• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juni 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Daerah

Audiensi UMKM Garut di DPRD: Desak Keadilan Rantai Pasok SPPG dan Prioritas Produk Lokal

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
30 Maret 2026
di Kabar Daerah
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku – Paguyuban UMKM Kabupaten Garut menyampaikan sejumlah keluhan serius terkait dugaan monopoli supplier dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) saat audiensi bersama Komisi III DPRD Kabupaten Garut, Senin (30/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, pelaku UMKM menilai produk lokal belum terserap optimal dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Audiensi yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi III DPRD Garut itu dihadiri perwakilan legislatif, unsur eksekutif, serta Badan Gizi Nasional (BGN).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Paguyuban UMKM yang diwakili koordinator lapangan Ayi Suryana menyoroti berbagai persoalan, mulai dari dugaan praktik monopoli hingga adanya permintaan deposit kepada pelaku usaha yang ingin menjadi pemasok bahan baku SPPG.

RelatedPosts

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

Selain itu, pelaku UMKM mempertanyakan implementasi regulasi yang dinilai belum berjalan optimal di lapangan. Mereka juga menilai janji keberpihakan pemerintah daerah terhadap UMKM belum sepenuhnya dirasakan.

Meski demikian, paguyuban menegaskan dukungan terhadap program MBG, selama pelaksanaannya membuka ruang bagi pelaku usaha lokal.

Menanggapi hal tersebut, Kasubag Kesra Setda Garut sekaligus Sekretaris II Satgas MBG, Mekarwati, menyampaikan bahwa pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat koordinasi guna mendorong penyerapan produk lokal oleh SPPG.

Ia menegaskan, satgas berperan sebagai fasilitator dan akan terus mendorong sosialisasi terkait potensi produk UMKM yang dapat masuk dalam rantai pasok MBG.

Sementara itu, Kabid Disperindag ESDM Garut, Beti Yogi, menegaskan bahwa SPPG tidak diperkenankan menolak produk UMKM selama memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga  BGN Gandeng Bareskrim dan Satgas MBG Polri Usut Praktik Jual Beli Titik SPPG di Sejumlah Daerah

Ia juga menyebut pihaknya terus memfasilitasi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar produksi dan menjaga stabilitas distribusi pangan.

Hal senada disampaikan Kabid Diskanak Garut, Luqman, yang menekankan pentingnya keterlibatan peternak lokal, khususnya dalam penyediaan bahan pangan hewani seperti daging, telur, dan susu.

Pihaknya  memastikan kualitas dan keamanan produk menjadi prioritas utama dalam rantai pasok MBG.

Dari sisi BGN, dijelaskan bahwa mekanisme pengadaan bahan pangan dilakukan melalui mitra atau supplier terdaftar berdasarkan standar kualitas, keamanan pangan, serta kemampuan suplai yang berkelanjutan.

Sementara itu, BGN membantah adanya praktik monopoli dan menegaskan bahwa sistem seleksi dilakukan untuk menjaga kualitas dan efisiensi distribusi.

“Peluang untuk pelaku lokal tetap terbuka, selama memenuhi standar dan dapat menjamin kontinuitas pasokan, termasuk melalui kemitraan atau koperasi,” jelas perwakilan BGN.

Anggota Komisi III DPRD Garut, Asep Mulyana, mendorong agar program MBG benar-benar mampu menggerakkan ekonomi lokal. Ia mencontohkan pentingnya melibatkan industri daerah seperti pabrik roti agar tidak tersisih dari rantai pasok program tersebut.

Dalam berita acara audiensi, disepakati beberapa poin penting, di antaranya dorongan kepada BGN untuk membuka akses lebih luas bagi produk UMKM lokal, serta perlunya sosialisasi surat edaran terkait kewajiban penggunaan produk lokal dan standar keamanan pangan oleh Satgas MBG di tingkat kecamatan.

Selain itu, susu pasteurisasi dari peternak lokal dinyatakan dapat diakomodasi oleh dapur SPPG selama memenuhi standar yang ditentukan. Komisi III DPRD Garut juga akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan untuk mendorong pemanfaatan susu lokal dalam program MBG.

Audiensi yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB tersebut ditutup dalam kondisi aman dan kondusif, dengan harapan adanya tindak lanjut konkret guna memperkuat peran UMKM dalam program strategis nasional tersebut.*

Baca Juga  Program MBG Dipersoalkan, Masyarakat Sipil Ajukan Uji Materi UU APBN 2026 ke MK

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Komisi III DPRD GarutMakan Bergizi GratisMBGPaguyuban UMKM Kabupaten GarutRantai Pasok SPPGSPPG
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Garuda Gagal Juara! Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

RelatedPosts

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

29 Juni 2026
Yuda Puja Turnawan Tegaskan Negara Wajib Lindungi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

29 Juni 2026

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

29 Juni 2026

Menjadi Tua Itu Pasti, Bahagia Itu Pilihan: 1.400 Lansia Padati Sport Jabar Arcamanik dalam Jalan Sehat Bersama TP PKK Jabar dan Happily

29 Juni 2026

Menyusul Kasus Penganiayaan di Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Penghuni Kos Wajib Lapor RT/RW

29 Juni 2026

Pemkab Garut Luncurkan MAKARTI Berbasis AI: Wujudkan Transparansi Pengelolaan Aset Daerah

28 Juni 2026
Post Selanjutnya

El Nino Diprediksi Picu Kemarau Panjang, Aktivis Lingkungan Dorong Kesiapsiagaan Pemkab Garut

dok KONI Pusat

Tragedi Lebarun 2026, PP ALTI Serukan Evaluasi Total Standar Keselamatan Lari Trail

Discussion about this post

KabarTerbaru

Baznas Garut Kembali Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Secara Berturut Turut

29 Juni 2026
Yuda Puja Turnawan Tegaskan Negara Wajib Lindungi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

Yuda Puja Turnawan: Negara Wajib Memberikan Perlindungan Sosial bagi Ibu Eti, Janda Duafa Penderita Stroke

29 Juni 2026

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

29 Juni 2026

Menjadi Tua Itu Pasti, Bahagia Itu Pilihan: 1.400 Lansia Padati Sport Jabar Arcamanik dalam Jalan Sehat Bersama TP PKK Jabar dan Happily

29 Juni 2026

Menyusul Kasus Penganiayaan di Bandung, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Penghuni Kos Wajib Lapor RT/RW

29 Juni 2026

Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Resmi Terapkan Biodiesel B50 di Seluruh SPBU

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Rampingkan 1.000 Perusahaan BUMN Jadi 250 Ribu untuk Mendorong Kemandirian Industri Nasional

29 Juni 2026

Presiden Prabowo Tegaskan Peran Teknologi dan AI: Aspirasi Warga Lewat TikTok Langsung Direspons

28 Juni 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026

Presiden Prabowo Rampingkan 1.000 Perusahaan BUMN Jadi 250 Ribu untuk Mendorong Kemandirian Industri Nasional

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Sekap dan Rantai Tiga Karyawan Selama 21 Hari, Pemilik Percetakan Dilaporkan ke Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Razman Arif Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan atas Kasus Pencemaran Nama Baik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com