• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, April 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Waspadalah Wahai Kalian Generasi Baby Boomers

Redaksi oleh Redaksi
11 Oktober 2021
di Ekonomi, Opini
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh : Hendro Sugiarto S.E., M.MKMT
Dosen FKWU Uniga, Universitas Pasundan Bandung

Kabariku- Setelah icip-icip kajian materi bertajug “gig economy” ini menjadi sebuah alarm bagi generasi pendahulu, atau sering kita kenal sebagai kaum Baby Boomer. Mereka wajib waspada bahwa sekarang sedang menuju “Gig economy”.

Sebelum ada pandemi dibelahan penjuru dunia, terutama anak2 Milenial cenderung memiliki pola kerja remote working.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sehingga definisi diatas bisa digambarkan menjadi istilah yang tepat untuk memotret bagaimana fenomena dunia kerja yang terjadi belakangan, dimana seseorang tak perlu keluar dari rumah untuk bisa menghasilkan uang, bahkan dalam jumlah berlimpah.

RelatedPosts

Memutus Keheningan atas Kekerasan dalam Rumah Tangga

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Danantara Targetkan Lahan Dekat Masjidil Haram untuk Kampung Haji

Sejak dua hari yang lalu, sampai tadi siang saya masih menyaksikan sebuah insight dalam acara dialog yg bertajug 20 under 20. Mereka bercerita bagaimana di usia sebelum 20 tahun dengan penghasilan ratusan juta bahkan mulai nembus diangka milyaran.

Hadirnya “Gig economy” berdampak kepada seringnya kita mendengar di media sosial belakangan dihebohkan dengan kabar seorang netizen yang menuding tetangganya menjadi babi ngepet.

Alasannya, si tetangga dianggap hanya bermalas-malasan, mager dan rebahan dirumahnya, namun bisa memiliki banyak uang.

Tuduhan ini sekilas mungkin terasa konyol, lucu namun sekaligus bisa dipahami bagi banyak orang, bekerja sama artinya dengan melangkah kaki ke luar rumah untuk pergi ke kantor atau berbisnis.

Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari rumah. Ini juga yang membuat saya dan teman-teman dalam menyediakan hunian berkonsep “Living, playing dan working”.

Dalam sebuah talkshow 20 under 20 tersebut, rata-rata mereka mempunyai penghasilan dengan menjadi content creator, trader saham, makelar online atau graphic designer. Mereka adalah orang-orang yang menukar keahliannya dengan uang sehingga tak perlu berlelah-lelah menghadapi macet atau panas matahari untuk bekerja dengan pola 08-17 to 6. Atau berangkat jam 08.00 pulang jam 17, selama enam hari.

Baca Juga  Iwan Sumule: Mahfud Harus Tuntaskan Transaksi Janggal di Kememkeu

Fenomena ini masih terasa asing bagi banyak generasi terdahulu. Banyak orangtua yang kesulitan memahami bahwa hal tersebut sekarang mungkin dilakukan.

Hal tersebut adalah wujud dari praktik “gig economy” yang membuat batas-batas dunia kerja menjadi jauh lebih fleksibel.

Dalam prinsip gig economy, seseorang dibayar berdasarkan pekerjaan yang mereka selesaikan. Bukan mendapatkan gaji rutin bulanan yang besarannya tetap seperti kebanyakan orang di generasi sebelumnya.

Sebagai contoh sederhana seorang dari kampung Saripulo sebagai UX Writer bisa bekerja untuk startup di Silicon Valley, Amerika Serikat. Pola kerja ini menawarkan fleksibilitas waktu dengan target akhir yang pasti dan tentunya menuntut kemandirian.

Bagi beberapa orang, cara ini memberikan kontrol atas berapa banyak waktu yang dapat mereka gunakan untuk bekerja.

Dengan demikian, “era gif economy” haruslah menjadi sebuah perhatian tidak saja bagi pemilik bisnis secara husus mereka yang sering di kenal sebagai generasi baby boomer, tapi juga pemerintah, baik pusat atau daerah. Pemerintah harus aware dan menyiapkan ekosistem agar bonus demografi ini bisa menjadi peluang bagi kita, bukan bencana. ***

“Selamat bertumbuh. Salam pejuang pengusaha, pengusaha pejuang”.

Saripulo, 11 Oktober 2021

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: FKWU UnigaUniversitas Pasundan Bandung
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pekan Olahraga Nasional XX Papua, Rafika Putra Pecahkan Rekor di Venue Atletik Mimika Sport Complex

Post Selanjutnya

PON XX Papua, Lifter Wulandari dari Kalimantan Timur Raih Medali Emas Sekaligus Cetak Rekor Nasional

RelatedPosts

Foto ilustrasi (Istimewa)

Memutus Keheningan atas Kekerasan dalam Rumah Tangga

26 April 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Danantara Targetkan Lahan Dekat Masjidil Haram untuk Kampung Haji

24 April 2026
dok.kabariku.com-boelan

Minimnya Anggaran KPK dan Dampaknya Terhadap Efektivitas Pemberantasan Korupsi di Indonesia

23 April 2026

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

20 April 2026
Post Selanjutnya

PON XX Papua, Lifter Wulandari dari Kalimantan Timur Raih Medali Emas Sekaligus Cetak Rekor Nasional

Di Sidang MK, Presiden Nyatakan Dewan Pers Adalah Fasilitator

Discussion about this post

KabarTerbaru

Foto ilustrasi (Istimewa)

Memutus Keheningan atas Kekerasan dalam Rumah Tangga

26 April 2026

1.636 Penulis Pecahkan Rekor MURI, KPK Perkuat Edukasi Antikorupsi Lewat Literasi

26 April 2026
ilustrasi

MUI Tegaskan Vape Haram Jika Mengandung Narkotika, Dorong Regulasi Dipertegas

26 April 2026

Seskab Teddy Tinjau Pembangunan Hunian Layak untuk Warga Sekitar Stasiun Pasar Senen

26 April 2026
Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026)./ Diskominfo Kab. Garut)

Helaran GPBG 2026 Meriah, Dorong Ekonomi Rakyat dan Lestarikan Budaya Garut

26 April 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Pendopo/ Diskominfo Kab. Garut)

Garut Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Kunci Kebijakan Tepat Sasaran

26 April 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, melakukan monitoring langsung terhadap pelayanan KB MKJP Metode Operasi Wanita (MOW) di Klinik Bunda Alya/ Diskominfo Kab. Garut)

Wabup Garut Pantau Layanan KB MOW, Dorong Keluarga Lebih Sejahtera Lewat Perencanaan Matang

26 April 2026
Caption:
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H Subhan Fahmi, saat menghadiri Helaran Karnaval Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2026 di Jalan Ahmad Yani, Garut Kota, Sabtu (25/4/2026).

Wakil Ketua DPRD Garut H Subhan Fahmi Dorong GPBG Jadi Pengungkit Ekonomi dan Panggung Budaya Lokal

26 April 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Jenderal Dudung Bahas Dinamika Geopolitik dan Pertahanan Nasional

22 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Gabung Sekarang! PR Starwarriors FA Bandung Rekrut U6–18 Tanpa SPP Menuju Kompetisi Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi JPT Pratama MPR RI 2026: Berikut Peserta Lolos Administrasi dan Jadwal Tahap Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PPP Garut Digelar di Pesantren, Momentum Kembali ke Akar Perjuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com