlatar Jurnalis hingga Pucuk Kebijakan Moneter

“Densus 88 wajib mewaspadai kelompok teroris Jamaah Islamiyah dan juga wajib mengintervensi segala bentuk kegiatannya, baik pelatihan-pelatihannya dan sebagainya,” kata Habib Syakur.

Habib Syakur mengingatkan, berdasarkan pengalaman terdahulu, sudah banyak dampak yang diperbuat oleh kelompok teroris Jamaah Islamiyah.

Karena itu, Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberi dukungan kepada Densus Antiteror 88.

“Kita harus memberikan dukungan kepada Densus 88. Karena, Densus 88 mengemban amanah rakyat untuk mewujudkan keutuhan NKRI. Dan, rakyat wajib mendukung sepenuhnya Densus 88. Dan terbukti Densus 88 telah penuh berkhidmat mengabdi kepada rakyat untuk mewujudkan keteduhan NKRI,” paparnya.

Lebih lanjut, Habib Syakur menguraikan, adanya pelatihan-pelatihan oleh kelompok Jamaah Islamiyah memicu kekhawatiran. Kelompok ini, tegas Habib Syakur, adalah orang-orang yang salah memahami agama.

Sebab, kegiatan pelatihan yang mereka lakukan dengan maksud egoisme dan untuk tujuan mereka sendiri. Yaitu, membuat bangsa gaduh, dan Pancasila tidak berdaya.

Oleh karena itu, menurut Habib Syakur, salah satu kunci menangkal paham terorisme, radikalisme, dan intoleran, ialah menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Bebas Tanggal 30 Desember, Ini Rencana Ahmad Dhani Usai Keluar Penjara

“Pancasila merupakan ruh seluruh rakyat Indonesia dalam membina komunikasi dan silaturahmi dalam beragama. Singkat cerita analisa saya situasi seperti ini regenerasi kelompok teroris jamaah Islamiyah harus kita awasi ketat,” kata Habib Syakur.

Disisi lain, menurut Habib Syakur, salah satu cara menangkal berkembangnya paham-paham radikala ialah keteduhan dalam menyampaikan nilai-nilai agama.

Dia menegaskan, jika ada orang yang mengaku beragama mengatasnamakan Islam, tapi bertindak brutal, intoleran, itu bukanlah bagian dari Islam.

Jadi, lanjutnya, deteksi dini dari paham-paham radikal, intoleran harus dimulai dari pengawasan di lingkungan keluarga. Artinya, masyarakat harus betul-betul memahami keadaan dan situasi dalam lingkungannya sendiri.

Selain itu, Habib Syakur juga mengingatkan akan pengawasan maupun pendampingan penggunaan media sosial (medsos) oleh anak-anak, terkait kajian-kajian agama.

“Karena pengaruh dari medsos sangat mengerikan. Jujur saja, negeri kita tercinta ini akan sangat terkikis habis peradaban yang sangat luhur ini dengan pengaruh medsos. Maka dari itu kita harus mendampingi putra-putri kita secara arif dan bijaksana dalam menggunakan medsos,” ungkapnya.

Selain anak-anak, sesama masyarakat harus
memperhatikan komunikasi di sekitarnya.Yaitu memastikan bahwa lingkungannya tidak terpapar paham radikalisme, dan Intoleran.

Jika ada yang mencurigakan, lanjut Habib Syakur, maka wajib berkonsultasi dan berkoordinasi dengan RT/RW bahkan lurah. Jadi, RT/RW, Lurah, Babinsa, Babinkamtipmas, juga dijalin komunikasi untuk mengawasi secara dini pengaruh-pengaruh paham radikalisme dan intoleransi.

“Jangan sampai paham teroris itu muncul. Terus terang teroris itu adalah monster yang bisa melumpuhkan, merusak memperhangus jati diri kita sebagai insan suci Pancasila dan insan Indonesia yang sejati,” tutup Habib Syakur.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol MD Shodiq mengatakan, Densus 88 belum bisa mengintervensi regenerasi kelompok teroris Jamaah Islamiyah. Sehingga regenerasi kelompok tersebut patut diwaspadai.

Baca Juga  SIAGA '98: Saatnya Presiden Jokowi Sampaikan 'Sikap Pemerintah' Secara Resmi

Shodiq menjelaskan, sebelum kelompok teroris Jamaah Islamiyah melakukan jihad global, mereka akan melakukan pelatihan.

Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh kelompok Jamaah Islamiyah dapat berlokasi di sekolah atau kamp-kamp di seluruh Indonesia.

