• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Mei 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Pembagian Beras Massif oleh Salah Satu Paslon: Picu Inflasi dan Kenaikan Harga Beras di Garut

Redaksi oleh Redaksi
9 November 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Pembagian beras secara besar-besaran yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon (paslon) dalam kontestasi Pilkada Garut 2024 menuai sejumlah dampak yang mengkhawatirkan bagi ekonomi daerah.

Aksi bagi-bagi beras ini dilaporkan telah mempengaruhi ketersediaan pasokan beras di pasaran, mengakibatkan kenaikan harga, dan menciptakan beban baru bagi warga Garut yang kini harus menghadapi inflasi pada kebutuhan pokok.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Koordinator Gibran BerKopiah (GBK) Kabuapten Garut, Ahirudin Yunus, menyoroti masalah yang muncul dari langkah kampanye tersebut.

RelatedPosts

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

Menurutnya, pembagian beras dalam skala besar selama masa Pilkada ini telah mengganggu ketersediaan beras di Garut, sehingga harga beras mengalami lonjakan signifikan.

“Situasi ini tidak hanya memberatkan warga yang sudah kesulitan secara ekonomi, tetapi juga menciptakan beban baru bagi pemerintah daerah yang harus melakukan langkah intervensi pasar,” ungkap Ahirudin Yunus. Sabtu, (09/11/2024).

Ahirudin Yunus menambahkan bahwa langkah Pemerintah Kabupaten Garut melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga beras berarti ada alokasi anggaran tambahan yang harus dikeluarkan.

Menurutnya, ini adalah konsekuensi langsung dari ketidakseimbangan stok beras yang seharusnya bisa dihindari.

“Anggaran pemerintah daerah terpaksa dialihkan untuk stabilisasi harga beras melalui operasi pasar. Ini tentu bukan hal yang ideal, mengingat anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak,” tegasnya.

Selain dampak ekonomi, pihaknya juga menyoroti potensi pelanggaran regulasi yang mungkin terjadi dalam pembelian beras dalam jumlah besar yang dilakukan paslon tersebut.

Oleh karena itu, ia meminta agar ada investigasi menyeluruh terkait sumber pembelian beras yang dibagikan.

Baca Juga  Pilkada 2024, KPU: 2 Daerah Tambah Paslon, Calon Tunggal Masih Ada di 41 Daerah

“Jika beras tersebut dibeli dari Perum Bulog, maka penting untuk ditelusuri, apakah prosesnya sudah sesuai dengan mekanisme yang diatur? Sebab, pembelian beras dalam jumlah besar dari Bulog memiliki aturan main yang ketat. Kita harus memastikan bahwa tidak ada penyelewengan ataupun penyalahgunaan wewenang dalam distribusi beras tersebut,” jelasnya.

Ahirudin Yunus juga menyerukan agar Satgas Pangan segera turun tangan untuk menindaklanjuti situasi ini.

Menurutnya, langkah ini penting untuk memastikan bahwa distribusi beras tidak dimanfaatkan sebagai instrumen politik yang merugikan masyarakat.

“Satgas Pangan perlu segera mengambil tindakan agar distribusi dan stabilitas pangan tetap terjaga. Ini bukan hanya tentang pilkada, tetapi juga soal bagaimana memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Garut secara umum,” tambah dia.

Sejumlah warga Garut mengaku khawatir dengan kondisi ini. Kenaikan harga beras secara tiba-tiba membuat mereka harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan pokok sehari-hari.

Mereka berharap pemerintah dapat segera menangani situasi ini agar harga beras kembali stabil dan tidak menyulitkan warga lebih jauh.

Ahirudin Yunus menekankan pentingnya transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap aktivitas kampanye yang melibatkan bantuan sosial.

“Kampanye yang berintegritas bukan hanya soal popularitas, tetapi juga soal menjaga keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aksi bagi-bagi beras paslon pilkada garutGibran BerKopiah (GBK) Kabuapten GarutKenaikan Harga Beras di GarutPilkada Garut 2024Pilkada serentak 2024
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

KPK Apresiasi dan Dukung Komitmen Pemerintah untuk Perbaikan Tata Kelola Pemda melalui MCP

Post Selanjutnya

Launching Program Pekarangan Pangan Bergizi, Kapolres Garut: Berikan Solusi Kesejahteraan Warga

RelatedPosts

Diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, membahas pentingnya menjaga supremasi sipil, demokrasi, dan penegakan negara hukum di tengah dinamika relasi sipil dan militer.(Bemby/kabariku)

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

18 Mei 2026

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

18 Mei 2026

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

18 Mei 2026

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

18 Mei 2026
HBTKVI soroti mahalnya bedah jantung dan minimnya dokter BTKV di 13 provinsi. (Kabariku.com)

HBTKVI Minta Pemerataan Dokter BTKV demi Perkuat Layanan Jantung Nasional

17 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan 166 SPPG dan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

16 Mei 2026
Post Selanjutnya

Launching Program Pekarangan Pangan Bergizi, Kapolres Garut: Berikan Solusi Kesejahteraan Warga

Deklarasi PEGAS: "Lanjutkan Semangat Membangun Garut, Helmi-Yudi Menang untuk Garut Someah"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Pernyataan Presiden Prabowo ‘Warga Desa Tak Pakai Dolar’

18 Mei 2026
Diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, membahas pentingnya menjaga supremasi sipil, demokrasi, dan penegakan negara hukum di tengah dinamika relasi sipil dan militer.(Bemby/kabariku)

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

18 Mei 2026

Reses DPRD Garut, Yuda Berikan Pelayanan Publik Langsung untuk Warga, Sekaligus Serap Aspirasi

18 Mei 2026
Dinas Perkim Kabupaten Cianjur

Perkim Perbaiki 63 Unit Rutilahu Sebesar Rp1.8 Miliar dari Pemkab Cianjur

18 Mei 2026

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

18 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

18 Mei 2026

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

18 Mei 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei 2026

18 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com