• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, April 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

KPK: Pencegahan Laten Korupsi Dimulai dari Keluarga Berintegritas

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_”Perempuan dalam Keluarga, Garda Terdepan Cegah Korupsi”_

Jakarta, Kabariku- Korupsi merupakan kejahatan melawan hukum luar biasa, yang sering kali dilakukan secara kolektif. Mirisnya, tanpa disadari, perkara tindak pidana korupsi kerap melibatkan orang dekat atau bahkan anggota keluarga.

Karenanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat menekankan bahwa pencegahan korupsi sejatinya dapat dimulai dari lingkup terkecil, yakni pembentukan keluarga berintegritas.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Dari sisi penindakan, KPK mencatat sejumlah kasus korupsi dengan pelaku yang berasal dari 21 keluarga dalam hubungannya sebagai suami dan istri, orang tua dan anak, maupun kakak dan adik, modusnya antara lain terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan pemanfaatan ruang hingga terkait sengketa pilkada,” ujar Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, dikutip Kamis (06/06/2024).

RelatedPosts

KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

Ketua KPK Tekankan Peran DPRD dalam Membangun Sistem Antikorupsi Daerah

Koordinator Siaga 98 Nilai Laporan Faizal Assegaf terhadap Jubir KPK Tidak Tepat

Lanjut Ipi, setidaknya ada 3 fungsi keluarga, yang berperan besar dalam pembentukan keluarga berintegritas untuk menjauhi perilaku koruptif, di antaranya; fungsi afeksi, sosialisasi, dan pembentukan identitas sosial.

“Selain fungsi afeksi, keluarga juga berperan dalam melakukan internalisasi nilai-nilai integritas sebagai fungsi sosialisasi untuk menjauhi perilaku korupsi yang seyogianya dimulai dari keluarga. Selain itu, fungsi identitas sosial yang akan berpengaruh pada dimensi kesuksesan anak di masa mendatang, tidak hanya berbicara sebuah pencapaian atau kepemilikan materi, namun peduli dengan prosesnya,” tegas Ipi.

Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK menerjemahkan pencegahan korupsi di lingkup keluarga ke dalam program Keluarga Berintegritas (KERTAS).

“Sejak 2012, KPK melakukan pencegahan berbasis keluarga sebagaimana program KERTAS, yang dasarnya kembali kepada keluarga, dimana peran bapak, ibu, dan anak sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai integritas dengan melakukan pendampingan agar anggota keluarga tidak melakukan korupsi,” papar Ipi.

Baca Juga  KPK Sebut Data Penerima Bansos Semrawut, Pahala Nainggolan: "Orang Miskinnya Ya Itu-itu Saja"

Sementara itu, Wakil Kasatgas II Direktorat Peran Serta Masyarakat, Dion Hardika Sumarto menjelaskan tindak pidana korupsi bukan hanya merugikan diri sendiri. Bersamaan, membiasakan diri menjauhi hal-hal kecil, yang menjurus pada perilaku koruptif jadi kunci pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kita harus pahami bagaimana upaya pemberantasan korupsi dilakukan melalui pendekatan pencegahan, pendidikan, dan penindakan. KERTAS merupakan salah satu program melalui pendekatan pencegahan, yang menyasar pasangan (keluarga) pejabat atau pemangku kebijakan. Kami berupaya mendorong para pemangku kepentingan untuk melakukan rencana aksi dalam implementasi program tersebut,” terang Dion.

Perempuan dalam Keluarga, Garda Terdepan Cegah Korupsi

Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi ditunjukkan oleh gerakan Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) Indonesia, yang memiliki pandangan luas perihal peran keluarga, khususnya sosok perempuan.

Dijelaskan Direktur SPAK Indonesia, Maria Kresentia, pencegahan korupsi yang paling mujarab dimulai dari ‘meja makan’ atau keluarga.

Pun, perempuan dalam keluarga, yang secara luas di masyarakat semestinya dapat menjadi garda depan dalam memaparkan nilai-nilai antikorupsi.

