• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 22, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

KPK: Pencegahan Laten Korupsi Dimulai dari Keluarga Berintegritas

Redaksi oleh Redaksi
6 Juni 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_”Perempuan dalam Keluarga, Garda Terdepan Cegah Korupsi”_

Jakarta, Kabariku- Korupsi merupakan kejahatan melawan hukum luar biasa, yang sering kali dilakukan secara kolektif. Mirisnya, tanpa disadari, perkara tindak pidana korupsi kerap melibatkan orang dekat atau bahkan anggota keluarga.

Karenanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat menekankan bahwa pencegahan korupsi sejatinya dapat dimulai dari lingkup terkecil, yakni pembentukan keluarga berintegritas.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Dari sisi penindakan, KPK mencatat sejumlah kasus korupsi dengan pelaku yang berasal dari 21 keluarga dalam hubungannya sebagai suami dan istri, orang tua dan anak, maupun kakak dan adik, modusnya antara lain terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan pemanfaatan ruang hingga terkait sengketa pilkada,” ujar Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, dikutip Kamis (06/06/2024).

RelatedPosts

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

Lanjut Ipi, setidaknya ada 3 fungsi keluarga, yang berperan besar dalam pembentukan keluarga berintegritas untuk menjauhi perilaku koruptif, di antaranya; fungsi afeksi, sosialisasi, dan pembentukan identitas sosial.

“Selain fungsi afeksi, keluarga juga berperan dalam melakukan internalisasi nilai-nilai integritas sebagai fungsi sosialisasi untuk menjauhi perilaku korupsi yang seyogianya dimulai dari keluarga. Selain itu, fungsi identitas sosial yang akan berpengaruh pada dimensi kesuksesan anak di masa mendatang, tidak hanya berbicara sebuah pencapaian atau kepemilikan materi, namun peduli dengan prosesnya,” tegas Ipi.

Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK menerjemahkan pencegahan korupsi di lingkup keluarga ke dalam program Keluarga Berintegritas (KERTAS).

“Sejak 2012, KPK melakukan pencegahan berbasis keluarga sebagaimana program KERTAS, yang dasarnya kembali kepada keluarga, dimana peran bapak, ibu, dan anak sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai integritas dengan melakukan pendampingan agar anggota keluarga tidak melakukan korupsi,” papar Ipi.

Baca Juga  'Berawal dari Desa Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi', KPK Luncurkan 10 Desa Antikorupsi 2022

Sementara itu, Wakil Kasatgas II Direktorat Peran Serta Masyarakat, Dion Hardika Sumarto menjelaskan tindak pidana korupsi bukan hanya merugikan diri sendiri. Bersamaan, membiasakan diri menjauhi hal-hal kecil, yang menjurus pada perilaku koruptif jadi kunci pencegahan tindak pidana korupsi.

“Kita harus pahami bagaimana upaya pemberantasan korupsi dilakukan melalui pendekatan pencegahan, pendidikan, dan penindakan. KERTAS merupakan salah satu program melalui pendekatan pencegahan, yang menyasar pasangan (keluarga) pejabat atau pemangku kebijakan. Kami berupaya mendorong para pemangku kepentingan untuk melakukan rencana aksi dalam implementasi program tersebut,” terang Dion.

Perempuan dalam Keluarga, Garda Terdepan Cegah Korupsi

Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi ditunjukkan oleh gerakan Saya Perempuan Antikorupsi (SPAK) Indonesia, yang memiliki pandangan luas perihal peran keluarga, khususnya sosok perempuan.

Dijelaskan Direktur SPAK Indonesia, Maria Kresentia, pencegahan korupsi yang paling mujarab dimulai dari ‘meja makan’ atau keluarga.

Pun, perempuan dalam keluarga, yang secara luas di masyarakat semestinya dapat menjadi garda depan dalam memaparkan nilai-nilai antikorupsi.

“Stereotip perempuan dalam keluarga, sering kali dipandang sebelah mata. Karena itu, SPAK Indonesia turut memberikan keberdayaan bagi perempuan untuk menegaskan jika perempuan mampu ambil peran mencegah tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Meski demikian, Ipi mempertegas jika korupsi tidak pandang bulu, juga kelompok usia maupun jenis kelamin.

“Perempuan memiliki kekuatan dalam pencegahan korupsi di lingkup keluarga sebagai istri (bagi suami) maupun ibu (untuk anak), dan korupsi itu bukan isu gender. Karena korupsi itu melibatkan seluruh gender, ada perempuan juga laki-laki, keduanya memiliki risiko yang sama,” pungkas Ipi.***

Red/K.101

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriKeluarga BerintegritasKomisi Pemberantasan KorupsiKPKPencegahan Laten Korupsi
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Usut Kasus Korupsi Komoditi Emas, 9 Petinggi PT ANTAM Diperiksa Kejaksaan Agung

Post Selanjutnya

Habiburokhman: Target Gerindra Menang Hattrick di Pilkada Jakarta Tahun Ini

RelatedPosts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026
dok. KPK

KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

10 Juli 2026

Mochammad Jasin Dorong KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing ke Menhut

8 Juli 2026
Post Selanjutnya

Habiburokhman: Target Gerindra Menang Hattrick di Pilkada Jakarta Tahun Ini

Ketum Partai NasDem Serahkan Rekomendasi kepada Ilham Akbar Habibie untuk Pilkada Jabar 2024

Discussion about this post

KabarTerbaru

Muslim Arbi Cium Dugaan Operasi Politik di Balik Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Sosok Pejabat Berinisial SS

22 Juli 2026

Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

21 Juli 2026

2.819 PPPK Kota Tangerang Menanti Kepastian TPP, Anggota DPRD Tangerang Tasril Jamal Desak Kemendagri Tak Berlama-lama

21 Juli 2026

Sejak 2024 BNN Kota Tangsel Tak Lagi Tangani Kasus Narkoba, Ini Perubahan Kewenangannya

21 Juli 2026
Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com