• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Mei 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
30 Maret 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Paguyuban UMKM Kabupaten Garut menyampaikan sejumlah keluhan serius terkait dugaan monopoli supplier dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut, Senin (30/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, pelaku UMKM menilai produk lokal belum terserap optimal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Garut itu dihadiri perwakilan legislatif, unsur eksekutif, serta Badan Gizi Nasional (BGN).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Paguyuban UMKM yang diwakili koordinator lapangan Ayi Suryana menyoroti berbagai persoalan, mulai dari dugaan praktik monopoli hingga adanya permintaan deposit kepada pelaku usaha yang ingin menjadi pemasok bahan baku SPPG.

RelatedPosts

KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

Berliana pelajar SMAN 1 Garut raih atlet Selam Terbaik di Bandung Utama Finswimming 2026

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Tinjau Kesiapan PKW di LKP Aura Creative

Selain itu, pelaku UMKM mempertanyakan implementasi regulasi yang dinilai belum berjalan optimal di lapangan. Mereka juga menilai janji keberpihakan pemerintah daerah terhadap UMKM belum sepenuhnya dirasakan.

Meski demikian, paguyuban menegaskan dukungan terhadap program MBG, selama pelaksanaannya membuka ruang bagi pelaku usaha lokal.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Kesra Setda Garut sekaligus Sekretaris II Satgas MBG, Mekarwati, menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi guna mendorong penyerapan produk lokal oleh SPPG.

Ia menegaskan, satgas berperan sebagai fasilitator dan akan terus mendorong sosialisasi terkait potensi produk UMKM yang dapat masuk dalam rantai pasok MBG.

Sementara itu, Kabid Disperindag ESDM Garut, Beti Yogi, menegaskan bahwa SPPG tidak diperkenankan menolak produk UMKM selama memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  Beda Susu Sarapan Gratis Pemprov DKI dan MBG, Ini Penjelasan Wagub Jakarta Rano Karno

Ia juga menyebut pihaknya terus memfasilitasi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar produksi dan menjaga stabilitas distribusi pangan.

Hal senada disampaikan Kabid Diskanak Garut, Luqman, yang menekankan pentingnya keterlibatan peternak lokal, khususnya dalam penyediaan bahan pangan hewani seperti daging, telur, dan susu.

Pihaknya  memastikan kualitas dan keamanan produk menjadi prioritas utama dalam rantai pasok MBG.

Dari sisi BGN, dijelaskan bahwa mekanisme pengadaan bahan pangan dilakukan melalui mitra atau supplier terdaftar berdasarkan standar kualitas, keamanan pangan, serta kemampuan suplai yang berkelanjutan.

Sementara itu, BGN membantah adanya praktik monopoli dan menegaskan bahwa sistem seleksi dilakukan untuk menjaga kualitas dan efisiensi distribusi.

“Peluang untuk pelaku lokal tetap terbuka, selama memenuhi standar dan dapat menjamin kontinuitas pasokan, termasuk melalui kemitraan atau koperasi,” jelas perwakilan BGN.

Anggota Komisi III DPRD Garut, Asep Mulyana, mendorong agar program MBG benar-benar mampu menggerakkan ekonomi lokal. Ia mencontohkan pentingnya melibatkan industri daerah seperti pabrik roti agar tidak tersisih dari rantai pasok program tersebut.

Dalam berita acara audiensi, disepakati beberapa poin penting, di antaranya dorongan kepada BGN untuk membuka akses lebih luas bagi produk UMKM lokal, serta perlunya sosialisasi surat edaran terkait kewajiban penggunaan produk lokal dan standar keamanan pangan oleh Satgas MBG di tingkat kecamatan.

Selain itu, susu pasteurisasi dari peternak lokal dinyatakan dapat diakomodasi oleh dapur SPPG selama memenuhi standar yang ditentukan. Komisi III DPRD Garut juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan untuk mendorong pemanfaatan susu lokal dalam program MBG.

Audiensi yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut ditutup dalam kondisi aman dan kondusif, dengan harapan adanya tindak lanjut konkret guna memperkuat peran UMKM dalam program strategis nasional tersebut.*

Baca Juga  Di Balik Layar Asta Cita Presiden Prabowo: Polri dan Dapur MBG Nasional

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Komisi III DPRD GarutMakan Bergizi GratisMBGPaguyuban UMKM Kabupaten GarutRantai Pasok SPPGSPPG
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

RelatedPosts

Ilustrasi Flyover Bandung

KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

11 Mei 2026

Berliana pelajar SMAN 1 Garut raih atlet Selam Terbaik di Bandung Utama Finswimming 2026

11 Mei 2026

Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen Tinjau Kesiapan PKW di LKP Aura Creative

10 Mei 2026

Pemkab dan Masyarakat Tadisi Launching Wisata Air Terjun Sarambu Liawan, Dongkrak PAD dan Ekonomi Warga

8 Mei 2026
Deklarasi Masyarakat Bulusan untuk melawan ketidak-adilan

Paguyuban Masyarakat Bulusan Sesalkan Putusan PTUN Semarang: Prona Mudah Dibatalkan Pengembang

8 Mei 2026

Lepas 174 Jemaah Haji Kloter 22, Bupati Garut Minta Untuk Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan

7 Mei 2026
Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

dok KONI Pusat

Tragedi Lebarun 2026, PP ALTI Serukan Evaluasi Total Standar Keselamatan Lari Trail

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dituntut 18 Tahun dan Rp5,6 Triliun, Nadiem Klaim Tak Bersalah di Kasus Chromebook

14 Mei 2026

Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

14 Mei 2026

Penggeledahan di Semarang, KPK Temukan Dugaan “Pengkondisian” Kasus Bea Cukai

14 Mei 2026
Oplus_131072

Apresiasi Satgas PKH, Presiden Prabowo Tekankan Integritas Yudikatif dan Perlindungan Aset Negara

13 Mei 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

13 Mei 2026
GMNI Jakarta dan HMI menggelar aksi meminta transparansi proyek KDMP.(Foto: Istimewa)

GMNI Jakarta-HMI Desak Audit Proyek KDMP, Soroti Dugaan Selisih Anggaran Rp112 Triliun

13 Mei 2026

Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp10,2 Triliun Hasil Satgas PKH ke Kas Negara

13 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adhi Makayasa 94 Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Perkuat PPATK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Nasional Aktivis ’98 Desak 4 Mahasiswa Trisakti Jadi Pahlawan Nasional Reformasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM MEDIAMASSA.ID

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com