“Stereotip perempuan dalam keluarga, sering kali dipandang sebelah mata. Karena itu, SPAK Indonesia turut memberikan keberdayaan bagi perempuan untuk menegaskan jika perempuan mampu ambil peran mencegah tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Meski demikian, Ipi mempertegas jika korupsi tidak pandang bulu, juga kelompok usia maupun jenis kelamin.

“Perempuan memiliki kekuatan dalam pencegahan korupsi di lingkup keluarga sebagai istri (bagi suami) maupun ibu (untuk anak), dan korupsi itu bukan isu gender. Karena korupsi itu melibatkan seluruh gender, ada perempuan juga laki-laki, keduanya memiliki risiko yang sama,” pungkas Ipi.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKeluarga BerintegritasKomisi Pemberantasan KorupsiKPKPencegahan Laten Korupsi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Usut Kasus Korupsi Komoditi Emas, 9 Petinggi PT ANTAM Diperiksa Kejaksaan Agung

Post Selanjutnya

Habiburokhman: Target Gerindra Menang Hattrick di Pilkada Jakarta Tahun Ini

RelatedPosts

dok KPK

KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

21 April 2026
Ketua KPK - Setyo Budiyanto

Ketua KPK Tekankan Peran DPRD dalam Membangun Sistem Antikorupsi Daerah

19 April 2026
Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin

Koordinator Siaga 98 Nilai Laporan Faizal Assegaf terhadap Jubir KPK Tidak Tepat

14 April 2026

KPK Kawal Sektor Strategis Batam dan Bintan, Jaga Iklim Investasi Sehat dan Berkelanjutan

13 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026
ruang konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

12 April 2026
Post Selanjutnya

Habiburokhman: Target Gerindra Menang Hattrick di Pilkada Jakarta Tahun Ini

Ketum Partai NasDem Serahkan Rekomendasi kepada Ilham Akbar Habibie untuk Pilkada Jabar 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

Produksi Rekor 5.095 GWh, RUPST PGE 2026 Percepat Ekspansi Proyek dan Perkuat Manajemen

22 April 2026

MBG yang Bersih, Dampak yang Berlipat: Dari Gizi Siswa hingga Penggerak Ekonomi Lokal

22 April 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Realisasi Investasi Kuartal I 2026 Capai Rp498,79 Triliun, Serap 706 Ribu Tenaga Kerja

22 April 2026

Momentum Kartini, Jabar Perkuat Peran KB untuk Tekan Risiko Kematian Ibu

22 April 2026
Kunjungan Pemerintah Kabupaten Garut ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia di Jakarta, Senin (20/4/2026), dalam rangka membahas pengembangan energi panas bumi dan akses listrik bagi masyarakat. (Foto: Revy Muzaqqi/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut Jajaki Penambahan PLTP, Fokus Kembangkan Energi Panas Bumi

22 April 2026
Dr. Hj. Neng Hilma Mimar melakukan ceramah di Harlah Muslimat ke-80

Harlah ke-80 Muslimat NU, Neng Hilma Mimar Serukan Perempuan Bangun Generasi Tangguh

22 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Jenderal Dudung Bahas Dinamika Geopolitik dan Pertahanan Nasional

22 April 2026

UU PPRT Resmi Disahkan, Sufmi Dasco: Dua Dekade Lebih Aspirasi Terjawab

21 April 2026
Ustadz Endang Irawan menyoroti dampak serius dari dua praktik tersebut.(Foto:Istimewa)

Dari Kolong Tol Pesanggrahan, Pesan Keras Ustadz Endang: Stop Pinjol dan Judi Online!

21 April 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Terima Jenderal Dudung Bahas Dinamika Geopolitik dan Pertahanan Nasional

22 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Gabung Sekarang! PR Starwarriors FA Bandung Rekrut U6–18 Tanpa SPP Menuju Kompetisi Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reformasi Polri Melalui Pendekatan Improvement dan Developement Demi Mewujudkan Polisi Kelas Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Petakan 8 Risiko Korupsi di Program MBG, BGN Usul Rencana Aksi Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seleksi JPT Pratama MPR RI 2026: Berikut Peserta Lolos Administrasi dan Jadwal Tahap Berikutnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Riungan Nasional Perkumpulan Aktivis ’98: Jangan Khianati Dasa Sila Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com