• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

KADIN Jawa Barat Terpecah, Dunia Usaha Tercuncang: Saatnya Kita Bersatu Kembali!

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
28 Oktober 2025
di Artikel
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Galih F. Qurbany ST. SE

Wakil Ketua Umum Kadin Kabupaten Garut

Kabariku – Sudah hampir satu setengah tahun Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat hidup dalam ketidakpastian. Tidak ada pengurus definitif, tidak ada arah yang jelas, dan tidak ada kepastian bagi para pengusaha di 27 kabupaten/kota.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Yang ada hanyalah dua kubu, dua klaim, dua bendera, dan ribuan kader Kadin di daerah yang kini hidup di antara ancaman, tekanan, dan kebingungan.

RelatedPosts

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

Sungguh ironis – organisasi sebesar Kadin, yang dilahirkan oleh Undang-undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai satu-satunya wadah pengusaha Indonesia, justru kini terbelah oleh kepentingan internalnya sendiri.

Padahal undang-undangnya terang-benderang: tidak boleh ada dualisme, tidak boleh ada Kadin tandingan.

Namun apa yang kita lihat di Jawa Barat hari ini justru sebaliknya – Kadin terpecah dua, dan dunia usaha menjadi korbannya.

Kita Sedang Dipermainkan oleh Ketidakpastian

Musyawarah Provinsi (Musprov) seharusnya menjadi forum tertinggi demokrasi organisasi.

Namun di Jawa Barat, Musprov justru menjadi sumber luka yang belum sembuh.

Satu diadakan di Bandung, satu lagi di Bogor. Dua-duanya sama-sama mengklaim sah. Dua-duanya sama-sama dihadiri perwakilan Kadin Indonesia.

Dan hingga kini, Kadin Indonesia diam.

Tidak ada kejelasan, tidak ada keputusan, tidak ada keberanian untuk menentukan yang benar dan yang salah.

Akibatnya, Kadin Jawa Barat terombang-ambing – bagai kapal besar tanpa nakhoda, terombang di laut politik internal yang berombak keras.

Sementara di bawah, para pengurus Kadin Kabupaten/Kota menjadi korban. Mereka ditarik ke sana-sini, diancam dengan caretaker, dijanjikan pengakuan, dan dipaksa memilih kubu – seolah Kadin ini adalah partai politik, bukan lembaga ekonomi bangsa.

Baca Juga  Kekuasaan Cenderung Korup

Lupa Tujuan, Hilang Jati Diri

Pertanyaannya sederhana tapi menohok:

Untuk apa kita berkelahi?

Apa yang kita kejar dari perpecahan ini?

Bukankah tujuan kita satu – membangun dunia usaha, menjadi mitra strategis pemerintah, memperkuat ekonomi rakyat, dan membuka lapangan kerja?

Lalu mengapa kita tega mengorbankan cita-cita itu hanya karena ego dan kepentingan sesaat?

Kita seolah lupa bahwa Kadin bukanlah kendaraan pribadi siapa pun.

Kadin adalah rumah bersama pengusaha Indonesia – dari konglomerat hingga pedagang kecil, dari pengusaha besar di Bekasi hingga pengrajin di Garut.

Perpecahan ini bukan hanya memalukan, tapi berbahaya.

Karena ketika para pengusaha saling curiga, dunia usaha akan stagnan. Ketika organisasi tak punya arah, kepercayaan publik pun luntur.

Dan ketika semua sibuk rebutan kursi, siapa yang mengurus ekonomi daerah? Siapa yang membantu UMKM? Siapa yang memperjuangkan dunia usaha di masa sulit ini?

Jawa Barat Terlalu Besar untuk Dikorbankan

Jawa Barat bukan provinsi biasa. Dengan 48 juta penduduk, penyumbang 15% PDRB nasional, dan penopang utama industri serta logistik nasional, Jawa Barat adalah tulang punggung ekonomi Indonesia.

Jika Kadin Jawa Barat hancur, yang goyah bukan hanya struktur organisasi, tapi juga kepercayaan ekonomi nasional.

