• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, April 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

KPK Tingkatkan Kapasitas Dosen untuk Perluas Pendidikan Antikorupsi di Makassar

Redaksi oleh Redaksi
25 Oktober 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Jejaring Pendidikan terus mendorong penguatan dan memperluas pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi, salah satunya melalui Lokakarya Penguatan Kapasitas Dosen/Calon Dosen Pendidikan Antikorupsi di Makassar pada 22-23 Oktober 2024, bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menekankan penguatan kapasitas tenaga pendidik ini penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan agen perubahan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

“Pendidikan antikorupsi merupakan salah satu pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Dalam hal ini, KPK juga turut menyusun Strategi Nasional Pendidikan Antikorupsi (Stranas PAK) yang berjenjang dan berkelanjutan, untuk memastikan bahwa nilai-nilai integritas ditanamkan sejak dini hingga di bangku perguruan tinggi,” ungkap Dian.

Dian menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengembangkan kapasitas dosen dalam mengimplementasikan Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang lebih kreatif, baik sebagai mata kuliah mandiri maupun sisipan.

Selain itu, lokakarya ini juga bertujuan membangun jejaring dosen PAK dan mendorong partisipasi aktif para sivitas akademika dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Penyesuaian PAK dengan Tingkat Pendidikan

KPK menjamin bahwa pembelajaran PAK juga disesuaikan dengan tingkat pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Selain itu, kreativitas dalam penyampaian materi memungkinkan dosen untuk menghadirkan metode yang relevan dengan situasi nyata mahasiswa, serta menciptakan ruang kolaborasi antara berbagai pihak baik akademisi maupun praktisi, guna memperkuat efektivitas pendidikan antikorupsi.

Baca Juga  Pimpinan KPK Nurul Ghufron Sebut Ada Rp 800 Triliun APBN Hangus Dimakan Penyelewengan

“Dengan prinsip-prinsip tersebut, kami berharap pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi mata kuliah formal, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi mahasiswa maupun seluruh sivitas akademika,” tutur Dian.

PAK Butuh Dukungan Semua Lini

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, menuturkan bahwa PAK menjadi penting karena pemberantasan korupsi memang harus dilakukan oleh semua lini tanpa terkecuali. Pencegahan dan pemahaman terkait perilaku korup yang terus berkembang, harus ditanamkan pada mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa.

“Harapannya, para tenaga pendidik mendapatkan pelajaran-pelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Perguruan tinggi juga perlu mengupayakan langkah-langkah khusus bagi mahasiswa, baik dengan mata kuliah yang diinsersikan maupun dengan menyediakan mata kuliah mandiri tentang antikorupsi,” ujar Andi.

Lokakarya ini turut menghadirkan narasumber, di antaranya Gandjar Laksmana Bonaprapta (Universitas Indonesia), Asriana Issa Sofia (Universitas Paramadina), dan Feri Amsari (Universitas Andalas), yang membawakan berbagai topik terkait budaya antikorupsi hingga dasar-dasar tindak pidana korupsi.

Feri Amsari menegaskan, “Jika kita hanya berjuang sendiri-sendiri, kecil-kecil, akan sulit untuk memiliki dampak atau kemampuan untuk advokasi kebijakan pusat. Dengan berjejaring diharapkan gerakan yang besar dapat memiliki dampak yang signifikan dan diperhatikan oleh pemangku kepentingan pusat.”

Lebih lanjut, terdapat 65 peserta dari 19 perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI IX, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, yang turut hadir dalam Lokakarya Penguatan Kapasitas Dosen/Calon Dosen Pendidikan Antikorupsi tersebut.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKomisi Pemberantasan KorupsiKPKPerluas Pendidikan AntikorupsiTingkatkan Kapasitas Dosen
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

ProGib Kabupaten Garut Dukung Helmi-Yudi dengan Pendekatan Emosional ke Masyarakat Melalui Program Jumat Berkah

Post Selanjutnya

Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi, Sekda Garut Dukung Kepesertaan BPJS

RelatedPosts

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026
ruang konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

12 April 2026
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (Foto:Istimewa)

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

11 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK pada Jumat malam. (Foto:Kabariku.com)

Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

10 April 2026
KPK mengimbau masyarakat waspada modus pegawai KPK gadungan dan melaporkan ke Call Centre  198 (Foto:Istimewa)

KPK Minta Publik Adukan ke Call Center 198, Jika Temui Modus Pegawai KPK Gadungan

10 April 2026

KPK Serahkan Aset Rampasan Rp3,88 Miliar ke Kementerian PU untuk Proyek Tol

10 April 2026
Post Selanjutnya

Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi, Sekda Garut Dukung Kepesertaan BPJS

DPO Selebgram Al Naura Karima Pramesti Terpidana Perkara Penipuan Dipulangkan dari Tokyo

Discussion about this post

KabarTerbaru

YLBHI: Isyarat Wapres Gibran Pertegas Urgensi Peradilan Umum di Kasus Andrie Yunus

12 April 2026

DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

12 April 2026

Hidrometeorologi Mengancam, Yuda Puja Turnawan Desak Langkah Cepat Pemkab Garut

12 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026
ruang konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

12 April 2026

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

11 April 2026

Bencana Hidrometeorologi di Garut, Yuda Puja Turnawan Salurkan Bantuan dan Desak Pemkab Bergerak Cepat

11 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

11 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com