• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Terkini

Peluncuran dan Bedah Buku ‘ALDERA’ Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999

Redaksi oleh Redaksi
28 Oktober 2022
di Kabar Terkini, Peristiwa, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku– Aliansi Demokrasi Rakyat (‘ALDERA’) merupakan Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 yang merekam salah satu etape perlawanan terhadap rezim otoritarianisme Orde Baru pada awal 1990-an hingga kejatuhan Soeharto.

Rekaman memori para pelaku sejarah kaum muda era 90an, Salah satu yang dituangkan dalam buku dengan judul ‘ALDERA‘, bahwa buku ini menangkap wujud dari kekuatan pemuda melakukan perubahan zaman (Reformasi).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Peluncuran dan Diskusi Buku ”Aldera”

Peluncuran dan Diskusi Buku ‘Aldera’ merupakan gambaran ingatan Wujud Kekuatan Pemuda Mengubah Zaman pada era 90an.

RelatedPosts

BGN Sterilisasi Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Kantor Diwarnai Aksi Pengelola SPPG di Pintu Masuk

OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasioanal, Dr. Erna Ermawati Chotim, S.Sos., M.Si., menyampaikan, apresiasinya atas dilaksanakan Pelunvcuran buku ALDERA di Universitas Nasional merupakan kampus perjuangan

“Hari ini, 28 Oktober 2022, saya sangat menyambut baik bahwa Universitas Nasional mendapat kehormatan sebagai tuan rumah acara ‘Peluncuran dan Bedah Buku ALDERA’, Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999,” kata Dr. Erna.

Setelah membaca buku ‘ALDERA’, Dr. Erna berpendapat, bahwa buku ini menarasikan kembali tentang spektrum politik kerakyatan dengan konteks, dinamika, dialektikamakro dan mikronya.

“Buku ini menumbuhkan konsep rakyat, bukan hanya sebagai melodi kuasa tapi sebagai pusat produksi nilai keadilan yang terusbertumbuh melampaui relasi kuasa,” ujarnya.

‘ALDERA’ telah menjadi bagian dari poros-poros  gerakan rakyat saat itu. Termasuk gerakan pemikiran yang berkerak dan tumbuh di waktu dan tempat yang sama.

Baca Juga  Lakukan Patroli Dialogis Presisi, Kapolsek Tambun Pastikan Aman Kondisi Warga Hampir Jadi Korban Begal

“Saya ingat, saya terlibat dalam salah satu acara didalam konferensi internasional di Jerman 1997. Dimana salah satu yang dibahas adalah demokrasi di Indonesia, saat itu hadir yang kemudian muncul sebagai aktivis tokoh-tokoh nasional penggerak reformasi 1997,” ungkapnya.

Gerakan antar level saat itu saling bersama membangun kesatuan pemikiran dan tindakan yang mengantarkan pada periode transformasi, rezim otoriter ke reformasi demokrasi.

“Melalui narasinya buku ini (ALDERA-red) juga telah mengajak kita membaca kembali sejarah berbagai tokoh dan institusinya sejarah dituliskan oleh para pemenang adalah sebuah ‘kredo’ yang berlaku dimana pun dan mungkin sampai kapan pun,” terangnya.

Sebagai bagian dari pemenang yang berhasil menjadi bagian yang mengakhiri sistem pemerintahan otoriter ke sistem demokrasi.

“Dan sejarah memang selalu berpihak, dan keberpihakan hakiki yang perlu diperjuangkan adalah keberpihakan pada rakyat,” lanjutnya.

Buku ‘ALDERA’ menjadi bagian dari tanggung jawab moral dari para pelaku sejarah untuk disampaikan pada generasi Indonesia kedepan.

Bangsa yang beradab adalah bangsa yang mampu membangun sejarahnya, mencatat dengan detail setiap peristiwa dalam puzle yang terserak. Buku ini diharapkan menjadi rekaman yang sempurna tentang yang terjadi pada suatu masa yang membawa pada kondisi saat ini.

“Melalui harapan  besar tersebut, saya buka acara ‘Peluncuran dan Bedah Buku ALDERA Potret Gerakan Politik kaum Muda 1993-1999, secara resmi,” kata Dr. Erna menutup sambutan dan meresikan acara.

Momen Sumpah Pemuda

Pada kesempatan itu, Rektor diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Nasional, Dr. Suryono Efendi, SE., MM., menambahkan, Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, kongres yang disepakati 94 tahun yang lalu merupakan perwujudan dari gerakan pemuda.

“Kemudian kalau kita flashback pada 1993 yang nantibukunya akan dijelaskan, ini adalah juga peran pemuda tidak bisa dipisahkan pada waktu itu tentu saja yang hadir disini merupakan saksi sejarah,” kata Dr. Suryoto.

Baca Juga  NII: PEMBINAAN IDEOLOGI YANG TAK PERNAH TUNTAS

Pada tahun 1997-1998 UNAS yang dijuluki kampus perjuangan dan menjadi bagian dari reformasi.

“Saya menyambut baik atas dibahasnya buku ALDERA ‘Potret Gerakan Kaum Muda’ yang digagas pak Pius ini, mudah-mudahan menjadi referensi bagipara mahasiswa khususnya dan para dosen untuk melengkapikajian ilmiah dalam konteks pergerakan politik di Indonesia,” paparnya.

