Garut, Kabariku – Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Yaya Sutarya melakukan kunjungan kerja ke LKP Aura Creative yang berlokasi di Perum Rancabango Intan, Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, untuk meninjau kesiapan pelaksanaan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) barista tahun 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan usai kegiatan kemitraan antara Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang digelar di Hotel Sabda Alam Garut. Dalam agenda itu, pemerintah menghadirkan sekitar 100 Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta mitra industri guna memperkuat sinergi antara dunia pelatihan dan kebutuhan industri.
Dr. Yaya Sutarya mengatakan, pemerintah saat ini terus mendorong kolaborasi antara LKP dan dunia usaha agar lulusan pelatihan memiliki peluang kerja maupun kemampuan berwirausaha yang lebih besar.
“Kita mengundang 100 LKP yang ada di Garut dan juga mitra industri dari Garut dan sekitarnya. Jadi kita berupaya semaksimal mungkin untuk me-match-kan antara LKP dengan industri, sehingga nantinya ada kerja sama nyata yang mendukung tugas lembaga kursus,” ujarnya, Minggu 10 Mei 2026.

Dalam kunjungannya ke LKP Aura Creative, Dr. Yaya meninjau langsung kesiapan sarana pelatihan, peralatan barista, hingga rencana pendampingan usaha bagi peserta program PKW.
“Kami melihat kesiapan dari lembaga ini untuk pelaksanaan program PKW. Mudah-mudahan minggu depan seluruh persiapan sudah selesai sehingga awal Juni pelatihan bisa dilaksanakan,” katanya.
Ia menjelaskan, program PKW tidak hanya fokus pada pelatihan keterampilan, tetapi juga pemberian dukungan usaha berupa gerobak, mesin kopi, dan perlengkapan usaha lainnya agar peserta dapat langsung membuka usaha setelah menyelesaikan pelatihan.
“Setiap kelompok usaha terdiri dari lima orang. Kita siapkan tempat, mesin, dan perlengkapan agar setelah pelatihan mereka bisa langsung membuka usaha,” ungkapnya.
Menurut Dr. Yaya, program PKW memiliki tingkat keberhasilan tinggi dalam mencetak wirausaha baru. Bahkan, sejumlah alumni program di berbagai daerah telah berhasil mengembangkan usaha hingga memiliki beberapa cabang dan membuka lapangan pekerjaan.
Sementara itu, Direktur LKP Aura Creative, Vera Susanti menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap pengembangan keterampilan masyarakat melalui lembaga kursus.
“Kami sangat bersyukur dipercaya menjalankan program PKW barista tahun 2026. Ini menjadi peluang besar bagi anak-anak muda, khususnya yang belum bekerja, untuk mendapatkan keterampilan sekaligus dukungan usaha agar mereka siap mandiri,” ujarnya.
Vera menambahkan, pihaknya berkomitmen memberikan pelatihan yang tidak hanya berfokus pada kemampuan meracik kopi, tetapi juga pemahaman membangun usaha yang berkelanjutan.
“Kami berharap peserta nantinya mampu menjadi wirausaha baru yang dapat membuka peluang kerja di lingkungan sekitarnya dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tandasnya.
—
Kirim dari Fast Notepad
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com






















Discussion about this post