• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Ketauladan Pemimpin Vs Pemimpin “JARKONI”

Redaksi oleh Redaksi
24 Agustus 2023
di Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Dr. Andry Wibowo., SIK., MH., M.Si

Bandung, Kabariku- Pemimpin merupakan epicentrum organ kehidupan struktural yang berjalan secara bersama dalam sistem sosial. Begitu penting posisi dan fungsinya membuat pemimpin menjadi pusat perhatian baik secara akademis (dunia riset) maupun secara praktis (operasional).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Secara akademis dan praktis faktor kepemimpinan melahirkan berbagai teori dan model-model tentang kepemimpinan. Banyak sekali model dan teori kepemimpinan diantaranya: transformational leader; demokratic leader; servant leader; otoritarian leader; technocratic leader; strategic leader; communicatife leader; charismatic leader sampai dengan leader by example.

RelatedPosts

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

Ketahanan Pangan dan Tugas Pokok Polri

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

Dari semua model dan teori kepemimpinan yang tersedia, ketauladanan menjadi model kepemimpinan paling mendasar yang dapat dijadikan rujukan. Hal Ini dapat ditelusuri melalui jejak sejarah para pemimpin dunia sejak era tradisional hingga masa modern.

Para rasul dan nabi misalnya. Mereka merupakan pemimpin yang diangkat Tuhan untuk memimpin umat pada zamannya. Selain bertugas merawikan wahyu Tuhan, para rasul dan nabi juga memberikan ketauladanan pada umat tentang hal yang telah disampaikannya. Dengan begitu diharapkan umatnya dapat memahami dan mengamalkan ketauladanan dalam kehidupan sosial dan individual mereka.

Demikian juga pada era selanjutnya, para pemimpin dunia di berbagai bidang menempatkan ketauladanan kepemimpinan sebagai role model bagi rakyatnya. Dengan kalimat sederhana retorika pemimpin diikuti secara linear dengan perilaku kesehariannya sebagai suatu realita ketauladanan yang ingin di sampaikan kepada publik. Seperti filosofi Jawa yang disampaikan oleh budayawan nasional Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarso Sing Tulodo.

Ketauladanan menjadi esensial dalam role model pemimpin di semua unit organisasi, sebelum para pemimpin melaksanakan model kepemimpinan lainnya. Dapat dikatakan pemimpin dengan ketauladanan menjadi dasar bagi semua pemimpin agar nilai kepemimpinan dapat ditransformasikan dan dipraktekan pada hubungan fungsional pemimpin dengan rakyatnya, atau setidaknya oleh para pengikutnya.

Baca Juga  Jahiliyah (isme) Dalam Masyarakat Kontemporer

Meskipun terlihat sederhana, dalam realitanya tidaklah mudah menemukan model pemimpin dengan karakter dan portofolio ketauladanan. Khususnya pada negara dengan indeks perilaku korupsi yang masih tinggi.

Anti thesis model keteladanan pemimpin adalah pemimpin dengan model ”JARKONI“ alias pemimpin yang iso ujar ora iso ngelakoni.

Pengertian pemimpin Jarkoni dalam bahasa Indonesia adalah pemimpin yang hanya pandai beretorika. Namun dalam prakteknya, retorika yang sering disampaikan tidak sesuai dengan perilakunya. Saat ini banyak sekali contohnya. Sering kita saksikan, pemimpin ditangkap karena melakukan pelanggaran dalam urusan pidana atau kejahatan terhadap negara dan urusan publik lainnya.

Dalam sejarah dunia kondisi pemimpin JARKONI dan minim ketauladanan dapat dilihat pada negara yang pemerintahannya atau birokrasinya rapuh (fragile beaurocracy). Kondisi yang dicirikan antara lain dengan: hilangnya etika dan moral dalam kepribadian birokrat; meritokrasi yang mandeg; pengaruh tangan hitam yang mencengkeram birokrat; atau kekuasaan yang dikuasai oleh prinsip nepotisme, kolusi dan koruptif.

