• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Corona dan Pelajaran dari Yuval Noah Harari, Catatan Garda Sembiring

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2020
di Opini
A A
0
Garda Sembiring. (*)

Garda Sembiring. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sambil menjalani masa karantina mandiri setelah sekitar 2 minggu lalu mengalami gejala demam berkepanjangan dan batuk-batuk kering, saya sungguh merasa beruntung setidaknya atas dua hal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pertama, semenjak hari pertama hingga kini saya tidak pernah mengalami kesulitan pernapasan. Yang kedua, adalah karena kemarin saya bisa merampungkan penerjemahan artikel Yuval Noah Harari yang menurut saya sedemikian penting dan kontekstual di tengah-tengah wabah, pandemi global yang kembali dialami dunia manusia.

RelatedPosts

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

Mengapa sedemikian penting? Karena wabah pandemik yang menimpa dunia manusia kali tidak saja membuat publik terperangah, tapi juga membuat bingung para pakar khusususya di bidang virologi, epidemiologi, imunologi, maupun para pakar keilmuan lainnya. Permasalahannya kebingungan ini tidak sekadar di level akademis: entah di laboratorium ataupun di ruang-ruang kelas belaka, kebingungan serupa agaknya tengah terjadi juga di kalangan para pengambil kebijakan di seantero dunia.

Yang paling menyedihkan adalah ketika para pengambil kebijakan gagal paham ihwal akar permasalahan krisis ini.

Jika akar permasalahannya saja gagal dipahami, bagaimana pula kita bisa berharap muncul strategi dan mitigasi yang akurat untuk menjinakkan krisis?

Dalam karyanya kali ini Harari menyentak kesadaran para pembacanya–setidaknya saya | penerjemah teks ini–untuk terbangun dari kenaifan menimbang wabah, entah di level manapun juga: outbreak , epidemik ataupun pandemik.

Wabah epidemik maupun berskala pandemik bukanlah pengalaman baru bagi spesies manusia. Sejak Blackdeath ( Great Bubonic Plague | Pestilence ) atau sampar di abad Pertengahan yang membantai total seperempat populasi dunia manusia ketika itu, sampai cacar ( Smallpox ) di abad ke-16 maupun Ebola di abad ke-20 (dan kembali meletus di Afrika Barat tahun 2013-2014), spesies manusia telah belajar banyak tentang cara menanggulangi wabah. Salah-satu tonggak terpenting keberhasilan manusia adalah pada pemberantasan cacar secara total di tahun 1979. Untuk rinciannya jauh lebih nyaman dibaca dari artikel ini sendiri.

Baca Juga  Bangun Kepercayaan Publik, Pemerintahan Prabowo Harus Bersih Dari Pengaruh Rezim Terdahulu

Seorang kawan bertanya, apakah yang paling menarik atau membetot perhatian saya dari karya Harari terbaru?

Saya menemukan beberapa simpulan yang begitu sederhana namun menyentak, sebagaimana dikutipkan di bawah ini.

“Satu hal terpenting yang kiranya harus disadari publik luas berkenaan dengan epidemi semacam ini, adalah bahwa penyebaran epidemi di negara mana pun sesungguhnya membahayakan segenap spesies manusia”.

“Dalam perang melawan virus, (umat) manusia perlu menjaga garis demarkasi dengan ketat. Tapi bukanlah garis perbatasan antar negara, melainkan perbatasan di antara dunia manusia dengan dunia virus”.

“Di seantero planet bumi ini tak terhitung banyaknya jumlah virus dan beragam virus baru terus-menerus berkembang melalui mutasi genetik. Garis demarkasi yang memisahkan dunia virus ini dengan dunia manusia melintas secara tidak kasat mata di dalam tubuh tiap insan manusia. Jika virus berbahaya tersebut berhasil menembus perbatasan ini di mana pun juga di permukaan bumi ini, seekor virus ini akan membahayakan segenap spesies manusia”.

Demikian sekelumit teaser , simpulan lebih utuh kiranya bisa didapatkan setelah kawan-kawan membaca tuntas artikel ini.
Demikianlah pendapat saya.

Pondok Cina, 23 Maret 2020. (*)

Garda Sembiring, Dirut EpisCom Nusantara dan Aktivis 90-an

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: coronaEpisCom
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemerintah Mulai Sebar Obat Choloroquine ke Rumah Sakit Rujukan Penanganan Corona

Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

RelatedPosts

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

8 Mei 2026
Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

Pemerintah Berikan Insentif untuk Tenaga Medis Tanggap Darurat Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Respons Penangkapan Aktivis Global Sumud Flotilla, DPP Ikhwanul Muballighin Minta RI dan PBB Bertindak Tegas

21 Mei 2026

Bupati Garut Bangga PLTP Kamojang Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Pembangunan Daerah

21 Mei 2026

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026

KPK Ungkap Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Terdampak Program MBG, Cermati Risiko Tata Kelola BGN

21 Mei 2026

Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

21 Mei 2026

Membaca Ketakutan Media The Economist terhadap Prabowo

20 Mei 2026

Satlantas Polres Garut Gencarkan Razia Knalpot Brong, Pengendara Diminta Patuh Aturan

20 Mei 2026
Director Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara (sisi kiri) (Foto:Kabariku.com)

Experience Thailand 2026 Digelar di 21 Gerai Hero, Perkuat Produk Thailand di Pasar Indonesia

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com