• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 31, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
30 Maret 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Paguyuban UMKM Kabupaten Garut menyampaikan sejumlah keluhan serius terkait dugaan monopoli supplier dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut, Senin (30/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, pelaku UMKM menilai produk lokal belum terserap optimal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Garut itu dihadiri perwakilan legislatif, unsur eksekutif, serta Badan Gizi Nasional (BGN).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Paguyuban UMKM yang diwakili koordinator lapangan Ayi Suryana menyoroti berbagai persoalan, mulai dari dugaan praktik monopoli hingga adanya permintaan deposit kepada pelaku usaha yang ingin menjadi pemasok bahan baku SPPG.

RelatedPosts

Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

Pemkab Bogor WFH Tiap Jumat, Rudy Susmanto Tekankan Hemat Energi di Tengah Krisis Global

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

Selain itu, pelaku UMKM mempertanyakan implementasi regulasi yang dinilai belum berjalan optimal di lapangan. Mereka juga menilai janji keberpihakan pemerintah daerah terhadap UMKM belum sepenuhnya dirasakan.

Meski demikian, paguyuban menegaskan dukungan terhadap program MBG, selama pelaksanaannya membuka ruang bagi pelaku usaha lokal.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Kesra Setda Garut sekaligus Sekretaris II Satgas MBG, Mekarwati, menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi guna mendorong penyerapan produk lokal oleh SPPG.

Ia menegaskan, satgas berperan sebagai fasilitator dan akan terus mendorong sosialisasi terkait potensi produk UMKM yang dapat masuk dalam rantai pasok MBG.

Sementara itu, Kabid Disperindag ESDM Garut, Beti Yogi, menegaskan bahwa SPPG tidak diperkenankan menolak produk UMKM selama memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  Pemkab Garut Kaji Dua Opsi Jalur Penghubung Selatan, Usulkan Dukungan ke Pemerintah Pusat

Ia juga menyebut pihaknya terus memfasilitasi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar produksi dan menjaga stabilitas distribusi pangan.

Hal senada disampaikan Kabid Diskanak Garut, Luqman, yang menekankan pentingnya keterlibatan peternak lokal, khususnya dalam penyediaan bahan pangan hewani seperti daging, telur, dan susu.

Pihaknya  memastikan kualitas dan keamanan produk menjadi prioritas utama dalam rantai pasok MBG.

Dari sisi BGN, dijelaskan bahwa mekanisme pengadaan bahan pangan dilakukan melalui mitra atau supplier terdaftar berdasarkan standar kualitas, keamanan pangan, serta kemampuan suplai yang berkelanjutan.

Sementara itu, BGN membantah adanya praktik monopoli dan menegaskan bahwa sistem seleksi dilakukan untuk menjaga kualitas dan efisiensi distribusi.

“Peluang untuk pelaku lokal tetap terbuka, selama memenuhi standar dan dapat menjamin kontinuitas pasokan, termasuk melalui kemitraan atau koperasi,” jelas perwakilan BGN.

Anggota Komisi III DPRD Garut, Asep Mulyana, mendorong agar program MBG benar-benar mampu menggerakkan ekonomi lokal. Ia mencontohkan pentingnya melibatkan industri daerah seperti pabrik roti agar tidak tersisih dari rantai pasok program tersebut.

Dalam berita acara audiensi, disepakati beberapa poin penting, di antaranya dorongan kepada BGN untuk membuka akses lebih luas bagi produk UMKM lokal, serta perlunya sosialisasi surat edaran terkait kewajiban penggunaan produk lokal dan standar keamanan pangan oleh Satgas MBG di tingkat kecamatan.

Selain itu, susu pasteurisasi dari peternak lokal dinyatakan dapat diakomodasi oleh dapur SPPG selama memenuhi standar yang ditentukan. Komisi III DPRD Garut juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan untuk mendorong pemanfaatan susu lokal dalam program MBG.

Audiensi yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut ditutup dalam kondisi aman dan kondusif, dengan harapan adanya tindak lanjut konkret guna memperkuat peran UMKM dalam program strategis nasional tersebut.*

Baca Juga  Menu Makan Bergizi Gratis Program Andalan Prabowo, Apa Saja Isinya?

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Komisi III DPRD GarutMakan Bergizi GratisMBGPaguyuban UMKM Kabupaten GarutRantai Pasok SPPGSPPG
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

RelatedPosts

Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

29 Maret 2026

Pemkab Bogor WFH Tiap Jumat, Rudy Susmanto Tekankan Hemat Energi di Tengah Krisis Global

27 Maret 2026

Beri Layanan Gratis, BAZNAS RI Siagakan 21 Pos Mudik pada Arus Balik Lebaran 2026

27 Maret 2026
Baznas RI Pastikan Pelayanan Pemudik Optimal Lewat Kunjungan ke Limbangan

Ketua Badan Amil Zakat Nasional Tinjau Posko Mudik di Limbangan Garut, Pastikan Layanan Optimal bagi Pemudik

26 Maret 2026

Pengidap Thalasemia Sulit Cari Darah, Yuda Puja Turnawan Gelar Donor di DPRD Garut, Stok Menipis Pasca Lebaran

23 Maret 2026

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

20 Maret 2026
Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

30 Maret 2026

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

30 Maret 2026
Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026. (Istimewa)

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

30 Maret 2026
Mahasiswa desak DPR bentuk TGPF untuk usut teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.(Istimewa)

Mahasiswa Minta DPR Bentuk TGPF untuk Selidiki Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS

30 Maret 2026

KPK: 87,83% PN/WL Telah Sampaikan LHKPN, Segera Lapor Sebelum Batas Akhir

30 Maret 2026

Wamensos Tinjau Lokasi Sekolah Rakyat di PPSDMAP Bogor: Target Beroperasi April 2026

30 Maret 2026

Presiden Prabowo Disambut Taruna Indonesia di Tokyo, Tegaskan Semangat Belajar dan Pengabdian

30 Maret 2026

Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

29 Maret 2026

Viral Video “Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran”, Ini Fakta Sebenarnya

29 Maret 2026

Presiden Pimpin Ratas Virtual, Seskab Teddy: Bahas Penyesuaian Kebijakan Ekonomi dan Energi

29 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Buru Jaringan Narkoba Internasional “Mami”, Gandeng DEA dan Polisi Kamboja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Khawatir Dampak Eksplorasi Panas Bumi Papandayan Garut Ganggu Ekosistem dan Pertanian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Terkesan Latar “Criminal Mind” Bossman, Sebut Relevan bagi KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KontraS Ungkap Kondisi Andrie Yunus Usai Operasi 4 Jam, RSCM Temukan Iskemia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com