• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, April 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Corona dan Pelajaran dari Yuval Noah Harari, Catatan Garda Sembiring

Redaksi oleh Redaksi
23 Maret 2020
di Opini
A A
0
Garda Sembiring. (*)

Garda Sembiring. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sambil menjalani masa karantina mandiri setelah sekitar 2 minggu lalu mengalami gejala demam berkepanjangan dan batuk-batuk kering, saya sungguh merasa beruntung setidaknya atas dua hal.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pertama, semenjak hari pertama hingga kini saya tidak pernah mengalami kesulitan pernapasan. Yang kedua, adalah karena kemarin saya bisa merampungkan penerjemahan artikel Yuval Noah Harari yang menurut saya sedemikian penting dan kontekstual di tengah-tengah wabah, pandemi global yang kembali dialami dunia manusia.

RelatedPosts

Membangun Solidaritas Negara Islam

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

Mengapa sedemikian penting? Karena wabah pandemik yang menimpa dunia manusia kali tidak saja membuat publik terperangah, tapi juga membuat bingung para pakar khusususya di bidang virologi, epidemiologi, imunologi, maupun para pakar keilmuan lainnya. Permasalahannya kebingungan ini tidak sekadar di level akademis: entah di laboratorium ataupun di ruang-ruang kelas belaka, kebingungan serupa agaknya tengah terjadi juga di kalangan para pengambil kebijakan di seantero dunia.

Yang paling menyedihkan adalah ketika para pengambil kebijakan gagal paham ihwal akar permasalahan krisis ini.

Jika akar permasalahannya saja gagal dipahami, bagaimana pula kita bisa berharap muncul strategi dan mitigasi yang akurat untuk menjinakkan krisis?

Dalam karyanya kali ini Harari menyentak kesadaran para pembacanya–setidaknya saya | penerjemah teks ini–untuk terbangun dari kenaifan menimbang wabah, entah di level manapun juga: outbreak , epidemik ataupun pandemik.

Wabah epidemik maupun berskala pandemik bukanlah pengalaman baru bagi spesies manusia. Sejak Blackdeath ( Great Bubonic Plague | Pestilence ) atau sampar di abad Pertengahan yang membantai total seperempat populasi dunia manusia ketika itu, sampai cacar ( Smallpox ) di abad ke-16 maupun Ebola di abad ke-20 (dan kembali meletus di Afrika Barat tahun 2013-2014), spesies manusia telah belajar banyak tentang cara menanggulangi wabah. Salah-satu tonggak terpenting keberhasilan manusia adalah pada pemberantasan cacar secara total di tahun 1979. Untuk rinciannya jauh lebih nyaman dibaca dari artikel ini sendiri.

Baca Juga  Achmad Yurinato: Warga Bekasi yang Meninggal di Cianjur Bukan Akibat Corona

Seorang kawan bertanya, apakah yang paling menarik atau membetot perhatian saya dari karya Harari terbaru?

Saya menemukan beberapa simpulan yang begitu sederhana namun menyentak, sebagaimana dikutipkan di bawah ini.

“Satu hal terpenting yang kiranya harus disadari publik luas berkenaan dengan epidemi semacam ini, adalah bahwa penyebaran epidemi di negara mana pun sesungguhnya membahayakan segenap spesies manusia”.

“Dalam perang melawan virus, (umat) manusia perlu menjaga garis demarkasi dengan ketat. Tapi bukanlah garis perbatasan antar negara, melainkan perbatasan di antara dunia manusia dengan dunia virus”.

“Di seantero planet bumi ini tak terhitung banyaknya jumlah virus dan beragam virus baru terus-menerus berkembang melalui mutasi genetik. Garis demarkasi yang memisahkan dunia virus ini dengan dunia manusia melintas secara tidak kasat mata di dalam tubuh tiap insan manusia. Jika virus berbahaya tersebut berhasil menembus perbatasan ini di mana pun juga di permukaan bumi ini, seekor virus ini akan membahayakan segenap spesies manusia”.

Demikian sekelumit teaser , simpulan lebih utuh kiranya bisa didapatkan setelah kawan-kawan membaca tuntas artikel ini.
Demikianlah pendapat saya.

Pondok Cina, 23 Maret 2020. (*)

Garda Sembiring, Dirut EpisCom Nusantara dan Aktivis 90-an

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: coronaEpisCom
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pemerintah Mulai Sebar Obat Choloroquine ke Rumah Sakit Rujukan Penanganan Corona

Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

RelatedPosts

Ilustrasi

Membangun Solidaritas Negara Islam

3 April 2026
ilustrasi

Tak Ada Sosialisme Indonesia Tanpa Hilirisasi dan Industrialisasi

28 Maret 2026
ilustrasi

MBG (Makanan Bergizi Gratis): Antara Proyek Ambisius dan Kegagalan Komunikasi Politik

26 Maret 2026

Taman Yu Yuan (Yu Yuan Garden) dan Polisi Shanghai

23 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Prabowo Subianto menjabat sebagai Danjen Kopassus

Danjen Kopassus di Panggung Politik Nasional

16 Maret 2026
Post Selanjutnya

Dua Petani Tewas Akibat Konflik dengan Perkebunan, KNPA Ajukan Lima Tuntutan

Pemerintah Berikan Insentif untuk Tenaga Medis Tanggap Darurat Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (Foto:Istimewa)

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

11 April 2026
Lucius Karus soroti kasus pemerasan Rp300 juta terhadap Ahmad Sahroni yang dinilai terlalu berbelit.(Foto:Istimewa)

Lucius Karus Soroti Kasus Pemerasan Rp300 Juta Sahroni: Kok Malah Dibikin Drama?

10 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK pada Jumat malam. (Foto:Kabariku.com)

Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

10 April 2026
KPK mengimbau masyarakat waspada modus pegawai KPK gadungan dan melaporkan ke Call Centre  198 (Foto:Istimewa)

KPK Minta Publik Adukan ke Call Center 198, Jika Temui Modus Pegawai KPK Gadungan

10 April 2026
anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni (foto:Istimewa)

Kronologi Ahmad Sahroni ditipu Rp300 Juta oleh Perempuan yang Mengatasnamakan Pimpinan KPK

10 April 2026
Kejagung serahkan Rp11,4 triliun, Presiden Prabowo sebut setara perbaikan 34.000 sekolah dan 500.000 rumah.(Dok.Setpres)

Rp11,4 T Diserahkan Kejagung, Presiden Prabowo Sebut Setara Renovasi 34 Ribu Sekolah dan 500 Ribu Rumah

10 April 2026

KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,88 Miliar ke Kementerian PU untuk Proyek Tol

10 April 2026

Presiden Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman

10 April 2026
Sekretaris PCNU Kabupaten Garut sekaligus Dewan Pertimbangan FKDT Garut, Dr. H. A. Hilman Umar Basori atau yang juga dikenal sebagai KH Aceng Hilman Umar Bashori

Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

10 April 2026

Istana Respons Isu Reshuffle Kabinet Prabowo: Evaluasi Dilakukan Setiap Saat

10 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme FKDT Garut Kian Mengemuka, Atep Taofik Mukhtar Minta Penataan Sesuai Aturan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com