• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Maret 20, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
20 Maret 2026
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Bogor, Kabariku – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, merupakan tindakan terorisme yang tidak dapat ditoleransi. Pemerintah berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut hingga ke dalang intelektual dan pihak pendana.

Dalam diskusi bersama jurnalis dan pengamat di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026), Presiden menyebut aksi tersebut sebagai perbuatan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan dan hukum. Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan tidak hanya akan berhenti pada pelaku lapangan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Ini terorisme, tindakan biadab. Harus kita kejar, harus kita usut sampai tuntas,” ujar Presiden.

RelatedPosts

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Mensesneg: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Di-hold

Kekerasan terhadap Aktivis: Ujian bagi Negara dan Kekuasaan

Prabowo juga memastikan bahwa aparat penegak hukum akan menelusuri pihak yang memerintahkan dan membiayai aksi tersebut. Ia menjamin proses hukum berjalan tanpa pandang bulu, termasuk apabila melibatkan oknum aparat negara.

“Siapa yang nyuruh, siapa yang bayar. Saya menjamin akan diusut,” tegasnya.

Presiden turut membuka kemungkinan pembentukan tim pencari fakta independen guna menjaga objektivitas penyelidikan.

Namun, Kepala Negara  menekankan pentingnya independensi tim tersebut dari kepentingan tertentu.

Selain itu, Kepala Negara memastikan tidak akan ada impunitas dalam kasus ini.

“Saya ingin menegakkan hukum. Saya ingin Indonesia yang beradab. Tidak boleh ada tindakan seperti ini,” tandasnya.

Empat Anggota TNI Diamankan

Sementara itu, Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah mengamankan empat anggotanya yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempatnya berasal dari satuan Denma BAIS.

Komandan Pusat Polisi Militer TNI, Yusri Nuryanto, menyampaikan bahwa para terduga berasal dari dua matra, yakni TNI Angkatan Laut dan Angkatan Udara. Meski telah ditahan, status mereka masih sebagai terduga dan belum ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga  Commander Wish BNN: Komjen Pol Suyudi Ario Seto Jabarkan Tiga Misi Utama Perang Melawan Narkoba

“Mereka masih menjalani pemeriksaan di Puspom TNI. Nanti akan kami sampaikan peran masing-masing,” ujarnya dalam konferensi pers di Mabes TNI, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Keempat anggota tersebut berinisial NDP (Kapten), SL dan BHW (Lettu), serta ES (Serda).

Polisi Kembangkan Penyelidikan

Di sisi lain, Polda Metro Jaya mengungkap adanya dua terduga lain berinisial BHC dan MAK. Direktur Reserse Kriminal Umum, Iman Imanuddin, menyebut jumlah pelaku masih berpotensi bertambah.

“Kami tidak menutup kemungkinan pelaku lebih dari empat orang,” kata Iman.

Penyelidikan terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat, termasuk kemungkinan adanya aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont
Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus (baju gelap) dalam sebuah aksi di Hotel Fairmont

Serangan Terjadi Usai Podcast

Peristiwa penyiraman air keras terjadi pada Kamis malam, 12 Maret 2026, usai Andrie Yunus menyelesaikan rekaman podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa serangan berlangsung sekitar pukul 23.00 WIB setelah diskusi bertema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar serius hingga 24 persen pada bagian wajah, tangan, dada, dan mata, sehingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Diduga Upaya Membungkam Aktivis HAM

KontraS menilai serangan ini sebagai bentuk teror terhadap pembela hak asasi manusia. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut, termasuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan.

“Serangan ini berpotensi membungkam suara kritis. Penyelidikan harus dilakukan secara tuntas,” ujar Dimas.

KontraS  menegaskan bahwa perlindungan terhadap pembela HAM telah dijamin dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, sehingga negara wajib memastikan keamanan setiap warga yang menyuarakan hak dan keadilan.*

Baca juga :

Baca Juga  Era Untouchable Berakhir! Pijar Indonesia 98 Apresiasi Kejaksaan Agung Gempur Koruptor Kelas Kakap
Polri Dalami Keterangan Saksi dan Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta Pusat
Sadis, Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras. Teriak Kepanasan dan Mata Dioperasi

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis HAM Andrie YunusPenyiraman air kerasPolda Metro JayaPresiden Prabowo SubiantoPuspen TNI
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

Post Selanjutnya

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

RelatedPosts

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Mensesneg: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Di-hold

18 Maret 2026

Kekerasan terhadap Aktivis: Ujian bagi Negara dan Kekuasaan

16 Maret 2026

BGN Pastikan Program MBG Berlanjut Usai Idul Fitri: Fokus Benahi Pengawasan dan Sistem Layanan

15 Maret 2026

PDI Perjuangan Desak Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

14 Maret 2026

Pastikan Layanan Tetap Prima Saat Mudik 2026, Menteri PANRB Tinjau Sektor Transportasi

13 Maret 2026
Post Selanjutnya

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

Discussion about this post

KabarTerbaru

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

20 Maret 2026

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Lapas Pemuda Tangerang berikan remisi Nyepi 2026 kepada 6 narapidana Hindu.(Istimewa)

Jelang Nyepi 2026, 6 WBP Hindu di Lapas Pemuda Tangerang Dapat Remisi Khusus

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026

Arus Mudik Garut Terus Meningkat, Kasatlantas: One Way Situasional Prioritaskan Keselamatan

19 Maret 2026

Mensesneg Sampaikan Arahan Presiden: Kabinet Diminta Rayakan Lebaran Tak Berlebihan

19 Maret 2026

Seskab Teddy Pastikan KA Kerakyatan: Tarif Turun, Layanan Mudik 2026 Meningkat

19 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditutup Sepihak, Pengelola Balong Cafe Gugat Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sukma Hidayat Kecam Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Singgung Kasus Novel Baswedan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com