• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Cerita Tempe dari Israel hingga Rusia

Redaksi oleh Redaksi
25 Juli 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Kiri: Roy Grant pengusaha tempe warga Israel. Kanan: William Mitchell pengusaha tempe warga London. (*)

Kiri: Roy Grant pengusaha tempe warga Israel. Kanan: William Mitchell pengusaha tempe warga London. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Tak hanya rendang dari Sumatera Barat yang go internasional, kini tempe juga sudah mendunia. Makanan berbahan dasar kedelai yang difermentasi ini, kini dikenal dari Israel hingga Rusia.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Di Israel

RelatedPosts

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

Warga Israel ini namanya Roy Grant. Ia memproduksi tempe di tempat tinggalnya di Beit Herut, sebuah permukiman yang berada di antara Ibu Kota Tel Aviv dan Haifa. Tempe buatan Roy Grant ini selalu habis dibeli warga Beit Herut, Tel Aviv hingga Yerusalem.

Roy mengetahui cara membuat tempe saat mengunjungi Bali tahun 2000 silam.

“Ketika di Bali saya pergi ke sejumlah tempat memproduksi tempe, juga satu orang pembuat tofu. Dari sanalah saya belajar,” katanya kepada wartawan.

Roy mengaku sangat terkesan dengan kepiawaian orang Indonesia dalam membuat tempe. Meski tanpa inkubator dan dilakukan secara tradisional, namun tempe Indonesia hebat.

“Selalu hangat meski tanpa mesin pengatur suhu,” ujarnya.

Hingga tahun 2019 lalu, Roy sudah 19 tahun berbisnis tempe. Dan ia tetap mempertahankan pembuatan tempe secara tradisional seperti di Indonesia. Roy mengaku bukannya tak bisa memproduksi tempe secara besar-besaran dengan mesin berteknologi.

“Ini (Israel) negara kecil, jadi tidak ada alasan untuk membangun pabrik tempe di Israel,” tutur ayah dua anak ini.

Roy juga selalu bilang kepada pelanggannya, tempe adalah makanan asli Indonesia.

“Tapi sebagian besar warga Israel tidak mengetahui Indonesia sebab informasi tentang Indonesia di Israel sangat sedikit. Indonesia dan Israel tak memiliki hubungan diplomatik,” ujarnya.

Baca Juga  Ada Agus Rahardjo, Refli Harun dan Hendardi, Inilah Daftar Penasihat Kapolri Idham Azis

Di Amerika

Tempe yang laris manis di Amerika Serikat bermerk “Smiling Hara Tempeh”. Tempe ini ada yang dijual mentah da pula yang yang sudah dimasak.

Tempe merk ini diproduksi oleh pasangan suami dan istri, Chad Oliphant dan Sarah Yancey.

“Saya sangat suka tempe dan tempe juga merupakan produk yang sangat menonjol karena itu homemade. Jadi, jarang tersedia di toko-toko,” kata Chad kepada VOA Indonesia.

Chad mengaku punya pengetahuan proses fermentasi dan cara membuat tempe karena pernah mengenyam pendidikan di Microbiotic Institute di Massachussetts. Berbekal pengetahuannya ini, Chad dan istrinya mendirikan “ Smiling Hara Tempe” yang berarti perut bahagia.

Kini tempe produksi Chad dipasok ke berbagai restoran dan toko, tak hanya di Ashville, tapi juga di Amerika bagian Selatan.

Ryan Prenger, salah seorang manajer di perusahaan makanan mitra Chad, mengatakan, harga tempe Chad memang agak mahal. Meskipun demikian, tempe itu laku keras.

“Mereka juga membuat produk tempe yang sudah dibumbui dan ternyata laku juga,” kata Prenger.

Chad sendiri menyebut usaha tempe ini merupakan tumpuan hidup bagi keluarganya. Pria ini menyebut tempe telah menjadi alat mereka untuk mengenal Indonesia.
Memang, lanjut Chad, keberadaan tempe di Amerika ini masih kalah populer dengan tahu. Walaupun begitu, Chad percaya warga Amerika Serikat semakin menyukai tempe karena rasanya enak dan bergizi tinggi.