Investor butuh kepastian. Pelaku usaha butuh stabilitas.

Dan rakyat butuh Kadin yang kuat – bukan yang sibuk bertengkar di ruang rapat.

Kita tidak sedang bermain di ruang kosong. Setiap kebingungan di tingkat provinsi berdampak langsung ke daerah.

Kadin Kabupaten/Kota kini terbelah, tak tahu harus tunduk ke mana.

Bagi dunia usaha di bawah, ini bukan sekadar konflik administratif, tapi krisis kepemimpinan moral.

Saatnya Kita Bersatu: Lepas Ego, Bangun Ulang Rumah Besar Kita

Baca Juga  Yogya Peradaban yang Tersisa

Ingatlah: kita semua berasal dari akar yang sama – semangat gotong royong ekonomi bangsa.

Kadin dibentuk untuk memperkuat kolaborasi, bukan kompetisi internal.

Kini, waktunya kita jujur dan rendah hati: kita butuh islah.

Kita butuh musyawarah baru, yang bersih dari intrik dan intervensi, berdasarkan aturan, bukan tekanan.

Jika perlu, lakukan Musprov ulang. Tapi lakukan dengan cara yang benar, jujur, dan terbuka.

Yang kita perjuangkan bukan siapa yang menang, tapi bagaimana organisasi ini kembali bermartabat.

Lebih baik kita sedikit mundur demi kebenaran, daripada terus maju dalam kesalahan yang menyesatkan.

Pesan untuk Kadin Indonesia: Beranilah Bertindak

Sudah terlalu lama kita menunggu.

Sudah terlalu lama kita bersabar.

Kini saatnya Kadin Indonesia berani mengambil keputusan.

Kadin Jawa Barat tidak bisa terus menjadi korban politik diam dan ketidakpastian.

Tegakkan aturan, jalankan amanat undang-undang, dan pulihkan kehormatan organisasi.

Diam bukan lagi pilihan – karena diam berarti menyetujui perpecahan.

Kita Hanya Kuat Jika Bersatu

Dari 27 kabupaten dan kota, dari Bekasi hingga Pangandaran, dari Cirebon hingga Garut – kita semua satu keluarga besar.

Kita bukan lawan, bukan pesaing, bukan musuh. Kita hanya tersesat arah karena dibiarkan tanpa kompas.

Kini, mari kita rebut kembali arah itu – dengan kebersamaan, dengan kejujuran, dan dengan keberanian.

Kadin bukan milik satu kubu, tapi milik seluruh pengusaha Indonesia.

Dan Kadin Jawa Barat bukan untuk dihancurkan, tapi untuk dibangkitkan kembali.

Kita bukan sedang kalah, kita hanya sedang diuji.

Dan sejarah akan mencatat, siapa yang memilih berjuang untuk persatuan – dan siapa yang diam melihat rumahnya terbakar.***

Garut, 28 Oktober 2025

Tags: KADIN GarutKADIN Jawa Barat
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemerintah Legalkan Umrah Mandiri untuk Lindungi Jemaah dan Dorong Transparansi Ibadah

Post Selanjutnya

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

RelatedPosts

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

13 Juli 2026

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026
Post Selanjutnya
Abdullah, anggota Komisi III DPR RI, mendesak KPK menuntaskan dugaan korupsi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung secara transparan dan tanpa pandang bulu.(Foto: DPR-RI)

Komisi III DPR Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Secara Transparan

Komisi VIII DPR RI dan pemerintah bahas BPIH 2026. Ongkos haji diusulkan Rp88,4 juta, turun Rp1 juta dari tahun sebelumnya, pengumuman paling cepat besok.(Foto:do.Baznas)

Komisi VIII DPR dan Pemerintah Bahas Rincian Biaya Haji 2026, Pengumuman Paling Cepat Besok

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

28 Juli 2026

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Inspektorat Tangsel Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat NGORBIT, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Langit Tepas Papandayan Garut Jadi Panggung Dunia, 13 Negara Meriahkan Festival Layang-Layang Internasional

28 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto : Bemby/kabariku.com

    Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com