• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juni 6, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Pemilu 2024 Menjadi “The Strongest Iron Dome” Demokrasi di Tengah Krisis Demokrasi Global

Redaksi oleh Redaksi
29 Maret 2023
di Politik
A A
0
Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani

Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Baru-baru ini The Economist Intelligence Unit (EIU) dan V-Dem Institute telah merilis penilaian praktik demokrasi di berbagai penjuru dunia untuk tahun 2022.

Dalam rilis tersebut, EIU menempatkan Indonesia dalam kategori negara demokrasi belum
sempurna (Flawed Democracy). Sedangkan V-Dem Institute meletakkan Indonesia dalam kategori demokrasi elektoral (Electoral Democracy).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Apa makna rilis EIU dan V-Dem Institut tersebut bagi Indonesia, dan bagaimana sebenarnya kondisi demokrasi di Indonesia? Berikut pandangan Deputi V Kantor Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani terhadap rilis kedua lembaga tersebut.

RelatedPosts

PRIMA Rayakan HUT ke-5 pada 1 Juni Secara Sederhana, Usung Tema “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana”

Reses Yudha, Pendanaan di Luar APBD Perlu Dioptimalkan, Untuk Percepat Penanganan Persoalan di Lapangan

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

Kabariku (K): Apa makna rilis EIU dan V-Dem Institut bagi Indonesia?

Jaleswari Pramodhawardani (JP) : Penilaian lembaga pemeringkat demokrasi tersebut menjadi referensi penting bagi Pemerintah untuk terus memperbaiki praktik demokrasi di Indonesia. Sifat penilaian yang komparatif antar negara menjadikan kita memahami pada posisi seperti apa demokrasi di Indonesia relatif dengan negara-negara lain.

K : Negara-negara mana saja yang dinilai mengalami kemunduran dalam kehidupan demokrasi saat ini?

JP : V-Dem Institute menilai kondisi demokrasi global saat ini mengalami kemunduran
yang dramatis, seperti praktik demokrasi di tahun 1986. Indeks demokrasi pada beberapa wilayah regional mengalami penurunan. Wilayah Amerika Latin dan Karibia serta wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara misalnya, mengalami penurunan yang drastis, dengan penyusutan indeks yang cukup besar.

K : Bagaimana kondisi Indonesia di tengah situasi seperti itu?

JP : Di tengah situasi tersebut, demokrasi Indonesia tetap kokoh dan tidak turut jatuh
pada situasi yang memburuk. Skor demokrasi Indonesia tahun 2022 tidak bergeser dari tahun sebelumnya, yaitu 6,71 (EIU).

Baca Juga  Saiful Mujani Dilaporkan ke Polisi Usai Pernyataan Soal Prabowo Viral, Ini Responsnya

Indonesia memiliki modal demokrasi yang baik sebagaimana terlihat pada kategori proses elektoral dan pluralisme, fungsi lembaga pemerintahan, dan partisipasi politik.

K: Apa yang perlu diperbaiki oleh Indonesia?

JP: Ke depan, Indonesia penting untuk mendorong perbaikan budaya politik.

K: Indonesia menghadapi agenda besar demokrasi, yaitu Pemilu 2024. Bagaimana menurut Anda?

JP. Ya, agenda besar demokrasi terdekat di Indonesia adalah Pemilu 2024 yang tahapannya sedang berjalan. Pelaksanaan Pemilu 2024 menjadi perisai pelindung terkuat (strongest iron dome) untuk pembangunan demokrasi di Indonesia. Sebab, pemilu merupakan agenda yang kompleks.
Pemilu selain merupakan manifestasi kedaulatan rakyat, juga mengandung elemen kebebasan berpendapat, hak-hak politik, dan budaya politik. Oleh karena itu, Pemilu dipastikan berjalan secara reguler sebagaimana amanat konstitusi.

