• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Mei 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Cerita Tempe dari Israel hingga Rusia

Redaksi oleh Redaksi
25 Juli 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Kiri: Roy Grant pengusaha tempe warga Israel. Kanan: William Mitchell pengusaha tempe warga London. (*)

Kiri: Roy Grant pengusaha tempe warga Israel. Kanan: William Mitchell pengusaha tempe warga London. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Tak hanya rendang dari Sumatera Barat yang go internasional, kini tempe juga sudah mendunia. Makanan berbahan dasar kedelai yang difermentasi ini, kini dikenal dari Israel hingga Rusia.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di Israel

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Warga Israel ini namanya Roy Grant. Ia memproduksi tempe di tempat tinggalnya di Beit Herut, sebuah permukiman yang berada di antara Ibu Kota Tel Aviv dan Haifa. Tempe buatan Roy Grant ini selalu habis dibeli warga Beit Herut, Tel Aviv hingga Yerusalem.

Roy mengetahui cara membuat tempe saat mengunjungi Bali tahun 2000 silam.

“Ketika di Bali saya pergi ke sejumlah tempat memproduksi tempe, juga satu orang pembuat tofu. Dari sanalah saya belajar,” katanya kepada wartawan.

Roy mengaku sangat terkesan dengan kepiawaian orang Indonesia dalam membuat tempe. Meski tanpa inkubator dan dilakukan secara tradisional, namun tempe Indonesia hebat.

“Selalu hangat meski tanpa mesin pengatur suhu,” ujarnya.

Hingga tahun 2019 lalu, Roy sudah 19 tahun berbisnis tempe. Dan ia tetap mempertahankan pembuatan tempe secara tradisional seperti di Indonesia. Roy mengaku bukannya tak bisa memproduksi tempe secara besar-besaran dengan mesin berteknologi.

“Ini (Israel) negara kecil, jadi tidak ada alasan untuk membangun pabrik tempe di Israel,” tutur ayah dua anak ini.

Roy juga selalu bilang kepada pelanggannya, tempe adalah makanan asli Indonesia.

“Tapi sebagian besar warga Israel tidak mengetahui Indonesia sebab informasi tentang Indonesia di Israel sangat sedikit. Indonesia dan Israel tak memiliki hubungan diplomatik,” ujarnya.

Baca Juga  Mengintip Unggahan Lisa Mariana yang Mengaku Selingkuhan Ridwan Kamil: Terungkap Miliki Tato di Punggung dan Bokong

Di Amerika

Tempe yang laris manis di Amerika Serikat bermerk “Smiling Hara Tempeh”. Tempe ini ada yang dijual mentah da pula yang yang sudah dimasak.

Tempe merk ini diproduksi oleh pasangan suami dan istri, Chad Oliphant dan Sarah Yancey.

“Saya sangat suka tempe dan tempe juga merupakan produk yang sangat menonjol karena itu homemade. Jadi, jarang tersedia di toko-toko,” kata Chad kepada VOA Indonesia.

Chad mengaku punya pengetahuan proses fermentasi dan cara membuat tempe karena pernah mengenyam pendidikan di Microbiotic Institute di Massachussetts. Berbekal pengetahuannya ini, Chad dan istrinya mendirikan “ Smiling Hara Tempe” yang berarti perut bahagia.

Kini tempe produksi Chad dipasok ke berbagai restoran dan toko, tak hanya di Ashville, tapi juga di Amerika bagian Selatan.

Ryan Prenger, salah seorang manajer di perusahaan makanan mitra Chad, mengatakan, harga tempe Chad memang agak mahal. Meskipun demikian, tempe itu laku keras.

“Mereka juga membuat produk tempe yang sudah dibumbui dan ternyata laku juga,” kata Prenger.

Chad sendiri menyebut usaha tempe ini merupakan tumpuan hidup bagi keluarganya. Pria ini menyebut tempe telah menjadi alat mereka untuk mengenal Indonesia.
Memang, lanjut Chad, keberadaan tempe di Amerika ini masih kalah populer dengan tahu. Walaupun begitu, Chad percaya warga Amerika Serikat semakin menyukai tempe karena rasanya enak dan bergizi tinggi.

Rusia

Diam-diam sejumlah warga Rusia kini sudah mengenal tempe. Bahkan ada warga Rusia yang kebelet ingin jadi pengrajin tempe, memesan ragi tempe dari Indonesia. Warga Rusia ini namanya Levchenko.

