• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Dukung Densus ’88, Habib Syakur: ‘Regenerasi Jamaah Islamiyah Harus Kita Waspadai’

Redaksi oleh Redaksi
17 Oktober 2021
di Kabar Terkini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku– Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mendukung Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 mengantisipasi ancaman regenerasi kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI).

Kelompok yang memiliki paham jihad dengan kekerasan ini terus berganti wajah dan merekrut masyarakat umum.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Hal itu disampaikan Habib Syakur dalam bincang RRI dengan topik “Mewaspadai Regenerasi Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah” pada Minggu (17/10/2021).

RelatedPosts

BGN Sterilisasi Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Kantor Diwarnai Aksi Pengelola SPPG di Pintu Masuk

OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

“Densus 88 wajib mewaspadai kelompok teroris Jamaah Islamiyah dan juga wajib mengintervensi segala bentuk kegiatannya, baik pelatihan-pelatihannya dan sebagainya,” kata Habib Syakur.

Habib Syakur mengingatkan, berdasarkan pengalaman terdahulu, sudah banyak dampak yang diperbuat oleh kelompok teroris Jamaah Islamiyah.

Karena itu, Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk memberi dukungan kepada Densus Antiteror 88.

“Kita harus memberikan dukungan kepada Densus 88. Karena, Densus 88 mengemban amanah rakyat untuk mewujudkan keutuhan NKRI. Dan, rakyat wajib mendukung sepenuhnya Densus 88. Dan terbukti Densus 88 telah penuh berkhidmat mengabdi kepada rakyat untuk mewujudkan keteduhan NKRI,” paparnya.

Lebih lanjut, Habib Syakur menguraikan, adanya pelatihan-pelatihan oleh kelompok Jamaah Islamiyah memicu kekhawatiran. Kelompok ini, tegas Habib Syakur, adalah orang-orang yang salah memahami agama.

Sebab, kegiatan pelatihan yang mereka lakukan dengan maksud egoisme dan untuk tujuan mereka sendiri. Yaitu, membuat bangsa gaduh, dan Pancasila tidak berdaya.

Oleh karena itu, menurut Habib Syakur, salah satu kunci menangkal paham terorisme, radikalisme, dan intoleran, ialah menguatkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga  Dukung Kampung Tangguh Ideologi, Habib Syakur: "Kalau Kelompok Radikal Dibiarkan, Agenda Pembangunan Akan Terus Terancam"

“Pancasila merupakan ruh seluruh rakyat Indonesia dalam membina komunikasi dan silaturahmi dalam beragama. Singkat cerita analisa saya situasi seperti ini regenerasi kelompok teroris jamaah Islamiyah harus kita awasi ketat,” kata Habib Syakur.

Disisi lain, menurut Habib Syakur, salah satu cara menangkal berkembangnya paham-paham radikala ialah keteduhan dalam menyampaikan nilai-nilai agama.

Dia menegaskan, jika ada orang yang mengaku beragama mengatasnamakan Islam, tapi bertindak brutal, intoleran, itu bukanlah bagian dari Islam.

Jadi, lanjutnya, deteksi dini dari paham-paham radikal, intoleran harus dimulai dari pengawasan di lingkungan keluarga. Artinya, masyarakat harus betul-betul memahami keadaan dan situasi dalam lingkungannya sendiri.

Selain itu, Habib Syakur juga mengingatkan akan pengawasan maupun pendampingan penggunaan media sosial (medsos) oleh anak-anak, terkait kajian-kajian agama.

“Karena pengaruh dari medsos sangat mengerikan. Jujur saja, negeri kita tercinta ini akan sangat terkikis habis peradaban yang sangat luhur ini dengan pengaruh medsos. Maka dari itu kita harus mendampingi putra-putri kita secara arif dan bijaksana dalam menggunakan medsos,” ungkapnya.

Selain anak-anak, sesama masyarakat harus
memperhatikan komunikasi di sekitarnya.Yaitu memastikan bahwa lingkungannya tidak terpapar paham radikalisme, dan Intoleran.

Jika ada yang mencurigakan, lanjut Habib Syakur, maka wajib berkonsultasi dan berkoordinasi dengan RT/RW bahkan lurah. Jadi, RT/RW, Lurah, Babinsa, Babinkamtipmas, juga dijalin komunikasi untuk mengawasi secara dini pengaruh-pengaruh paham radikalisme dan intoleransi.

“Jangan sampai paham teroris itu muncul. Terus terang teroris itu adalah monster yang bisa melumpuhkan, merusak memperhangus jati diri kita sebagai insan suci Pancasila dan insan Indonesia yang sejati,” tutup Habib Syakur.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Identifikasi dan Sosialisasi Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol MD Shodiq mengatakan, Densus 88 belum bisa mengintervensi regenerasi kelompok teroris Jamaah Islamiyah. Sehingga regenerasi kelompok tersebut patut diwaspadai.

