• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, April 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

Ainul Ghurri oleh Ainul Ghurri
13 Maret 2026
di Kabar Peristiwa, Kriminal, News
A A
0
YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

YLBHI dan sejumlah koalisi masyarakat sipil menggelar konferensi pers soal penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku– Serangan brutal menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Ia disiram air keras oleh dua orang tak dikenal (OTK) dengan mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Salemba, Kecamatan Senen, Jakarta, Kamis malam (12/3/2026).

Korban sempat berteriak kesakitan yang sangat panas akibat cairan berbahaya itu mengenai wajah dan tubuhnya. Peristiwa itu, sekitar Kamis malam pukul 23.37 WIB.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Air keras mengenai tubuh bagian kanan korban, khususnya mata, wajah, dada, dan tangan sehingga korban berteriak hingga berhenti dan menjatuhkan motornya,” ujar Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, dalam konferensi pers di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

RelatedPosts

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

Dalam konferensi pers itu, YLBHI menunjukkan video cctv peristiwa Andrie Yunus saat disiram air keras. Di mana dua orang yang sedang mengendarai motor terlihat berbalik arah dan menunggu kedatangan Andrie.

Ketika berhadapan, dua pelaku langsung menyiram air keras ke bagian muka dan badan Andrie, terdengar Andrie berteriak kepanasan hingga menjatuhkan motornya dan meminta pertolongan kepada warga sekitar maupun pengendara yang sedang melintas.

“Aaah… aahh… aahh panas!” teriak Andrie saat cairan tersebut mengenai tubuhnya.

Jeritan itu membuat warga dan pengendara di sekitar lokasi langsung berkerumun membantu korban.

Serangan berlangsung sangat cepat. Begitu cairan disiramkan, baju yang dikenakan Andrie langsung meleleh akibat reaksi kimia dari zat asam. Korban pun terpaksa melepas pakaian yang dikenakannya saat itu.

Baca Juga  Daftar Lengkap 6 Tokoh yang Dilantik sebagai Staf Khusus Menhan, Termasuk Deddy Corbuzier, Simak Latar Belakangnya

Di tengah kepanikan itu, muncul sosok misterius yang menarik perhatian. Menurut keterangan Andrie, ada seorang pria berkepala hampir plontos yang justru menyebut identitas korban. Identitas pria tersebut hingga kini masih menjadi tanda tanya dan sedang ditelusuri.

“Ketika korban berteriak meminta tolong, terdapat seorang warga yang langsung menyebut, ‘Ini dari KontraS ya? Ini dari LBH ya?’,” ungkap Dimas.

Sementara itu, dua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Salemba I menuju Jalan Salemba Raya.

Dalam pelariannya, salah satu pelaku bahkan menjatuhkan gelas berbahan stainless steel yang diduga digunakan untuk membawa cairan tersebut.

Meski dalam kondisi kesakitan, Andrie masih sempat mengendarai motor menuju kontrakannya di Menteng melalui jalan belakang.

Sesampainya di kontrakan, ia segera ditolong rekan-rekannya dan dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Pada pukul 23.40 WIB, korban dibawa oleh Rizky dan Hardingga ke RSCM.

”Pukul 23.48 WIB korban sampai di RSCM dan mendapatkan perawatan medis,” terang Dimas.

Luka Bakar 24 Persen, Mata Dioperasi

Selama berjam-jam, Tim dokter RSCM langsung melakukan pemeriksaan intensif. Hasil diagnosis awal menyebutkan sekitar 24 persen tubuh korban mengalami luka bakar, terutama pada bagian kanan tubuh mulai dari kepala hingga badan. Bagian yang paling memprihatinkan adalah mata korban.

“Operasi mata dilakukan untuk mengganti jaringan amnion atau cangkok dengan bius lokal,” kata Dimas.

Operasi tersebut, berlangsung dari pukul 13.00 hingga sekitar 16.30 dan dinyatakan berjalan lancar. Saat ini kondisi Andrie dalam keadaan aman, meski masih menjalani proses pemulihan akibat luka bakar dari zat asam.

Dimas menyebutkan, kasus ini kini ditangani sejumlah unit kepolisian, mulai dari Polsek Senen termasuk Tim Cyber, Resmob Curanmor, Reskrim Polres Jakarta Pusat, hingga Mabes Polri.

Baca Juga  Peluncuran Dua Buku Seri Ethopedia, Kado Terindah untuk Menteri BUMN Erick Thohir

Bahkan, Kanit Reskrim disebut langsung mendatangi rumah sakit untuk mengumpulkan petunjuk dan melakukan investigasi.

KontraS menilai, serangan ini bukan aksi spontan, melainkan kemungkinan bagian dari skenario yang sudah direncanakan. Serangan terhadap Andrie dianggap serius karena Andrie dikenal sebagai pembela hak asasi manusia.

“Ini ancaman terhadap nyawa, bahkan bisa dikategorikan sebagai upaya pembunuhan terhadap saudara Andrie Yunus,” tegas Dimas.

KontraS juga telah berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk memastikan perlindungan korban, termasuk bantuan biaya kesehatan dan pemulihan.

Kasus ini secara resmi belum dilaporkan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), meskipun sejumlah petinggi Komnas HAM telah menjenguk dan berbela sungkawa kepada Andrie.

Diketahui, sebelum disiram air keras, Andrie Yunus baru saja merampungkan perekaman siniar bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Berikut Ciri-ciri Pelaku:

Pelaku pertama yaitu sebagai pengendara dengan ciri-ciri laki-laki, pakaian kaos warna kombinasi putih-biru, celana gelap diduga memakai berbahan jeans, dan helm berwarna hitam.

Sedangkan pelaku kedua yakni berperan sebagai penumpang dengan ciri-ciri laki-laki, menggunakan kain penutup wajah/masker/buff berwarna hitam yang menutupi setengah wajah, kaos berwarna biru tua, celana panjang berwarna biru yang bisa dilipat menjadi pendek dan diduga berbahan jeans.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: air kerasAndrie YunusDimas Bagus AryaKasus penyiraman air kerasKontraSYLBHI
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gerakan Pangan Murah Polri Serentak, Polres Cianjur Gelar Pasar Murah Stabilkan Harga Sembako

Post Selanjutnya

Pastikan Layanan Tetap Prima Saat Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Sektor Transportasi

RelatedPosts

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

13 April 2026

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

13 April 2026

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

11 April 2026

Presiden Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Jadi Dubes RI untuk Oman dan Yaman

10 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026

Presiden Prabowo: Indonesia Tidak Gelap, Siap Jadi “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Post Selanjutnya

Pastikan Layanan Tetap Prima Saat Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Sektor Transportasi

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

KPK OTT di Cilacap: 27 Orang Diamankan

Discussion about this post

KabarTerbaru

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

13 April 2026

KPK Kawal Sektor Strategis Batam dan Bintan, Jaga Iklim Investasi Sehat dan Berkelanjutan

13 April 2026

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

13 April 2026
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur

Disperkim Kabupaten Cianjur Mengajak Masyarakat Menjaga dan Merawat Ruang Publik

13 April 2026
Keluarga Besar Ponpes Hidayatul Faizien

Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

13 April 2026

YLBHI: Isyarat Wapres Gibran Pertegas Urgensi Peradilan Umum di Kasus Andrie Yunus

12 April 2026

DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

12 April 2026

Hidrometeorologi Mengancam, Yuda Puja Turnawan Desak Langkah Cepat Pemkab Garut

12 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com