Peserta pemilu diharapkan berkontestasi secara sehat dan seluruh komponen bangsa harus bahu-membahu memastikan perhelatan Pemilu 2024 diselenggarakan dengan aman, lancar, dan Jurdil.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: demokrasiDeputi VJalleswari PramowardhaniKantor Staf Kepresidenan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Jauh dari Semangat Misi Kemenkumham, Pandawa Nusantara Sebut Eddy Wamenkumham Layak Dicopot

Post Selanjutnya

Kondisi Terkini Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dan Putrinya Usai Dibacok di Rumahnya di Bojongsoang, Bandung

RelatedPosts

PRIMA Rayakan HUT ke-5 pada 1 Juni Secara Sederhana, Usung Tema “Revolusi Sudah Dimulai dari Istana”

31 Mei 2026

Reses Yudha, Pendanaan di Luar APBD Perlu Dioptimalkan, Untuk Percepat Penanganan Persoalan di Lapangan

25 Mei 2026

Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

21 Mei 2026
OSSO dan GKSR menilai kenaikan Parliamentary Threshold hingga 7 persen berpotensi menghilangkan jutaan suara rakyat.(Irfan/kabariku.com)

OSSO Soroti Bahaya Parliamentary Threshold Tinggi, Sebut Jutaan Suara Pemilih Bisa Hilang

11 Mei 2026
Muscab PPP ke-10 di Ponpes Jawiyah Samarang Garut Jawa Barat

Muscab PPP Garut Diambil Alih DPW, Pembentukan Formatur Ditetapkan di Tengah Aksi Boikot PAC

26 April 2026

Kukuhkan Pengurus Se-NTB, Bintang Muda Indonesia Siap Birukan Bumi Gogoranca untuk Pemilu 2029

24 April 2026
Post Selanjutnya
DR. H. Jaja Ahmad Jayus, M.Hum mantan Ketua Komisi Yudisial (KY)

Kondisi Terkini Mantan Ketua KY Jaja Ahmad Jayus dan Putrinya Usai Dibacok di Rumahnya di Bojongsoang, Bandung

Kapolri Tugaskan Deputi Penindakan KPK Irjen Pol Karyoto Jadi Kapolda Metro Jaya, SIAGA 98: Langkah Tepat, Wujud Sinergi Polri-KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Aliansi Rakyat Garut Bersatu Dukung Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi dan Jual Beli SPPG

6 Juni 2026

Silmy Karim Tersangka Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Kode “Malaikat” Sekali Klik Ada Harganya

6 Juni 2026

Diterpa Isu Penghentian Operasional, BGN Tegaskan MBG Tetap Berjalan di Seluruh Indonesia

6 Juni 2026

SIAGA 98: Kejaksaan Agung Sebaiknya Menolak Permohonan JC Soni Sonjaya dalam Kasus Dugaan Korupsi BGN

6 Juni 2026
KPK mengangkut Porsche, Harley Davidson, Ducati, dan sejumlah kendaraan lainnya dari rumah Silmy Karim (Irfan/kabariku.com)

KPK Angkut Porsche, Harley Davidson, dan Ducati dari Rumah Silmy Karim Usai Penggeledahan 5 Jam

5 Juni 2026
Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya mengajukan Justice Collaborator dalam kasus dugaan korupsi SPPG.(Istimewa)

Ajukan Justice Collaborator, Sony Sonjaya Klaim Siap Bongkar Aktor Besar Kasus SPPG

5 Juni 2026
Presiden Prabowo menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN karena pengalaman dan ketegasannya.(Istimewa)

Terbongkar! Dua Faktor Ini Jadi Alasan Presiden Prabowo Tunjuk Nanik sebagai Kepala BGN

5 Juni 2026

Lemhannas RI Kukuhkan Alumni P3N XXVII 2026, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi Raih Penghargaan Akademik Terbaik

5 Juni 2026

Kepala BNN Dukung Program MBG, Presiden Prabowo Minta Perketat Pengawasan hingga Tingkat SPPG

5 Juni 2026

Kelulusan Gemilang, Letkol Teddy Indra Wijaya Ukir Prestasi Taskap Terbaik dengan Predikat Virajaty Dikreg LXVII Seskoad

4 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Diselidiki, Kejagung Periksa Sejumlah Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Presiden Prabowo Rombak Pimpinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Optimalkan Asset Recovery, 74 Lot Barang Rampasan Korupsi Dilelang Juni 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com