Namun demikian, peta persebaran anggota Jamaah Islamiyah telah menurun secara umum, sejak salah satu tokoh dan figur kelompok Jamaah Islamiyah Abu Rusydan ditangkap.

“Setelah puncaknya kemarin kita melakukan penegakan hukum terhadap Abu Rusydan, salah satu tokoh dan figur kelompok Jamaah Islamiyah, secara umum peta Jamaah Islamiyah sudah down,” katanya.

“(Pada masa yang akan datang), mereka akan terus-menerus melakukan regenerasi dan kegiatan (teror) akan terus berjalan. Ini perlu intervensi,” kata Shodiq dalam diskusi bertajuk “Al Jamaah Al Islamiyah Dahulu, Kini, dan Di Masa Mendatang” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Kajian Terorisme SKSG UI Official, Selasa (12/10/2021). ***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Densus '88Gerakan Nurani Kebangsaan
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Wujud Semangat Gotong Royong: ICPW Berbagi Kasih ke Anak Yatim, Janda Hingga Pemulung

Post Selanjutnya

2 Miliar Pengguna Google Chrome Terancam ‘Zero-Day Attack’

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026

Bupati Lahat Bursah Zarnubi dan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

22 Januari 2026
Wamenkeu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono

Tommy Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Berlatar Jurnalis hingga Pucuk Kebijakan Moneter

21 Januari 2026

RUPSLB PGEO 2026: Ahmad Yani Resmi Gantikan Julfi Hadi sebagai Direktur Utama

21 Januari 2026
Kawah Kareta KMJ3 foto dokumentasi tahun 2016

ADPPI Sosialisasikan KMJ 3 Lewat Media Sosial, Dorong Penetapan sebagai National Geothermal Heritage

19 Januari 2026

Haru Warnai Akad Nikah Sekretaris Pribadi, Presiden Prabowo Hadir Jadi Saksi Agung Surahman

18 Januari 2026
Post Selanjutnya

2 Miliar Pengguna Google Chrome Terancam 'Zero-Day Attack'

Ringkus Sindikat Internasional, 81 Kg Sabu Disita, Kapolda Riau: 'Kita Tidak Akan Berhenti Kejar Para Pelaku Narkoba'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ketua KPK Setyo Budiyanto bersama jajaran dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Jakarta, Rabu (28/1/2025)

KPK Cetak Rekor Asset Recovery 2025 Lampaui Rp1,5 Triliun Hingga Terapkan KUHP-KUHAP Baru

31 Januari 2026

Jokowi Sebut PSI Partai “Super TBK”, Siap Turun Langsung dan Bekerja Mati-Matian untuk PSI

31 Januari 2026

Perkuat Integritas Peradilan, BNN dan KY Bersinergi Tangani Kejahatan Narkotika

31 Januari 2026
Sejumlah pimpinan OJK mengundurkan diri usai IHSG anjlok dua hari berturut-turut. Dirut BEI juga mundur setelah indeks sempat kena trading halt.

Jajaran Pimpinan OJK Ramai-Ramai Mundur Usai IHSG Anjlok 2 Hari Beruntun

31 Januari 2026
Polisi mengungkap kasus penculikan anak di Tambun Selatan, Bekasi. Pelaku ditangkap saat kabur naik bus di Bandung, korban ditemukan selamat.

Aksi Cepat Polisi Bekasi Gagalkan Penculikan Anak, Pelaku Diciduk Saat Kabur Naik Bus

31 Januari 2026
Sertijab Pejabat Utama Mabes Polri dan Kapolda jajaran di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jumat (30/1/2026)

Sertijab Pejabat Utama dan Kapolda: Tour of Area dan Tour of Duty Perkuat Profesionalisme Polri

31 Januari 2026
Kemenko Kumham Imipas melakukan rapat konsolidasi dengan sejumlah LSM dan peneliti hukum. (Foto: Humas Kemenko Kumham Imipas)

Keadilan Restoratif Ujian Nyata KUHP–KUHAP Baru

31 Januari 2026
dok OJK

Dirut BEI Mundur, Tiga Pimpinan OJK Lepas Jabatan: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan

30 Januari 2026
Menkeu Purbaya mengungkap alasan Dirut BEI Iman Rachman mundur. Ia menyebut ada kesalahan fatal terkait komunikasi dengan MSCI saat IHSG anjlok.

Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

30 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inilah Alasan Dirut BEI Mundur, Kata Menkeu Purbaya: Salah Komunikasi dengan MSCI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com