• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Januari 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Harga Minyak dalam Negeri Belum Turun, Haidar Alwi Sebut Ada Mafia Migas Bermain

Redaksi oleh Redaksi
11 Mei 2020
di Ekonomi
A A
0
Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi.

Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi.

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Kejatuhan harga minyak dunia dari USD 60 menjadi USD 20 per barrel, sebagai imbas pandemi Covid-19, membuat sejumlah negara melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga BBM dalam negerinya masing-masing. Namun hingga saat ini, harga BBM di Indonesia masih bertahan pada harga lama. Bahkan, Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang belum menurunkan harga BBM.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Direktur Eksekutif Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi menilai, BUMN Pertamina dan Badan Usaha Pemegang Izin Usaha Niaga Minyak & Gas Bumi berpotensi kuat melanggar Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 Tahun 2020 dan Pasal 5 Undang Undang Anti Monopoli.

RelatedPosts

Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

Pemerintah Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Global

Airlangga Tegaskan Penetapan UMP 2026 Sudah Pertimbangkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

“Suka tidak suka, harga BBM harus turun, karena belinya juga turun dan perusahaan hanya diperbolehkan mengambil untung maksimal 10 persen. Kalau ternyata pada praktiknya lebih dari itu, maka ada kelompok tertentu yang diuntungkan. Saya menduga, dugaan loh ya, tapi dugaan kuat, ada permainan mafia migas, konspirasi dan skandal, baik di Pemerintah, BUMN Pertamina maupun pelaku usaha swasta di sektor migas. Itu sebabnya harga BBM di Indonesia masih mencekik leher rakyat, tak kunjung turun. Padahal negara lain sudah menurunkan harga BBM hingga berkali-kali,” ujar R Haidar Alwi, Minggu (10/5/2020).

Haidr Alwi pun membeberkan harga minyak di sejumlah negara. Menurutnya, sebagai perbandingan, Malaysia menjadi negara di Asia Tenggara dengan harga BBM paling murah yakni dari USD 0,48 per liter menjadi USD 0,29 per liter. Bahkan, hampir setiap pekan harga BBM di Malaysia mengalami penurunan mengikuti perkembangan harga minyak dunia.

Baca Juga  Kebut Izin Pertambangan Rakyat Solusi Genjot Penerimaan Negara

Singapura, sejak pertengahan Februari menurunkan harga BBM dari USD 1,54 per liter menjadi USD 1,40 per liter. Pun demikian dengan Laos dari USD 1,17 per liter menjadi USD 1,08 per liter. Thailand dari USD 1,03 per liter ke USD 0,76 per liter. Sementara Laos USD 1,17 per liter ke USD 1,08 per liter.

Sedangkan Vietnam tercatat sudah menurunkan harga BBM dari USD 0,87 per liter menjadi USD 0,50 per liter. Myanmar yang pada Januari lalu mematok harga USD 0,68 per liter, kini hanya memasang harga USD 0,37 per liter. Padahal, sebelum pandemi Covid-19, harga BBM di Myanmar dan Vietnam masih lebih mahal dari Indonesia, kini menjadi berbalik lebih murah.

Menurut Haidar Alwi, jika mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 62 Tahun 2020, yang mana harga BBM saat ini dipengaruhi oleh data dua bulan sebelumnya, maka harga sampai dengan April masih masuk akal karena harga minyak dunia masih berkisar antara USD 50 sampai USD 60 per barrel.

Akan tetapi, lanjutnya, sejak awal Mei, pemerintah dan swasta seharusnya sudah menurunkan harga BBM karena harga minyak dunia dua bulan sebelumnya berada pada kisaran USD 30 per barrel. Apalagi harga April hanya berkisar pada angka USD 20 per barrel yang akan mempengaruhi harga BBM Juli nanti.

“Jadi kalau sekarang harga minyak dunia sudah turun jauh dan ditambah 10% marginnya, maka harga BBM untuk bulan Mei seharusnya Rp 7.000-an per Liter, dan harga bulan Juni Rp 5,5 ribu per liter. Tapi faktanya harga BBM jenis Pertamax Turbo masih Rp 9.850 per liter. Kemungkinan mafia migas tadi, bermain di impor bisa juga di acuan MOPS (Mean of Platts Singapore) dan konstanta pembentuk formula harga BBM. Nah, ini yang harus diselidiki oleh aparat penegak hukum,” tutur R Haidar Alwi.

Baca Juga  Satgas Pengendalian Awasi Harga Beras di Jawa Timur untuk Pastikan Tak Ada Permainan Harga

Ia pun mempertanyakan peran Ahok yang pada awal penunjukannya sebagai Komisaris Utama Pertamina diharapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu melibas mafia migas. Bahkan, Ahok dengan sesumbar optimis membawa Pertamina menjadi perusahaan kelas dunia.

