• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Januari 30, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Peristiwa

Mensos Risma Didampingi Wabup Helmi Sambangi Lokasi Bencana Garut Memastikan Penanggulangan Pascabencana Terpenuhi

Redaksi oleh Redaksi
30 November 2021
di Peristiwa
A A
0
ShareSendShare ShareShare

GARUT, Kabariku- Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia (RI) Dr. Ir. Tri Rismaharini, M.T., melakukan peninjauan lokasi bencana banjir bandang di Kampung Ciloa, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Senin (29/11/2021).

Kedatangan Mensos Risma diterima  oleh Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. H. Helmi Budiman, di lokasi bencana. Selain untuk memastikan kebutuhan logistik dan penanggulangan pascabencana terpenuhi, juga untuk mengetahui kondisi warga terdampak.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mensos RI, Tri Rismaharini, dalam kunjungannya menyampaikan, pihaknya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan mencoba membuat lumbung yang bernama Lumbung Sosial yang didalamnya berisi makanan, kebutuhan lain, sampai ke peralatan dapur.

RelatedPosts

IPW Kecam Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia”, Dinilai Langgar HAM dan Cederai Demokrasi

Epy Kusnandar Preman Pensiun Berpulang: Dari Vonis Tumor Otak hingga Usia 61

Polda Jabar Gagalkan Jaringan Narkoba Golden Triangle: Sita 17,6 Kg Sabu dan 19,5 Kg Ganja

Mensos Tri memaparkan, penerapan lumbung sosial di beberapa daerah berjalan cukup efektif, karena ketika situasi darurat bencana bisa langsung digunakan.

“Ya efektif, kayak kemarin, saya (di) Pasir Luwu, terjadi longsor. Saya ke sana, kemudian saya paksakan untuk dirikan itu (Lumbung Sosial) ternyata tiba-tiba dia tertutup jalannya karena banjir bandang. Nah, itu sangat bisa langsung digunakan. Kita tidak perlu mengirim dari luar. Karena kalau mengirim dari luar juga resikonya terlalu tinggi untuk pembawa bantuan itu,” paparnya.

Ia menuturkan pihaknya nanti akan membantu untuk mengisi kebutuhan dari Lumbung Sosial, termasuk dengan kebutuhan peralatannya.

“Nah, kalau itu di kita. Tadi, sudah saya sampaikan, Pak (Wakil) Bupati, uangnya katanya tinggal 2 Milyar saja. Saya sampaikan, sudah itu nanti di kita, kita akan bantu untuk mengisi lumbung itu, ya, dengan peralatannya,” tandasnya.

Baca Juga  Habib Syakur Sepakat Anak-anak Korban Doktrin NII Dirangkul Negara

Dalam kesempatan ini pula, selain memberikan bantuan alat sekolah, rekening biaya sekolah, sampai ke alat bantu pendengaran. Mensos Risma  didampingi Wabup menyerahkan kurang lebih 200 paket bantuan kepada para penyintas di Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Seperti diketahui, bencana banjir bandang menerjang dua delapan desa di dua kecamatan di Sukawening dan Karang Tengah, Kabupaten Garut pada Sabtu (28/11/2021).

Sementara itu, Wabup Garut menyampaikan rasa terima kasihnya atas pemberian bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial (Kemenso) RI, dan bahkan Mensos RI hadir secara langsung ke Kabupaten Garut serta memberikan dukungan kepada para penyintas banjir bandang.

Dalam kesempatan ini, Mensos Risma selain memberikan bantuan paket sembako, hingga alat sekolah bagi para penyintas bencana. Mensos Risma juga memberikan bantuan berupa alat bantu dengar kepada salah seorang anak yang mengalami tuna rungu.

“Ya saya ucapkan terimakasih ada bantuan dari Kementrian Sosial bersama sama dengan kehadiran Ibu Risma, Alhamdulilah 7 orang yang mendapatkan bantuan khusus, mulai dari pada alat alat sekolah kemudian rekening untuk biaya sekolahnya, kemudian ada juga yang anak kita yang kurang pendengaran Alhamdulilah dibantu alat pendengar, saya tes langsung jadi alat tes nya jalan,” ujar Wabup Garut.

Dikesempatan yang sama, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat juga melaporkan, ratusan warga dari empat desa saat ini mengungsi di pesantren, perumahan warga tetangga desa, dan fasilitas umum lainnya. Mereka yang menungungsi mayoritas karena kondisi rumahnya terdampak banjir.

“Sekitar 285 jiwa warga korban banjir Garut yang mengungsi berasal dari empat desa. Yaitu 40 jiwa di Desa Cinta, 120 warga Desa Cintamanik, 60 jiwa warga Desa Caringin, dan 65 jiwa warga Desa Sukamukti,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Jabar.