Baca Juga  Hukum Edy Mulyadi, Habib Syakur Ingatkan Polri Akan Bahaya Teror Verbalistik dan Lingustik

Shodiq menjelaskan, sebelum kelompok teroris Jamaah Islamiyah melakukan jihad global, mereka akan melakukan pelatihan.

Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh kelompok Jamaah Islamiyah dapat berlokasi di sekolah atau kamp-kamp di seluruh Indonesia.

Namun demikian, peta persebaran anggota Jamaah Islamiyah telah menurun secara umum, sejak salah satu tokoh dan figur kelompok Jamaah Islamiyah Abu Rusydan ditangkap.

“Setelah puncaknya kemarin kita melakukan penegakan hukum terhadap Abu Rusydan, salah satu tokoh dan figur kelompok Jamaah Islamiyah, secara umum peta Jamaah Islamiyah sudah down,” katanya.

“(Pada masa yang akan datang), mereka akan terus-menerus melakukan regenerasi dan kegiatan (teror) akan terus berjalan. Ini perlu intervensi,” kata Shodiq dalam diskusi bertajuk “Al Jamaah Al Islamiyah Dahulu, Kini, dan Di Masa Mendatang” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Kajian Terorisme SKSG UI Official, Selasa (12/10/2021). ***

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Densus '88Gerakan Nurani Kebangsaan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Wujud Semangat Gotong Royong: ICPW Berbagi Kasih ke Anak Yatim, Janda Hingga Pemulung

Post Selanjutnya

2 Miliar Pengguna Google Chrome Terancam ‘Zero-Day Attack’

RelatedPosts

BGN Sterilisasi Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Kantor Diwarnai Aksi Pengelola SPPG di Pintu Masuk

9 Juni 2026
Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

8 Juni 2026
KPK_Lelang_kabariku_dwiwarna

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

8 Juni 2026
Silmy Karim ditahan KPK setelah OTT Imigrasi yang diduga terkait pengurusan izin tinggal WNA.(Istimewa)

Dugaan Jual-Beli Izin Tinggal WNA Jadi Pangkal Kasus yang Menyeret Silmy Karim

4 Juni 2026

Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

3 Juni 2026
Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

3 Juni 2026
Post Selanjutnya

2 Miliar Pengguna Google Chrome Terancam 'Zero-Day Attack'

Ringkus Sindikat Internasional, 81 Kg Sabu Disita, Kapolda Riau: 'Kita Tidak Akan Berhenti Kejar Para Pelaku Narkoba'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kapolres Tangerang Selatan,AKBP Boy Jumalolo Anjangsana Ke Anggota Sakit Menahun di Pamulang

19 Juni 2026

BNN Dapat Dukungan Komisi III, Tambahan Anggaran Rp5,05 Triliun untuk Perang Melawan Narkoba

19 Juni 2026

Pakar Ekonomi Willy Arafah Ungkap Pemerintah Harus Berperan Tingkatkan Pertumbuhan UMKM Hadapi Ekonomi Digital 

19 Juni 2026

Komisi III Restui Tambahan Anggaran KPK Rp989 Miliar untuk Perkuat Asset Recovery dan Pencegahan Korupsi

19 Juni 2026

Sholeh Basyari CSIIS: Satu Abad Setelah Turki Usmani Runtuh, Iran Meneguhkan Kembali Kekuatan Islam di Panggung Global

19 Juni 2026

PPDI Siap Kawal Asta Cita Prabowo, Mendes: Dari Desa Wujudkan Indonesia Emas 2045

19 Juni 2026

Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

19 Juni 2026

Irjen Andry Wibowo Wakili Kapolri Hadiri Pearls in Policing 2026 di Den Haag, Bahas Tantangan dan Stabilitas Keamanan Global

18 Juni 2026
Hotman Paris ditantang Benny Wullur, akademisi soroti dugaan pencabutan putusan inkracht yang dinilai mengancam kepastian hukum.(istimewa)

Hotman Paris Ditantang Debat oleh Benny Wullur, Akademisi Heran Putusan Inkracht Bisa Dicabut

18 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketum APKASI Bursah Zarnubi: Jangan Buka CPNS Lagi, Selesaikan Dulu PPPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Usai Noel Divonis, KPK Ungkap Fakta Penting di Balik Putusan Hakim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantah Terlibat Penyimpangan Program MBG, Berikut Penjelasan Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat : Parpol Koalisi Pecah Jika Jokowi Dorong Gibran di Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com