“Padahal Pak Jokowi mengharapkan Ahok dapat mengawasi Pertamina karena sektor migas dari dulu banyak mafianya,” kata Haidar.

Sementara kepada Menteri BUMN Erick Tohir, Haidar Alwi menyatakan:

“Menteri BUMN Erick Thohir yang tunjuk Ahok jadi Komut Pertamina, mana bentuk pertanggungjawabannya? Sekarang saatnya berbuat sesuatu untuk rakyat. Kalau pun penurunan harga BBM tidak berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat, setidaknya bisa sedikit meringankan beban rakyat di tengah Pandemi Covid-19,” pungkas R Haidar Alwi. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: harga BBMR Haidar Alwi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Kas Negara Masih Tekor Rp 843,7 M dari Bansos, KPK Tunggu Pemeriksaan BPK

Post Selanjutnya

Ketum PDI Perjuangan Megawati Instruksikan Kadernya Pelopori Kedaulatan Pangan

RelatedPosts

Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

20 Januari 2026
Di Tengah Dinamika Tantangan Global, Perekonomian Nasional Akhir Tahun 2025 Terjaga Tetap Resilien

Pemerintah Tutup 2025 dengan Stabilitas Ekonomi Terjaga di Tengah Tekanan Global

30 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Airlangga Tegaskan Penetapan UMP 2026 Sudah Pertimbangkan Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi

27 Desember 2025
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto

Dorong Konsumsi dan Produktivitas Akhir Tahun, Pemerintah Terapkan Skema Work From Anywhere

27 Desember 2025
Konferensi Pers Peluncuran Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (16/12/2025)

Pemerintah Luncurkan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP, Solusi Cepat Kendala Dunia Usaha

17 Desember 2025
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (10/12/2025)

Wapres Gibran Gandeng IKAPPI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat Revitalisasi Pasar dan Penjualan Online

11 Desember 2025
Post Selanjutnya
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memimpin rapat yang dilakukan secara teleconference bersama para kepala daerah PDI Perjuangan. (*)

Ketum PDI Perjuangan Megawati Instruksikan Kadernya Pelopori Kedaulatan Pangan

Yudha Puja Turnawan (kedua dari depan)) mendampingi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam kegiatan panen raya di Garut. (Dok. Yudha Puja Turnawan)

Yudha Puja Turnawan dan Panggilan Kemanusiaan di Tengah Pandemi Covid-19

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tak Masuk DTSEN, Lansia Tunanetra di Garut Luput dari Bansos, Yuda Puja Turnawan Turun Tangan

24 Januari 2026

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026

Pemerintah Cabut Izin 22 Pelanggar Pemanfaatan Kawasan Hutan dan 6 Perusahaan Tambang

24 Januari 2026
Menlu Sugiono memberikan keterangan usai Presiden Prabowo menghadiri WEF di Bad Ragaz, Swiss, Jumat (23/01/2026)

Usai WEF Davos, Indonesia Resmi Gabung Board of Peace untuk Perdamaian Palestina

24 Januari 2026
Potong Tumpeng HUT Megawati Soeharto Putri

Potong Tumpeng HUT Megawati di Tengah Warga Terdampak Longsor, Masyarakat Doakan Kesehatan Kesehatan Ibu Ketum

24 Januari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan soal kasus dana CSR BI. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

23 Januari 2026
Warga Purnawirawan TNI AL mendatangi Gedung DPR RI meminta kepastian hukum tanah hunian di Pangkalan Jati, Depok, Jawa Barat (Foto: Istimewa)

Warga Purnawirawan TNI AL Pangkalan Jati Adukan Ketidakpastian Status Tanah ke DPR

23 Januari 2026
Eks Menpora Dito Ariotedjo usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Usai Diperiksa KPK, Dito Ariotedjo Tegaskan Tak Ada Pembahasan Kuota Haji saat Lawatan ke Arab Saudi

23 Januari 2026
Mantan Menpora Dito Ariotedjo, memenuhi panggilan KPK untuk dimintai keterangan soal kuota haji. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

KPK Periksa Eks Menpora Dito Ariotedjo Soal Dugaan Korupsi Kuota Haji

23 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Asosiasi Industri Plastik Hilir menggelar konferensi pers terkait kebijakan BMAD dan BMTP (Foto: Istimewa)

    Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Immanuel Ebenezer Didakwa Pemerasan Rp6,52 Miliar: Sebuah “Tradisi” Pungutan di Kemnaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Benarkan Bupati Pati Sudewo Kena OTT

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com