Rusia

Diam-diam sejumlah warga Rusia kini sudah mengenal tempe. Bahkan ada warga Rusia yang kebelet ingin jadi pengrajin tempe, memesan ragi tempe dari Indonesia. Warga Rusia ini namanya Levchenko.

Konon Levchenko ini rutin memesan ragi tempe merk Raprima yang diproduksi Sunarto Djajadi warga Temanggung, Jawa Tengah.

Baca Juga  Dukung Buruh Tolak Pembahasan RUU Ciptaker, Komnas RIM Siap Turunkan Massa

Melihat minat orang Rusia dengan tempe, Rustono, kelahiran Grobogan, Jawa Tengah, yang kini menjadi bos tempe di Jepang, langsung membuka pabrik tempe di Rusia. Menurutnya, tempe ternyata mendapat sambutan hangat warga Beruang Merah tersebut.

Inggris

Di Inggris, tempe menjadi barang mewah namun sangat diminati. Warga Inggris rela merogoh saku hingga US$ 20 atau sekitar Rp 261.440 per porsi menu tempe.

Adalah William Mitchell seorang warga London yang telah bertahun-tahun membuka kedai tempe.

Ia bisa membuat tempe karena sempat belajar di sejumlah tempat di Jawa saat ia berkunjung ke Indonesia. Tertarik dengan makanan khas Indonesia itu, akhirnya ia memproduksi sendiri dan menjual tempe di negaranya.

William berjualan di warungnya selama tiga hari dan selebihnya dipakai untuk produksi dan memasak tempe.

Di Jepang

Di negeri sakura ini tempe merupakan makanan favorit. Adalah Rustono, lelaki kelahiran Grobogan yang telah disebutkan di atas yang berhasil mengangkat tempe di negara itu. Ia bahkan disebut telah “mentempekan” Jepang.

Jika di Indonesia harga satu potong tempe hanya berkisar antara Rp 5000 hingga Rp 10.000, maka tempe buatan Rustono di Jepang dihargai sekitar Rp 28.000 kalo dirupiahkan dengan kurs 115 per 1¥. Berbeda dengan di Indonesia yang berada di kelompok makanan sederhana, tempe Jepang malah memiliki prestige.

Kini usaha tempe Rustono telah merambah ke berbagai negara, di antaranya Meksiko, Hongaria, Prancis dan Polandia, serta Rusia.

Setelah “mentempekan” jepang, Rustono memang bercita-cita “mentempekan” dunia. (Ref)

Tags: tempetempe di Israel
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Sempat Bertemu dengan Purnomo yang Positif Covid-19, Presiden Jokowi akan Swab Test Lebih Cepat

Post Selanjutnya

KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Tanah Makam di OKU Sumsel

RelatedPosts

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

27 Juli 2026

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Post Selanjutnya

KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Tanah Makam di OKU Sumsel

Hasil Tes Swab Presiden Jokowi Negatif Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Program MBG Tetap Optimal, Sudaryono: BGN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah Pascaputusan MK

2 Agustus 2026

Klarifikasi Resmi Satlap Tri Cakti atas Pemberitaan yang Tidak Benar dan Menyesatkan

2 Agustus 2026
Dok.Foto: Istimewa

DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

2 Agustus 2026

Kadin Apresiasi Kepemimpinan Presiden Prabowo: Visioner dan Unggul dalam Eksekusi Kebijakan

2 Agustus 2026

Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI, Lebih dari 100 Ribu Jemaah Padati Monas

2 Agustus 2026

Konsolidasi hingga Tingkat RW, PDIP Garut Bidik Tujuh Kursi DPRD pada Pemilu 2029

2 Agustus 2026

PSI Siapkan Sekretariat sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat Garut, Fokus Bantu Warga Ambil Ijazah yang Ditahan

2 Agustus 2026

PSI Garut Resmikan Kantor DPD, DPW Jabar: Rumah Aspirasi dan Tempat Lahirnya Pemimpin Muda

2 Agustus 2026

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

2 Agustus 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com