• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Pembagian Beras Massif oleh Salah Satu Paslon: Picu Inflasi dan Kenaikan Harga Beras di Garut

Redaksi oleh Redaksi
9 November 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Pembagian beras secara besar-besaran yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon (paslon) dalam kontestasi Pilkada Garut 2024 menuai sejumlah dampak yang mengkhawatirkan bagi ekonomi daerah.

Aksi bagi-bagi beras ini dilaporkan telah mempengaruhi ketersediaan pasokan beras di pasaran, mengakibatkan kenaikan harga, dan menciptakan beban baru bagi warga Garut yang kini harus menghadapi inflasi pada kebutuhan pokok.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Koordinator Gibran BerKopiah (GBK) Kabuapten Garut, Ahirudin Yunus, menyoroti masalah yang muncul dari langkah kampanye tersebut.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

Menurutnya, pembagian beras dalam skala besar selama masa Pilkada ini telah mengganggu ketersediaan beras di Garut, sehingga harga beras mengalami lonjakan signifikan.

“Situasi ini tidak hanya memberatkan warga yang sudah kesulitan secara ekonomi, tetapi juga menciptakan beban baru bagi pemerintah daerah yang harus melakukan langkah intervensi pasar,” ungkap Ahirudin Yunus. Sabtu, (09/11/2024).

Ahirudin Yunus menambahkan bahwa langkah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras berarti ada alokasi anggaran tambahan yang harus dikeluarkan.

Menurutnya, ini adalah konsekuensi langsung dari ketidakseimbangan stok beras yang seharusnya bisa dihindari.

“Anggaran pemerintah daerah terpaksa dialihkan untuk stabilisasi harga beras melalui operasi pasar. Ini tentu bukan hal yang ideal, mengingat anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” tegasnya.

Selain dampak ekonomi, pihaknya juga menyoroti potensi pelanggaran regulasi yang mungkin terjadi dalam pembelian beras dalam jumlah besar yang dilakukan paslon tersebut.

Baca Juga  Jika Kotak Kosong Menang, KPU Buka Opsi Pilkada Ulang di 2025 Akhir

Oleh karena itu, ia meminta agar ada investigasi menyeluruh terkait sumber pembelian beras yang dibagikan.

“Jika beras tersebut dibeli dari Perum Bulog, maka penting untuk ditelusuri, apakah prosesnya sudah sesuai dengan mekanisme yang diatur? Sebab, pembelian beras dalam jumlah besar dari Bulog memiliki aturan main yang ketat. Kita harus memastikan bahwa tidak ada penyelewengan ataupun penyalahgunaan wewenang dalam distribusi beras tersebut,” jelasnya.

Ahirudin Yunus juga menyerukan agar Satgas Pangan segera turun tangan untuk menindaklanjuti situasi ini.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan bahwa distribusi beras tidak dimanfaatkan sebagai instrumen politik yang merugikan masyarakat.

“Satgas Pangan perlu segera mengambil tindakan agar distribusi dan stabilitas pangan tetap terjaga. Ini bukan hanya tentang pilkada, tetapi juga soal bagaimana memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Garut secara umum,” tambah dia.

Sejumlah warga Garut mengaku khawatir dengan kondisi ini. Kenaikan harga beras secara tiba-tiba membuat mereka harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Mereka berharap pemerintah dapat segera menangani situasi ini agar harga beras kembali stabil dan tidak menyulitkan warga lebih jauh.

Ahirudin Yunus menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap aktivitas kampanye yang melibatkan bantuan sosial.

“Kampanye yang berintegritas bukan hanya soal popularitas, tetapi juga soal menjaga keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.***

Red/K.101

Tags: aksi bagi-bagi beras paslon pilkada garutGibran BerKopiah (GBK) Kabuapten GarutKenaikan Harga Beras di GarutPilkada Garut 2024Pilkada serentak 2024
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

KPK Apresiasi dan Dukung Komitmen Pemerintah untuk Perbaikan Tata Kelola Pemda melalui MCP

Post Selanjutnya

Launching Program Pekarangan Pangan Bergizi, Kapolres Garut: Berikan Solusi Kesejahteraan Warga

RelatedPosts

Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Menteri LH Zumhur Hidayat Ungkap Potensi Triliunan Rupiah dari Perdagangan Karbon di Indonesia: Modal Rp200 Juta Bisa Raup Rp1,5 Miliar

23 Juli 2026

SIAGA 98 Dukung Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional

23 Juli 2026

Bursa Kapolri Mulai Menghangat, Komjen Karyoto Dinilai Figur Matang dan Punya Visi Kebangsaan

23 Juli 2026
Post Selanjutnya

Launching Program Pekarangan Pangan Bergizi, Kapolres Garut: Berikan Solusi Kesejahteraan Warga

Deklarasi PEGAS: "Lanjutkan Semangat Membangun Garut, Helmi-Yudi Menang untuk Garut Someah"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Bupati Garut Terima Audiensi BPSK, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

23 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Peringati Harlah KNPI ke-53, H. Aceng Malki Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Modus Kredit Miliaran Terbongkar, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta, Dwi Febri Endaryanto Akan dilaporkan ke Polisi

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Kuasa Hukum Nancy: Video Pengakuan Rizki Irwansyah Tak Sesuai Fakta, Gugatan Rp11 Miliar Tetap Berjalan

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com