• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Hujan deras akhir-akhir ini telah mengakibatkan korban nyawa. Di Karawang, Jawa Barat, tiga mahasiswa Unsika (Universitas Singa Perbangsa Karawang) tewas di gua yang mendadak tertutup air. Kemudian di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, empat penambang emas juga tewas akibat gua tempat mereka menambang roboh akibat guyuran hujan.

Di Karawang, tiga mahasiswa yang tewas adalah mahasiswa pencinta alam dari Unsika. Mereka tewas setelah terjebak di Goa Lele, Kampung Tanah Beureum, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Mereka adalah Erisya Rifania (20), mahasiswa Fakultas Keguruan yang berasal dari Kampung Parungtangjung, Cicadas, Bogor. Kemudian, Alief Rindu Arrafa (18) masih mahasiswa Fakultas Keguruan yang berasal dari Griya Parungpanjang, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Korban ketiga adalah Ainan Fatmatuzzaroh (19), mahasiswa Fakultas Kesehatan yang berasal dari Desa Bojanegara, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara.

RelatedPosts

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais TNI Diserahkan

Kapolres Garut Pimpin Rekayasa Lalu Lintas, One Way Efektif Urai Kepadatan Pemudik

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

Ketiganya terjebak di goa saat melaksanakan kegiatan mahasiswa pecinta alam (mapala). Dugaan sementara, ketika para korban berada di gua, tiba-tiba hujan deras mengguyur dan air hujan masuk ke gua. Akibatnya, ketiganya tewas karena kekurangan oksigen.

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, kegiatan pendidikan lanjutan mapala dilakukan pada Minggu (22/12/2019). Pihak SAR Bandung mendapat laporan adanya mahasiswa yang terjebak di gua sekitar pukul 21.00.

Berbekal laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi.

Jumlah mahasiswa yang terjebak di goa semuanya ada tujuh orang, yakni Erisa Rifana, Alief Rindu Arrafa, Ainan Fatmatuzzaroh, Dimas Rizki Kurniawan, Hipni Zuhaepi, dan M Ihsan Nurrahman, serta satu anggota rescue Mapala Unsika Evo Rahmat Yulistiadi. Tiga di antaranya pingsan dan kemudian meninggal, yakni Erisa Rifan yang dievakuasi Tim SAR Gabungan pukul 04.25 WIB, Alief Rindu dievakuasi sekira pukul 05.30 WIB, dan Ainan Fatimatuzahro dievakuasi pukul 06.00 WIB.

Baca Juga  Sat Reskrim Polres Garut Tangkap AB Sesaat Setelah Membacok WUH Hingga Meninggal Dunia

“Saat dievakuasi, ketiganya dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Deden.

Empat penambang tewas

Sementara di Jambi, empat orang penambang tewas setelah gua tempatnya menambang roboh pada Sabtu (21/12/2019).

Keempatnya berhasil ditemukan tim SAR dibantu aparat Polri dan TNI yang melakukan pencarian sejak Minggu (22/12/2019) hingga Senin pagi (23/12/2019).

Gua tambang emas yang roboh tersebut berada di pingiran Desa Pulau Baru, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin. Satu orang berhasil ditemukan beberapa saat setelah gua roboh, sementara tiga orang lainnya ditemukan pada Senin dinihari (23/12/2019),

Kepala Kantor BASARNAS Jambi Ibnu Harris Al Hussain, mengatakan, dengan temuan yang dilakukan Tim SAR dan aparat lainnya, berarti jumlah korban penambang meninggal yang dievakuasi sudah empat orang.

“Satu orang ditemukan warga pada hari kejadian Sabtu sore,” jelasnya.

Hingga Senin siang ini, Tim SAR dibantu aparat dan masyarakat masih terus melakukan pencarian. Dikabarkan, jumlah penambang yang tertimbun ada enam orang dan yang sudah ditemukan empat orang. Dengan demikian, masih ada dua korban lagi yang masih tertimbun.

“Kami terpaksa melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat, soalnya timbunan tanah sangat tebal,” ujar Ibnu.

Keenam korban tersebut, Yusuf (37) warga setempat, dan lima lainnya warga Pati Jawa Tengah.

Pihak Tim SAR masih melakukan identifikasi terhadap para korban tewas yang sudah ditemukan. (Ref)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: tambang emas
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis ProDem Gelar Temu Kangen. “Revolusi Belum Selesai Bung”

Post Selanjutnya

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

RelatedPosts

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI  Aulia Dwi Nasrullah kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026) (ANTARA/Walda Marison)

Kasus Penyiraman Aktivis KontraS, Jabatan Kabais TNI Diserahkan

26 Maret 2026
One Way Situasional Mampu Lancarkan Arus Mudik di Garut

Kapolres Garut Pimpin Rekayasa Lalu Lintas, One Way Efektif Urai Kepadatan Pemudik

23 Maret 2026
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

13 Maret 2026
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont

KontraS Desak Polisi Usut Tuntas Teror Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

13 Maret 2026
Israel Serang Iran, Ledakan Bikin Warga Berlarian (via REUTERS/WANA)

Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah, Pemprov Jabar Buka Hotline Darurat untuk Warganya

4 Maret 2026
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia/esdm

Pertalite Tetap Aman, Pemerintah Belum Rencanakan Kenaikan BBM Subsidi

4 Maret 2026
Post Selanjutnya
Zulkifli Zaini. (*)

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

Febri Diansyah

Rencananya Febri Diansyah Tak akan Lagi Jadi Jubir KPK, Ini Alasannya

Discussion about this post

KabarTerbaru

Peacekeeper Indonesia Gugur di Lebanon, Menlu Tegaskan Perlindungan Pasukan PBB

31 Maret 2026

Di Forum Indonesia-Jepang, Prabowo Subianto Perkuat Kemitraan dan Transisi Energi Bersih

31 Maret 2026
dok KONI Pusat

Tragedi Lebarun 2026, PP ALTI Serukan Evaluasi Total Standar Keselamatan Lari Trail

31 Maret 2026

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

30 Maret 2026

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

30 Maret 2026
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. (Istimewa)

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

30 Maret 2026
Mahasiswa desak DPR bentuk TGPF untuk usut teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.(Istimewa)

Mahasiswa Minta DPR Bentuk TGPF untuk Selidiki Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

30 Maret 2026

KPK: 87,83% PN/WL Telah Sampaikan LHKPN, Segera Lapor Sebelum Batas Akhir

30 Maret 2026

Wamensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di PPSDMAP Bogor: Target Beroperasi April 2026

30 Maret 2026

Presiden Pimpin Ratas Virtual, Seskab Teddy: Bahas Penyesuaian Kebijakan Ekonomi dan Energi

29 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terkesan Latar “Criminal Mind” Bossman, Sebut Relevan bagi KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com