• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Adakah Calon Pemimpin yang Ideal di Pilkada?

Redaksi oleh Redaksi
4 September 2024
di Opini, Pilkada
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Penulis :
Yaman Suryaman, SE., M.Si., Ph.D
Dosen Universitas Garut

Garut, Kabariku- Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 serentak di seluruh Indonesia, yang meliputi pemilihan bupati, wali kota, dan gubernur, merupakan momen krusial bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan daerah mereka.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Namun, dalam proses memilih pemimpin, masyarakat sering kali dihadapkan pada tantangan besar: bagaimana menemukan pemimpin yang benar-benar ideal seperti Prabu Rama dalam kisah Ramayana di pewayangan yang mana dia seorang pemimpin yang adil, bijaksana, berani, rela berkorban demi rakyatnya dan memiliki komitmen untuk kesejahteraan rakyatnya di tengah sistem demokrasi yang ada?

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

Artikel ini bertujuan memberikan wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya memilih pemimpin yang tepat dan strategi agar tidak salah dalam memilih.

Tantangan dalam Menemukan Pemimpin Ideal

Dalam konteks politik Indonesia saat ini, sebagian besar kandidat yang maju dalam pemilihan kepala daerah adalah orang-orang yang mendapatkan rekomendasi dari partai politik.

Rekomendasi inipun ditentukan oleh pimpinan pusat partai bukan oleh dewan pimpinan partai di daerah sendiri yang lebih memahamai situasi dan rekam jejak kandidat.

Fenomena ini tidak hanya berlaku untuk anggota partai, tetapi juga mereka yang bukan kader partai, namun memiliki popularitas dan dukungan finansial yang cukup besar.

Syarat mendapatkan rekomendasi ini sering kali menuntut kandidat untuk memiliki popularitas dan dana yang besar untuk kampanye serta memperoleh dukungan dari partai-partai politik.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: Apakah sosok pemimpin ideal seperti Prabu Rama bisa tercapai dalam kondisi demokrasi yang seperti ini? Sistem yang lebih mengutamakan popularitas dan kekuatan finansial sering kali menyingkirkan kandidat-kandidat dengan integritas, visi, dan kapasitas yang sebenarnya lebih mumpuni untuk memimpin.

Baca Juga  Dr. Taufan Hunneman: Kemerdekaan Nasional adalah Pintu Kemerdekaan Manusia Indonesia

Strategi Memilih Pemimpin yang Tepat

Agar tidak salah memilih, masyarakat perlu menerapkan beberapa strategi penting dalam menentukan pilihan mereka:

1. Kenali Rekam Jejak: Jangan terpaku pada popularitas semata. Cari tahu rekam jejak kandidat dalam hal integritas, kepemimpinan, dan keberhasilan dalam menjalankan tanggung jawab sebelumnya.

Seorang pemimpin yang ideal adalah mereka yang memiliki rekam jejak yang jelas dalam mengatasi masalah-masalah krusial di masyarakat.Apalagi di beberapa daerah terdapat incumbent yang menyalonkan Kembali untuk menjadi kepala daerah.

2. Evaluasi Visi dan Misi: Perhatikan dengan seksama visi dan misi yang diusung oleh para kandidat. Apakah mereka memiliki rencana yang konkret dan realistis untuk memajukan daerah? Apakah program kerja yang mereka tawarkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat? Bukan didasarkan dari seberapa poluler sang calon ini.

Kita bukan memilih orang berdasarkan banyaknya banner dan baligo yang dipasang yang hanya menjual tampang mereka tanpa dicantumkan Visi dan Misi dia Ketika memimpin.

3. Tinjau Sumber Daya dan Pendanaan: Pemimpin ideal tidak hanya diukur dari seberapa besar dana yang mereka miliki untuk kampanye. Masyarakat perlu kritis terhadap sumber dana kampanye dan dukungan politik yang diterima oleh kandidat.

