• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Corona dan Pelajaran dari Yuval Noah Harari, Catatan Garda Sembiring

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2020
di Opini
A A
0
Garda Sembiring. (*)

Garda Sembiring. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sambil menjalani masa karantina mandiri setelah sekitar 2 minggu lalu mengalami gejala demam berkepanjangan dan batuk-batuk kering, saya sungguh merasa beruntung setidaknya atas dua hal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pertama, semenjak hari pertama hingga kini saya tidak pernah mengalami kesulitan pernapasan. Yang kedua, adalah karena kemarin saya bisa merampungkan penerjemahan artikel Yuval Noah Harari yang menurut saya sedemikian penting dan kontekstual di tengah-tengah wabah, pandemi global yang kembali dialami dunia manusia.

RelatedPosts

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

Mengapa sedemikian penting? Karena wabah pandemik yang menimpa dunia manusia kali tidak saja membuat publik terperangah, tapi juga membuat bingung para pakar khusususya di bidang virologi, epidemiologi, imunologi, maupun para pakar keilmuan lainnya. Permasalahannya kebingungan ini tidak sekadar di level akademis: entah di laboratorium ataupun di ruang-ruang kelas belaka, kebingungan serupa agaknya tengah terjadi juga di kalangan para pengambil kebijakan di seantero dunia.

Yang paling menyedihkan adalah ketika para pengambil kebijakan gagal paham ihwal akar permasalahan krisis ini.

Jika akar permasalahannya saja gagal dipahami, bagaimana pula kita bisa berharap muncul strategi dan mitigasi yang akurat untuk menjinakkan krisis?

Dalam karyanya kali ini Harari menyentak kesadaran para pembacanya–setidaknya saya | penerjemah teks ini–untuk terbangun dari kenaifan menimbang wabah, entah di level manapun juga: outbreak , epidemik ataupun pandemik.

Wabah epidemik maupun berskala pandemik bukanlah pengalaman baru bagi spesies manusia. Sejak Blackdeath ( Great Bubonic Plague | Pestilence ) atau sampar di abad Pertengahan yang membantai total seperempat populasi dunia manusia ketika itu, sampai cacar ( Smallpox ) di abad ke-16 maupun Ebola di abad ke-20 (dan kembali meletus di Afrika Barat tahun 2013-2014), spesies manusia telah belajar banyak tentang cara menanggulangi wabah. Salah-satu tonggak terpenting keberhasilan manusia adalah pada pemberantasan cacar secara total di tahun 1979. Untuk rinciannya jauh lebih nyaman dibaca dari artikel ini sendiri.

Baca Juga  Kebebasan Pers, Governance, dan Transparansi Program MBG

Seorang kawan bertanya, apakah yang paling menarik atau membetot perhatian saya dari karya Harari terbaru?

Saya menemukan beberapa simpulan yang begitu sederhana namun menyentak, sebagaimana dikutipkan di bawah ini.

“Satu hal terpenting yang kiranya harus disadari publik luas berkenaan dengan epidemi semacam ini, adalah bahwa penyebaran epidemi di negara mana pun sesungguhnya membahayakan segenap spesies manusia”.

“Dalam perang melawan virus, (umat) manusia perlu menjaga garis demarkasi dengan ketat. Tapi bukanlah garis perbatasan antar negara, melainkan perbatasan di antara dunia manusia dengan dunia virus”.

“Di seantero planet bumi ini tak terhitung banyaknya jumlah virus dan beragam virus baru terus-menerus berkembang melalui mutasi genetik. Garis demarkasi yang memisahkan dunia virus ini dengan dunia manusia melintas secara tidak kasat mata di dalam tubuh tiap insan manusia. Jika virus berbahaya tersebut berhasil menembus perbatasan ini di mana pun juga di permukaan bumi ini, seekor virus ini akan membahayakan segenap spesies manusia”.

Demikian sekelumit teaser , simpulan lebih utuh kiranya bisa didapatkan setelah kawan-kawan membaca tuntas artikel ini.
Demikianlah pendapat saya.

Pondok Cina, 23 Maret 2020. (*)

Garda Sembiring, Dirut EpisCom Nusantara dan Aktivis 90-an

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: coronaEpisCom
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemerintah Mulai Sebar Obat Choloroquine ke Rumah Sakit Rujukan Penanganan Corona

Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

RelatedPosts

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026

The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

11 Februari 2026

Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

10 Februari 2026

Reformasi Kepolisian: antara Fenomena dan Noumena

29 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026
Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

Pemerintah Berikan Insentif untuk Tenaga Medis Tanggap Darurat Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Wisuda Universitas Garut Angkatan ke-XLIII Gelombang I, Lemhannas RI Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah dan Nasional‎

15 Februari 2026

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

15 Februari 2026

Hadiri Musrenbang Pemuda 2027, Bupati Garut Soroti Kualitas SDM dan Indeks Pembangunan Pemuda

14 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026

Presiden Prabowo Sematkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN, Ini Tokoh Penerima Tanda Kehormatan

14 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan ziarah ke makam para pemimpin terdahulu Kabupaten Garut pada Jumat (13/2/2026).
(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

Menapak Jejak Pengabdian, Bupati Garut Ziarah ke Makam Para Bupati Terdahulu dalam Rangka HJG ke-213

14 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Minta Rp10 Miliar di Kasus RPTKA, KPK: Penyidik Bayu Sigit Tidak Terdaftar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com