BANDUNG, Kabariku – Popularitas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang dinilai terus meningkat berdasarkan hasil sejumlah lembaga survei disebut menjadi modal penting apabila ingin maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Dukungan agar KDM maju sebagai calon presiden pun disebut semakin menguat.
Aktivis yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Barat, Kundrat Kanda Permana, menilai Jawa Barat memiliki peluang besar melahirkan calon presiden pada Pilpres mendatang.
“Pilpres 2029 mendatang, Jawa Barat bisa punya calon presiden potensial, ini angin segar,” ujar Kundrat.
Menurut Kundrat yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pakar KAHMI Garut, tingginya popularitas tersebut perlu diimbangi dengan pembangunan infrastruktur politik yang dipersiapkan sejak dini. Salah satu momentum yang dinilai strategis adalah pemilihan Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (7/8/2026).
Ia menilai, agenda pemilihan presidium tersebut dapat menjadi langkah awal memperkuat konsolidasi politik bagi pihak-pihak yang menginginkan KDM maju pada Pilpres 2029.
“Ada 16 alumni yang mencalonkan diri menjadi anggota presidium yang jumlahnya 7 orang,” jelas Kundrat.
Dari 16 kandidat tersebut, Kundrat menyebut terdapat beberapa nama yang dikenal memiliki kedekatan dengan Dedi Mulyadi. Menurutnya, kondisi tersebut menjadikan pemilihan Presidium KAHMI Jawa Barat kali ini memiliki nilai strategis, mengingat Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia.
“Jabar kan provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia tapi belum pernah punya calon asli dari Jawa Barat, ini bisa jadi momentum buat KDM maju di Pilpres,” jelasnya.
Kundrat menilai Presidium KAHMI Jawa Barat berpotensi menjadi salah satu kekuatan konsolidasi politik menuju tingkat nasional. Ia menyebut tiga nama yang dinilai dekat dengan Dedi Mulyadi, yakni Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein, anggota DPRD Jawa Barat Ahmad Hidayat, serta ASN Pemerintah Provinsi Jawa Barat Budi Kurnia.
“Sepengetahuan saya, dari 16 calon yang ada, tiga calon orang dekat KDM yaitu Bupati Purwakarta Saepul Bahri Bin Zein, Ahmad Hidayat anggota DPRD Jawa Barat dan Budi Kurnia ASN Pemprov Jabar,” katanya.
Menurut Kundrat, apabila ketiga nama tersebut terpilih menjadi Presidium KAHMI Jawa Barat, mereka berpeluang didorong menjadi bagian dari Majelis Nasional KAHMI sehingga dapat memperkuat konsolidasi politik di tingkat nasional.
“Memang seharusnya begitu, presidium KAHMI ini infrastruktur politik penting, memang harus dikuasai KDM agar jalan makin terbuka di tingkat nasional,” tegasnya.
Sebagai informasi, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia yang telah melahirkan banyak kader di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, legislatif, hingga partai politik. Para alumninya berhimpun dalam Korps Alumni HMI (KAHMI) yang memiliki struktur organisasi mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.



















Discussion about this post