• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Pemilu 2024 Menjadi “The Strongest Iron Dome” Demokrasi di Tengah Krisis Demokrasi Global

Redaksi oleh Redaksi
29 Maret 2023
di Politik
A A
0
Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Baru-baru ini The Economist Intelligence Unit (EIU) dan V-Dem Institute telah merilis penilaian praktik demokrasi di berbagai penjuru dunia untuk tahun 2022.

Dalam rilis tersebut, EIU menempatkan Indonesia dalam kategori negara demokrasi belum
sempurna (Flawed Democracy). Sedangkan V-Dem Institute meletakkan Indonesia dalam kategori demokrasi elektoral (Electoral Democracy).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Apa makna rilis EIU dan V-Dem Institut tersebut bagi Indonesia, dan bagaimana sebenarnya kondisi demokrasi di Indonesia? Berikut pandangan Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani terhadap rilis kedua lembaga tersebut.

RelatedPosts

Bambang Haryadi Tegaskan Prabowo Tak Pernah Campuri Proses Penegakan Hukum

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

Hari Purwanto Minta Dugaan Fitnah Megawati Diusut, Serukan Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

Kabariku (K): Apa makna rilis EIU dan V-Dem Institut bagi Indonesia?

Jaleswari Pramodhawardani (JP) : Penilaian lembaga pemeringkat demokrasi tersebut menjadi referensi penting bagi Pemerintah untuk terus memperbaiki praktik demokrasi di Indonesia. Sifat penilaian yang komparatif antar negara menjadikan kita memahami pada posisi seperti apa demokrasi di Indonesia relatif dengan negara-negara lain.

K : Negara-negara mana saja yang dinilai mengalami kemunduran dalam kehidupan demokrasi saat ini?

JP : V-Dem Institute menilai kondisi demokrasi global saat ini mengalami kemunduran
yang dramatis, seperti praktik demokrasi di tahun 1986. Indeks demokrasi pada beberapa wilayah regional mengalami penurunan. Wilayah Amerika Latin dan Karibia serta wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara misalnya, mengalami penurunan yang drastis, dengan penyusutan indeks yang cukup besar.

K : Bagaimana kondisi Indonesia di tengah situasi seperti itu?

JP : Di tengah situasi tersebut, demokrasi Indonesia tetap kokoh dan tidak turut jatuh
pada situasi yang memburuk. Skor demokrasi Indonesia tahun 2022 tidak bergeser dari tahun sebelumnya, yaitu 6,71 (EIU).

Baca Juga  Legislator Gerindra Tegaskan Relawan Bagian Integral TKN Jangan Ada Pihak yang Memecah Belah

Indonesia memiliki modal demokrasi yang baik sebagaimana terlihat pada kategori proses elektoral dan pluralisme, fungsi lembaga pemerintahan, dan partisipasi politik.

K: Apa yang perlu diperbaiki oleh Indonesia?

JP: Ke depan, Indonesia penting untuk mendorong perbaikan budaya politik.

K: Indonesia menghadapi agenda besar demokrasi, yaitu Pemilu 2024. Bagaimana menurut Anda?

JP. Ya, agenda besar demokrasi terdekat di Indonesia adalah Pemilu 2024 yang tahapannya sedang berjalan. Pelaksanaan Pemilu 2024 menjadi perisai pelindung terkuat (strongest iron dome) untuk pembangunan demokrasi di Indonesia. Sebab, pemilu merupakan agenda yang kompleks.
Pemilu selain merupakan manifestasi kedaulatan rakyat, juga mengandung elemen kebebasan berpendapat, hak-hak politik, dan budaya politik. Oleh karena itu, Pemilu dipastikan berjalan secara reguler sebagaimana amanat konstitusi.

Peserta pemilu diharapkan berkontestasi secara sehat dan seluruh komponen bangsa harus bahu-membahu memastikan perhelatan Pemilu 2024 diselenggarakan dengan aman, lancar, dan Jurdil.***

Tags: demokrasiDeputi VJalleswari PramowardhaniKantor Staf Kepresidenan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Jauh dari Semangat Misi Kemenkumham, Pandawa Nusantara Sebut Eddy Wamenkumham Layak Dicopot

Post Selanjutnya

Kondisi Terkini Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dan Putrinya Usai Dibacok di Rumahnya di Bojongsoang, Bandung

RelatedPosts

Bambang Haryadi Tegaskan Prabowo Tak Pernah Campuri Proses Penegakan Hukum

20 Juli 2026

Belum Genap Sepekan, DPP Barisan Gibran Nusantara Geber Konsolidasi Nasional, Susun Kepengurusan di 38 Provinsi

17 Juli 2026
Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto (Istimewa)

Hari Purwanto Minta Dugaan Fitnah Megawati Diusut, Serukan Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

16 Juli 2026

Bursah Zarnubi Pastikan Tak Maju di Pilkada 2029, Siap Pensiun dari Dunia Politik

16 Juli 2026
Wasekretaris Jenderal Depinas SOKSI, Rouli Rajagukguk, (Istimewa)

Wasekjend Depinas SOKSI Kritik Deddy Sitorus, Singgung Etika Politik dan Kepemimpinan PDIP

15 Juli 2026

Demokrat Jabar Targetkan Siapkan 8.000 Saksi Hadapi Pemilu 2029

9 Juli 2026
Post Selanjutnya
DR. H. Jaja Ahmad Jayus, M.Hum mantan Ketua Komisi Yudisial (KY)

Kondisi Terkini Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dan Putrinya Usai Dibacok di Rumahnya di Bojongsoang, Bandung

Kapolri Tugaskan Deputi Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya, SIAGA 98: Langkah Tepat, Wujud Sinergi Polri-KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Negara Rp14,2 Miliar dari Perkara Pinjol

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com