• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Februari 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Klaim Sholat Ied Campur Perempuan Faham Soekarno, Panji Gumilang Al Zaytun akan Dilaporkan Ketua RepDem Lampung

Redaksi oleh Redaksi
30 April 2023
di News
A A
0
Ketua DPD RepDem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte

Ketua DPD RepDem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- DPD RepDem Lampung menyatakan mengutuk keras pernyataan Panji Gumilang, pimpinan Ponpes AL-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, yang mengklaim bahwa sholat Ied berbaur dengan wanita merupakan faham Soekarno.

Hal itu ditegaskan Ketua DPD Repdem Lampung Napoleon Oktober Bonaparte dalam rilisnya yang diterima Kabariku, Minggu (30/4/2023).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut Napoleon, pernyataan bahwa Sholat Ied berbaur dengan wanita merupakan faham Soekarn, diungkapkan Panji Gumilang di hadapan perwakilan Kandepag Kabupaten Indramayu Jawa Barat pada tanggal 28 April 2023.

RelatedPosts

Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

Menguji Syarat Calon Pimpinan KPK: Pemohon Soroti Peluang TNI-Polri Aktif

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

“Dirinya (Panji Gumilang) secara rinci menjelaskan kenapa boleh jamaah perempuan ada di depan saat sholat Ied berjemaah, karena menyerap mazhab dari Bung Karno, juga seakan dirinya memahami buah pikir sang Putra Fajar dari buku Di Bawah Naungan Bendera Revolusi, di mana maha karya tersebut merupakan buah pikir perenungan sang Proklamator dari tahun 1915- 1927,” ungkap Napoleon.

Napoleon menegaskan, pernyataan tersebut jelas-jelas penyesatan sehingga sangat merugikan anak-anak ideologis Putra Sang Fajar.

“Karena ini tahun Pemilu maka masyarakat yang awam akan berkesimpulan Bung Karno sesat… Faktanya yang sesat adalah Panji Gumilang dengan mengedepankan pemahaman yang sangat keliru…,” kata Napoleon.

Ia menambahkan, sebagai anak ideologis Bung Karno, RepDem wajib menduga ada skenario untuk menjatuhkan PDI Perjuangan dari drama sholat Ied berjemaah yang menyimpang tersebut.

Dan skenario itu secara sadar dan sengaja dilakukan oleh pengurus dan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun.

“Sebab itu pribadi saya mengutuk statement dari pimpinan Pondok Pesantren Al Zaitun dan (mendesak) untuk meralat ucapannya juga mengakui kesalahannya, jika tidak, dengan tidak mengurangi rasa hormat dan demi persatuan, pernyataan Panji Gumilang tersebut harus bertanggung jawab di mata hukum..,” katanya.

Baca Juga  Abah Anton Charliyan Dampingi KDM dan Viman - Dicky Kampanye Akbar di Lapangan Dadaha Tasikmalaya

Menurut Napoleon, dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi, Bung Karno memang benar sangat menghormati kaum hawa, tapi bukan dengan cara yang salah juga melanggar akidah agama.

Buku itu, lanjutnya, banyak berisi tentang curahan hati Bung Karno yang miris melihat Asia yang dirampok hartanya oleh Eropa.

“Justru buah pikir Bung Karno selalu melibatkan agama dan ketuhanan dalam bertatanegara,” katanya.

“Jadi sangat jelas dan sengaja Panji Gumilang sedang menyesatkan masyarakat secara luas untuk akhirnya tidak berempati kepada Bung Karno,” jelasnya.

Dalam keterangannya tersebut, Ketua DPD RepDem Lampung ini mengingatkan masyarakat luas bahwa tindakan pimpinan Al Zaytun tidak mewakili buah pikiran Bung Karno.

“Bung Karno sangat menjunjung tinggi nilai-nilai agama yang ada di republik ini dan itu dibuktikan dalam kehidupan Bung Karno, juga beliau melahirkan sebuah buku Pandji Islam.. Karena itu jangan terpengaruh oleh pernyataan dari Panji Gumilang,” katanya. (*)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Al ZaytunLampungNapoleon Oktober BonapartePanji GumilangRepdemSeokarno
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

385 WNI dari Sudan Tiba di Tanah Air Disambut Menlu Retno Marsudi dan Panglima TNI

Post Selanjutnya

Anies, Jumhur dan Pembebasan Alienasi Kaum Buruh

RelatedPosts

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung saat dimintai keterangan terkait insiden mobil ugal-ugalan di Gunung Sahari. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

26 Februari 2026
Ilustrasi sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi/MK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Menguji Syarat Calon Pimpinan KPK: Pemohon Soroti Peluang TNI-Polri Aktif

25 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

25 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Absen di Sidang Praperadilan Yaqut, Ini Alasannya

24 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Humas KPK)

Dalami Suap Proyek Kereta, KPK Butuh Keterangan Eks Menhub Budi Karya Sumadi

24 Februari 2026
Para korban Jiwasraya usai mengadu ke Sekretariat Negara RI. (Foto: Dok. Pribadi)

6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

24 Februari 2026
Post Selanjutnya

Anies, Jumhur dan Pembebasan Alienasi Kaum Buruh

Skandal Internasional, Kapal Tanker Milik Marshall Island Direbut Iran di Perairan Internasional

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung saat dimintai keterangan terkait insiden mobil ugal-ugalan di Gunung Sahari. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Mobil Ugal-ugalan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari, Warga Kepung Pelaku

26 Februari 2026

Polres Garut Ajak Masyarakat Manfaatkan SuperApp PRESISI Polri, Wujudkan Pelayanan Cepat dan Humanis

25 Februari 2026
Ilustrasi sidang uji materi di Mahkamah Konstitusi/MK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Menguji Syarat Calon Pimpinan KPK: Pemohon Soroti Peluang TNI-Polri Aktif

25 Februari 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Panggil Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi dalam Kasus Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

25 Februari 2026

Viral di Medsos, Satlantas Polres Garut Tindak Tegas Dua Pengendara Aksi Balap Liar

25 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026

Menuju Polri Bersih dan Profesional, Irwasum Apresiasi Pelatnas KPK untuk Transformasi Institusi

25 Februari 2026
Penjemputan belasan pekerja hiburan asal Jabar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jabar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 12 orang pekerja diduga kuat menjadi korban TPPO. /Dok. Polda Jabar/

Pemprov Jabar Dampingi 12 Warga Korban Dugaan TPPO di NTT

25 Februari 2026
Film Laut Bercerita segera tayang pada 2026. Reza Rahadian, Dian Sastrowardoyo, dan Eva Celia terlibat dalam adaptasi novel bestseller karya Leila S. Chudori.(Istimewa)

Pal8 Pictures Umumkan Pemain Lengkap Film Laut Bercerita, Reza Rahadian Perankan Biru Laut

24 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tahun Berjuang, Korban Jiwasraya Desak Menkeu Purbaya Lunasi Sisa 25,5 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com