Pastikan bahwa pemimpin yang dipilih tidak terlibat dalam praktik politik uang atau memiliki utang budi yang besar kepada pihak-pihak tertentu yang dapat mempengaruhi kebijakan mereka di masa depan.

Atau istilah lainnya adalah para makelar yang memiliki kepentingan untuk mengeruk kekayaan daerah bagi kepentingan pribadi dan kelompoknya.

4. Pertimbangkan Etika dan Moralitas: Sosok pemimpin yang ideal haruslah memiliki etika dan moralitas yang tinggi. Mereka harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat, tidak hanya dalam pekerjaan mereka, tetapi juga dalam kehidupan pribadi dan interaksi sosial mereka. Pemimpin yang baik adalah yang dekat dengan rakyatnya bukan hanya Ketika butuh suara mereka tetapi dalam kehidupan keseharian dia memang bukan tipe orang yang jumawa dan arogan.

Baca Juga  Calon Bupati Garut dr Helmi Budiman Disambut Antusias Warga di Pasar Tumpah Sucinaraja

5. Jangan Terjebak dalam Politisasi Agama atau Suku: Dalam kondisi politik yang sering kali memanfaatkan isu agama dan suku, penting bagi masyarakat untuk tidak terjebak dalam retorika yang membelah persatuan. Pilihlah pemimpin berdasarkan kapasitas dan kualitas mereka, bukan atas dasar politisasi identitas.

Apakah Demokrasi Saat Ini Mendukung Pemimpin Ideal?

Dalam sistem demokrasi yang ada, menemukan pemimpin ideal memang bukan perkara mudah. Sistem yang ada sering kali lebih mengutamakan kandidat yang populer dan memiliki kekuatan finansial, daripada mereka yang benar-benar memiliki kualitas kepemimpinan yang mumpuni. Namun, bukan berarti sistem ini tidak bisa menghasilkan pemimpin ideal. Justru, tantangan ini harus menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih kritis dan cerdas dalam memilih.

Masyarakat harus menyadari kekuatan suara mereka dalam menentukan nasib daerahnya. Pemimpin ideal akan tercipta jika masyarakat berani memilih berdasarkan kualitas dan rekam jejak, bukan hanya popularitas dan kekuatan uang.

Disinilah peran penting edukasi politik bagi masyarakat untuk memahami betapa pentingnya memilih pemimpin yang benar-benar mampu membawa perubahan positif.

Kesimpulan

Pemilihan kepala daerah serentak adalah momen penting untuk menentukan masa depan daerah. Dalam sistem demokrasi yang ada, tantangan untuk menemukan pemimpin ideal memang besar.

Namun, dengan strategi yang tepat dan kesadaran akan pentingnya memilih berdasarkan kualitas, masyarakat dapat mencegah kesalahan dalam memilih pemimpin. Ingatlah, masa depan daerah Anda ada di tangan Anda. Pilihlah dengan bijak!.***

Garut, 4 September 2024

Red/K.101

Tags: Calon Pemimpin yang IdealPilkada serentak 2024Strategi Memilih Pemimpin yang TepatUniversitas GarutYaman Suryaman
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Satlantas Polres Garut Gelar Ramchek Kendaraan Umum di Terminal Guntur

Post Selanjutnya

Kolaborasi KPK-OPDAT Amerika Serikat, Tingkatkan Kapasitas dalam Penanganan TPPU

RelatedPosts

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kolaborasi KPK-OPDAT Amerika Serikat, Tingkatkan Kapasitas dalam Penanganan TPPU

Pangkas Praktik Korupsi, Menteri Budi Arie: Pengembangan INA Digital Dipercepat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Bupati Garut Terima Audiensi BPSK, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

23 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Peringati Harlah KNPI ke-53, H. Aceng Malki Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Modus Kredit Miliaran Terbongkar, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta, Dwi Febri Endaryanto Akan dilaporkan ke Polisi

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Kuasa Hukum Nancy: Video Pengakuan Rizki Irwansyah Tak Sesuai Fakta, Gugatan Rp11 Miliar Tetap Berjalan

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com