Sambutan berikutnya, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Tri Agung Kristanto, menyampaikan ELDERA yang diketahuinya lebih banyak bermain dibelakang layar pada waktu itu.

“Dulu yang lebih banyak dikenal PRD dan SMID yang sebenarnya penggeraknya ya ALDERA. Kalau baca buku ini pergolakan sangat luar biasa termasuk diantaranya mas Pius yang “diadil” oleh teman-temannya kenapa masuk partai politik yang seharusnya ALDERA menjadi partai politik pada waktu itu,” ungkap Tri Agung.

Menurutnya itu merupakan pilihan menarik, dari situ kita bisa belajar banyak sebuah pergerakan adalah pilihan.

“Teman seiring boleh beda pendapat namun yang tidak boleh dilupakan teman tetap teman dan saling mendukung di area mana pun bertugas atau berkegiatan berikutnya,” ujarnya.

Ditegaskannya, Buku ALDERA merupakan buku menarik yang merekamkegiatn pemuda 94 tahun yang lalu dimulai Sumpah Pemuda dan 1993-1999 dimulai dengan ALDERA.

Dr. Tri mengutip Sumpah Pemuda yang disuarakan ALDERA pada waktu itu:

“Bertumpah darah yang satu tanah air unttuk rakyat, Berbangsa yang satu bangsa untuk rakyat dan Menjunjung bahasa persatuan bahasa persatuan untuk rakyat”.

Dari buku ALDERA, Seluruh generasi bangsa bisa belajar untuk kebaikan bangsa Indonesia.***

Red/K.000

Berita juga tayang di WartaPemilu  KLIK disini

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ALDERAPeluncuran dan Bedah Buku 'ALDERA'Warta Pemilu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Surat OC Kaligis untuk Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono

Post Selanjutnya

Keynote Speech Peluncuran ‘ALDERA’, Pius Lustrilanang: Buku ini Merekam Militansi Mahasiswa Dalam Sejarah Penting Reformasi Bangsa

RelatedPosts

BGN Sterilisasi Usai Pergantian Pimpinan, Aktivitas Kantor Diwarnai Aksi Pengelola SPPG di Pintu Masuk

9 Juni 2026
Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

8 Juni 2026
KPK_Lelang_kabariku_dwiwarna

KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi pada 18 Juni, Ada iPhone Rp200 Ribuan hingga Properti Miliaran

8 Juni 2026
Silmy Karim ditahan KPK setelah OTT Imigrasi yang diduga terkait pengurusan izin tinggal WNA.(Istimewa)

Dugaan Jual-Beli Izin Tinggal WNA Jadi Pangkal Kasus yang Menyeret Silmy Karim

4 Juni 2026

Sempat Bantah Kena OTT, Kejagung Ungkap Sony Sonjaya Terafiliasi Tiga Yayasan hingga Intervensi Verifikasi SPPG

3 Juni 2026
Kejagung menahan Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya sehari setelah dicopot Presiden Prabowo.(Istimewa)

Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

3 Juni 2026
Post Selanjutnya

Keynote Speech Peluncuran 'ALDERA', Pius Lustrilanang: Buku ini Merekam Militansi Mahasiswa Dalam Sejarah Penting Reformasi Bangsa

KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Rp 3,5 Miliar Pengurusan Sertifikat HGU di Kanwil BPN Provinsi Riau

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pengamat :  Prabowo Peluang Gandeng PDIP Lawan Gibran di Pilpres 2029

12 Juni 2026

Presiden Prabowo Percepat Peningkatan Mutu Pendidikan Lewat MBG dan Interactive Flat Panel

12 Juni 2026
ilustrasi

Kenaikan BBM, Skandal Tata Kelola MBG dan Mega Koruptor: Kombinasi Yang Perlu Diwaspadai

12 Juni 2026

Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap 141 Kasus Curanmor, IPW Dorong Solusi bagi Korban

11 Juni 2026

Harga BBM Non-Subsidi Akhirnya Naik, Alarm Bagi Rakyat

11 Juni 2026
Kasus korupsi BGN memasuki babak baru. Sony Sonjaya disebut menyerahkan 26 nama kepada Kejaksaan Agung (Istimewa)

Krisna Murti soal Daftar 26 Nama Kasus BGN:’Saya Tak Bisa Bilang Itu Benar atau Tidak’

11 Juni 2026

Regenerasi PKB Garut, Luqi Sa’adilah F Resmi Duduki Posisi Bendahara DPC

11 Juni 2026
Jusuf Kalla bertemu Presiden Prabowo membahas investasi energi hijau senilai Rp 60-70 triliun. (istimewa)

Ada Proyek Rp 70 Triliun di Balik Pertemuan JK dan Presiden Prabowo, Ini Bocorannya

11 Juni 2026
Kejagung menetapkan AYS sebagai tersangka baru kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis. (Istimewa)

Terbongkar! Tersangka Baru MBG Diduga Atur Mitra SPPG dan Setor Uang ke Pejabat BGN

11 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

    OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com