Hilangnya ketauladanan dalam sebuah birokrasi akan memberikan implikasi luas tidak saja pada efektifitas birokrasi untuk menjalankan mandat kelembagaannya. Namun juga pada out come yang dirasakan oleh publik dan negara. Menguapnya nilai keadilan (justice) yang dibutuhkan publik dalam semua sisi pelayanan birokrasi sangat membahayakan eksistensi negara. Persoalan legitimasi kepemimpinan berbanding lurus dengan kepatuhan warga negaranya.

Unsur pemimpin dan kepemimpinan sekali lagi menjadi epicentrum roda gerak birokrasi. Oleh karenanya diperlukan kecermatan, ketelitian dan konsistensi untuk menempatkan the right man in the right place. Taat asas dalam melakukan identifikasi dan seleksi kepemimpinan dalam birokrasi akan mencegah hadirnya pemimpin JARKONI, demi melahirkan pemimpin yang memiliki ketauladanan.

Dalam bernegara, kita merindukan figur pemimpin dengan ketauladanan seperti Soekarno, Sudirman, dan Hoegeng. Model kepemimpinan idaman rakyat yang pernah mengisi ruang sejarah republik. Dalam konteks keumatan kita merindukan pemimpin sekelas para nabi yang konsisten memberikan ketauladanan dalam menggembala umatnya.***

Baca Juga  Refleksi 25 Tahun Reformasi Politik: Mencermati Peranan Militer ke Depan

Bandung, 23 Agustus 2023

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: “JARKONI”Dr. Andry Wibowo SIK. MH. MsiKetauladan Pemimpin Vs Pemimpin
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kadis LH Kabupaten Garut Ajak Masyarakat Pilah Sampah Sejak Tingkat Rumah Tangga

Post Selanjutnya

KPK Lepas Bus Antikorupsi 2023 ke Pulau Sumatera, Kampanyekan ‘Hajar Serangan Fajar’

RelatedPosts

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026

Ketahanan Pangan dan Tugas Pokok Polri

28 Juni 2026

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

27 Juni 2026

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

23 Juni 2026

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

21 Juni 2026

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

18 Juni 2026
Post Selanjutnya

KPK Lepas Bus Antikorupsi 2023 ke Pulau Sumatera, Kampanyekan ‘Hajar Serangan Fajar’

Pelatihan Profesional Jurnalis: Upgrade Diri untuk Negeri

Discussion about this post

KabarTerbaru

Jaga Daya Beli Masyarakat, Bahlil : Pemerintah Tahan Tarif Listrik Hingga September 2026

2 Juli 2026

Kapolda Metro Jaya Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

1 Juli 2026

HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

1 Juli 2026

Bupati Garut Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-80, Kejutan Danrem Pertegas Sinergi TNI-Polri

1 Juli 2026

Eksponen Reformasi 1998 Lampung Dukung Program Strategis Prabowo, Wujudkan Demokrasi Ekonomi

1 Juli 2026

Pemerintah Tetapkan Status Ojol Jadi UMKM, Berhak Akses KUR dan Program Pemberdayaan

1 Juli 2026

Tak Semua Pedagang Marketplace Kena Pajak, UMKM dengan Omzet di Bawah Rp500 Juta Tetap Bebas

1 Juli 2026

Lola Nelria Oktavia Salurkan Ribuan Beasiswa Program Indonesia Pintar bagi Pelajar di Dapil Jawa Barat XI

1 Juli 2026

Puncak HUT Bhayangkara ke-80 di Polda Babel, Kapolda : Momentum Intropeksi Diri-Peningkatan Kualitas

1 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung, Gugat Kejagung Lewat Praperadilan, OC Kaligis Persoalkan Proses Penangkapan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razman Arif Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan atas Kasus Pencemaran Nama Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK OTT di Kuansing, Amankan 10 Orang dan Sejumlah Barang Bukti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Resmi Terapkan Biodiesel B50 di Seluruh SPBU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com