Baca Juga  Peluncuran dan Bedah Buku 'ALDERA' Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

Saat ini, ujar Hadi Rahmat H, BPBD Kabupaten Garut mempersiapkan bantuan logistik kebutuhan mendesak seperti sembako, sandang, alat kebersihan, perlengkapan sekolah, perlengkapan dapur.

“Sementara kami BPBD Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan logistik seperti air mineral 50 dus, selimut 30 pcs, sandang 30 Pcs, family kit 30 paket,” ujar Hadi Rahmat.

Bencana banjir bandang pada Sabtu (27/11/2021) pukul 15.00 WIB itu, dijelaskan Kasi Kedaruratan BPBD Jabar, menerjang delapan desa. Antara lain, Desa Cinta, Cintamanik, dan Caringin (Kecamatan Karang Tengah). Sedangkan di Kecamatan Sukawening adalah Desa Mekarwangi, Sukamukti, Sukawening, Magerhurip, dan Mekarluyu.

“Penyebabnya, hujan intensitas tinggi pada pukul 14.00 WIB sehingga debit air sangat tinggi dan menyebabkan Sungai Citameng meluap. Jalan dan jembatan Cinangsi yang menghubungkan Desa Sukamukti dan Mekarwangi terputus dan tidak bisa dilalui,” tutup Kasi Kedarurat BPBD Jabar.

*YB_grt

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: banjir bandangBPBD Garutdr. Helmi BudimanMensos RITri Rismahariniwabup garut
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Turnamen Catur Tingkat Internasional Perebutkan Piala KASAD CUP Tahun 2021

Post Selanjutnya

Ahab Sihabudin Tinjau Lokasi dan Distribusikan Kebutuhan Warga Terdampak Pasca Banjir di Sukawening dan Karangtengah

RelatedPosts

IPW Kecam Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia”, Dinilai Langgar HAM dan Cederai Demokrasi

24 Desember 2025
Epy Kusnandar, aktor Preman Pensiun, meninggal di usia 61 tahun setelah perjalanan panjang melawan tumor otak.(Ist)

Epy Kusnandar Preman Pensiun Berpulang: Dari Vonis Tumor Otak hingga Usia 61

3 Desember 2025

Polda Jabar Gagalkan Jaringan Narkoba Golden Triangle: Sita 17,6 Kg Sabu dan 19,5 Kg Ganja

17 Oktober 2025

Kepulangan 58 Pekerja Migran Deportasi ke Daerah Asal Difasilitasi BP3MI Kepulauan Riau

4 Oktober 2025
Konpers di Mapolda Metro Jaya Terkait Pengungkapan Hacker Bjorka

Polda Metro Jaya Tangkap WFT Hacker “Bjorka” Klaim Bobol 4,9 Juta Data Nasabah Bank

2 Oktober 2025

Komitmen Tingkatkan Pelindungan Tata Kelola Perikanan Tangkap di Indonesia, Pemerintah dan ILO Bertemu

1 Oktober 2025
Post Selanjutnya

Ahab Sihabudin Tinjau Lokasi dan Distribusikan Kebutuhan Warga Terdampak Pasca Banjir di Sukawening dan Karangtengah

Terkendala Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Tol Cigatas Ditangguhkan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Soroti Dampak Ekologis dan PETI, KPK Dorong Pemprov Jabar-Pemkab Bogor Tertibkan 33 Izin Tambang

30 Januari 2026

Ambang Batas 0 Persen adalah Implementasi dari Demokrasi Pancasila

30 Januari 2026
Reformasi Kejaksaan dinilai belum menyentuh akar masalah penegakan hukum. Pakar menyoroti disiplin internal, tuntutan korupsi, dan akuntabilitas.

Reformasi Kejaksaan di Persimpangan: Disiplin Internal, Tuntutan Korupsi, dan Ujian Akuntabilitas

30 Januari 2026
Talenta sepak bola Papua Tengah dinilai terabaikan akibat minim pembinaan usia dini dan lemahnya peran PSSI.

Minim Pembinaan dan Rangkap Jabatan PSSI, Talenta Sepak Bola Papua Tengah Terabaikan

29 Januari 2026

Presiden Prabowo Lantik Keanggotaan Dewan Energi Nasional Periode 2026-2030

29 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Masuk Zona Rentan Korupsi, KPK Dorong Integritas Pemkab Pati

29 Januari 2026

Reformasi Kepolisian: antara Fenomena dan Noumena

29 Januari 2026
Wali Kota Madiun, Maidi usai ditetapkan sebagai tersangka KPK. (Foto:Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Dokumen dan Duit Puluhan Juta Rupiah Disita

29 Januari 2026
Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim Tidak Banding di Perkara PGN

28 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • dok. BNN RI

    BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkumpulan Aktivis 98 Soroti Jampidsus: Kasus Korupsi Besar Sekedar Seremonial, Aset Negara Tak Transparan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com