Garut, Kabariku – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan peninjauan langsung terhadap pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Metode Operasi Wanita (MOW) di Klinik Bunda Alya, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).
Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait metode kontrasepsi, khususnya MOW yang merupakan tindakan medis sterilisasi permanen melalui pengikatan atau pemotongan saluran tuba falopi pada wanita. Metode ini dinilai efektif untuk mencegah kehamilan dalam jangka panjang, terutama bagi perempuan yang tidak lagi merencanakan kehamilan.
Putri Karlina menegaskan bahwa program pelayanan KB ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia juga menyoroti kondisi di lapangan, di mana masih ditemukan keluarga dengan jumlah anak yang cukup banyak. Hal ini, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dalam memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak.
“Maka kita ada program pengendalian penduduk agar anak itu tidak terlalu banyak, dan orang tua bisa fokus untuk membesarkan anak dengan pendidikan yang baik serta penghasilan yang memadai,” ujar Putri Karlina,”
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Garut melalui program KB MKJP MOW terus berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perencanaan keluarga. Dengan jumlah anak yang ideal, setiap keluarga diharapkan mampu memberikan perhatian lebih optimal terhadap tumbuh kembang anak.
Langkah ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Garut secara berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post