Konon Levchenko ini rutin memesan ragi tempe merk Raprima yang diproduksi Sunarto Djajadi warga Temanggung, Jawa Tengah.

Baca Juga  Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kebakaran Kejagung , Inilah Mereka

Melihat minat orang Rusia dengan tempe, Rustono, kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, yang kini menjadi bos tempe di Jepang, langsung membuka pabrik tempe di Rusia. Menurutnya, tempe ternyata mendapat sambutan hangat warga Beruang Merah tersebut.

Inggris

Di Inggris, tempe menjadi barang mewah namun sangat diminati. Warga Inggris rela merogoh saku hingga US$ 20 atau sekitar Rp 261.440 per porsi menu tempe.

Adalah William Mitchell seorang warga London yang telah bertahun-tahun membuka kedai tempe.

Ia bisa membuat tempe karena sempat belajar di sejumlah tempat di Jawa saat ia berkunjung ke Indonesia. Tertarik dengan makanan khas Indonesia itu, akhirnya ia memproduksi sendiri dan menjual tempe di negaranya.

William berjualan di warungnya selama tiga hari dan selebihnya dipakai untuk produksi dan memasak tempe.

Di Jepang

Di negeri sakura ini tempe merupakan makanan favorit. Adalah Rustono, lelaki kelahiran Grobogan yang telah disebutkan di atas yang berhasil mengangkat tempe di negara itu. Ia bahkan disebut telah “mentempekan” Jepang.

Jika di Indonesia harga satu potong tempe hanya berkisar antara Rp 5000 hingga Rp 10.000, maka tempe buatan Rustono di Jepang dihargai sekitar Rp 28.000 kalo dirupiahkan dengan kurs 115 per 1¥. Berbeda dengan di Indonesia yang berada di kelompok makanan sederhana, tempe Jepang malah memiliki prestige.

Kini usaha tempe Rustono telah merambah ke berbagai negara, di antaranya Meksiko, Hongaria, Prancis dan Polandia, serta Rusia.

Setelah “mentempekan” jepang, Rustono memang bercita-cita “mentempekan” dunia. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: tempetempe di Israel
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Sempat Bertemu dengan Purnomo yang Positif Covid-19, Presiden Jokowi akan Swab Test Lebih Cepat

Post Selanjutnya

KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Tanah Makam di OKU Sumsel

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya

KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Tanah Makam di OKU Sumsel

Hasil Tes Swab Presiden Jokowi Negatif Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Di Acara Nobar yang Digelar DPRD, Warga Garut Rayakan Hattrick Persib

23 Mei 2026

Wakapolri di Rakernis 2026: Korlantas Etalase Polri, Pelayanan Humanis Berbasis Teknologi Digital

23 Mei 2026
Diskusi Obor Rakyat Reborn menyoroti pelemahan rupiah, kebocoran SDA, hingga ekonomi rakyat yang dinilai makin tertekan. (Bemby/kabariku.com)

Rupiah Melemah, Obor Rakyat Reborn Soroti Kebocoran SDA hingga Beban Ekonomi Rakyat

23 Mei 2026
Persib Bandung resmi juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.(Istimewa)

Persib Juara Super League 2025/2026 Usai Tahan Imbang Persijap 0-0

23 Mei 2026

Presiden Prabowo Kenalkan Danantara Pengelola 1.040 BUMN Bernilai Rp17.000 Triliun Dana Kedaulatan RI

23 Mei 2026

Garut Dorong Lahirnya Bibit Atlet Lewat Invitasi Atletik Jawa Barat 2026

23 Mei 2026

Nurul Ghufron Resmi Jadi Komisaris Jasa Marga, RUPST 2025 Catat Kinerja Positif dan Susun Jajaran Baru

23 Mei 2026

RUPST PGN Ujian Reformasi BUMN, FSP BUMN IRA Ingatkan Danantara Prioritaskan Profesional Internal

22 Mei 2026
Steven Kondoy minta Komisi Kepolisian Nasional awasi Polda Sulawesi Utara soal penghentian kasus Henny Kondoy.(Istimewa)

Penghentian Kasus Dipersoalkan, Steven Kondoy Minta Kompolnas Awasi Polda Sulut

22 Mei 2026

Presiden Prabowo Kenalkan Danantara Pengelola 1.040 BUMN Bernilai Rp17.000 Triliun Dana Kedaulatan RI

23 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Menteri Luar Negeri Sugiono

    Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com