• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

KPK Tingkatkan Kapasitas Dosen untuk Perluas Pendidikan Antikorupsi di Makassar

Redaksi oleh Redaksi
25 Oktober 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Direktorat Jejaring Pendidikan terus mendorong penguatan dan memperluas pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi, salah satunya melalui Lokakarya Penguatan Kapasitas Dosen/Calon Dosen Pendidikan Antikorupsi di Makassar pada 22-23 Oktober 2024, bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Dian Novianthi, menekankan penguatan kapasitas tenaga pendidik ini penting untuk menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dan agen perubahan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

KPK Minta Saksi Segera Melapor ke Dewas Soal Dugaan Pemerasan Penyidik

Diduga Minta Rp10 Miliar di Kasus RPTKA, KPK: Penyidik Bayu Sigit Tidak Terdaftar

KPK Kembali Bidik Aliran Uang OTT Proyek PUPR Riau

“Pendidikan antikorupsi merupakan salah satu pilar penting dalam pemberantasan korupsi. Dalam hal ini, KPK juga turut menyusun Strategi Nasional Pendidikan Antikorupsi (Stranas PAK) yang berjenjang dan berkelanjutan, untuk memastikan bahwa nilai-nilai integritas ditanamkan sejak dini hingga di bangku perguruan tinggi,” ungkap Dian.

Dian menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengembangkan kapasitas dosen dalam mengimplementasikan Pendidikan Antikorupsi (PAK) yang lebih kreatif, baik sebagai mata kuliah mandiri maupun sisipan.

Selain itu, lokakarya ini juga bertujuan membangun jejaring dosen PAK dan mendorong partisipasi aktif para sivitas akademika dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Penyesuaian PAK dengan Tingkat Pendidikan

KPK menjamin bahwa pembelajaran PAK juga disesuaikan dengan tingkat pendidikan, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Selain itu, kreativitas dalam penyampaian materi memungkinkan dosen untuk menghadirkan metode yang relevan dengan situasi nyata mahasiswa, serta menciptakan ruang kolaborasi antara berbagai pihak baik akademisi maupun praktisi, guna memperkuat efektivitas pendidikan antikorupsi.

Baca Juga  Terjadi di Berbagai Sektor, Korupsi Jadi Tantangan Ketahanan Nasional

“Dengan prinsip-prinsip tersebut, kami berharap pendidikan antikorupsi tidak hanya menjadi mata kuliah formal, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai integritas dan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi mahasiswa maupun seluruh sivitas akademika,” tutur Dian.

PAK Butuh Dukungan Semua Lini

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Andi Lukman, menuturkan bahwa PAK menjadi penting karena pemberantasan korupsi memang harus dilakukan oleh semua lini tanpa terkecuali. Pencegahan dan pemahaman terkait perilaku korup yang terus berkembang, harus ditanamkan pada mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa.

“Harapannya, para tenaga pendidik mendapatkan pelajaran-pelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk berkontribusi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Perguruan tinggi juga perlu mengupayakan langkah-langkah khusus bagi mahasiswa, baik dengan mata kuliah yang diinsersikan maupun dengan menyediakan mata kuliah mandiri tentang antikorupsi,” ujar Andi.

Lokakarya ini turut menghadirkan narasumber, di antaranya Gandjar Laksmana Bonaprapta (Universitas Indonesia), Asriana Issa Sofia (Universitas Paramadina), dan Feri Amsari (Universitas Andalas), yang membawakan berbagai topik terkait budaya antikorupsi hingga dasar-dasar tindak pidana korupsi.

Feri Amsari menegaskan, “Jika kita hanya berjuang sendiri-sendiri, kecil-kecil, akan sulit untuk memiliki dampak atau kemampuan untuk advokasi kebijakan pusat. Dengan berjejaring diharapkan gerakan yang besar dapat memiliki dampak yang signifikan dan diperhatikan oleh pemangku kepentingan pusat.”

Lebih lanjut, terdapat 65 peserta dari 19 perguruan tinggi di wilayah LLDIKTI IX, yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara, yang turut hadir dalam Lokakarya Penguatan Kapasitas Dosen/Calon Dosen Pendidikan Antikorupsi tersebut.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKomisi Pemberantasan KorupsiKPKPerluas Pendidikan AntikorupsiTingkatkan Kapasitas Dosen
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

ProGib Kabupaten Garut Dukung Helmi-Yudi dengan Pendekatan Emosional ke Masyarakat Melalui Program Jumat Berkah

Post Selanjutnya

Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi, Sekda Garut Dukung Kepesertaan BPJS

RelatedPosts

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Minta Saksi Segera Melapor ke Dewas Soal Dugaan Pemerasan Penyidik

13 Februari 2026
Gedung Merah Putih KPK di Kuningan, Jakarta Selatan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Diduga Minta Rp10 Miliar di Kasus RPTKA, KPK: Penyidik Bayu Sigit Tidak Terdaftar

12 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo ketika diminta keterangan di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Kembali Bidik Aliran Uang OTT Proyek PUPR Riau

12 Februari 2026
Sejumlah warga Pati menggelar aksi syukuran di depan Gedung Merah Putih KPK atas penangkapan Bupati non-aktif Pati Sudewo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Syukuran di Depan Gedung KPK, Warga Pati Rayakan Harapan Baru Tanpa Korupsi

12 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Indeks Persepsi Korupsi Jeblok, KPK: Ini Alarm Pemberantasan Korupsi

11 Februari 2026
Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meninggalkan Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Penetapan Tersangka Yaqut di Uji di Meja Hijau, KPK Siap Hadapi Gugatan

11 Februari 2026
Post Selanjutnya

Perkuat Perlindungan Pekerja Konstruksi, Sekda Garut Dukung Kepesertaan BPJS

DPO Selebgram Al Naura Karima Pramesti Terpidana Perkara Penipuan Dipulangkan dari Tokyo

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sekjen PBB, Guterres: Ramadhan Momen Sakral untuk Refleksi Membangun Perdamaian Dunia

17 Februari 2026

KNARA Kecam Kriminalisasi Petani di Konflik Agraria Indragiri Hulu: Kaji Ulang Legalitas HGU

17 Februari 2026
Founder Restorasi Jiwa Indonesia, Syam Basrijal (Foto: Istimewa)

Pakar: Tanpa Mental Sehat, Pembangunan Nasional Rentan Gagal

16 Februari 2026

Sugiono Serahkan KTA Gerindra ke Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Gelaran Budaya Kasumedangan

16 Februari 2026

Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

16 Februari 2026

LPSK Kawal Perlindungan Korban Perdagangan Anak Tamansari, 10 Tersangka Diamankan Polisi

16 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

BNN – Kemendes Deklarasikan Jawa Timur Bersinar, Perangi Narkoba hingga Pelosok Desa

16 Februari 2026
Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

15 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Jadwalkan Sidang Isbat 17 Februari, Ini Potensi Perbedaan Awal Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com